
FLASSBACK ON
Aska yang di tugas kan untuk mengantar kunci perusahaan Wijaya Group yang di sita oleh Zafier alam di berikan kepada anak nya Karan Wijaya yaitu Kinara Wijaya .
Aska dan Moran telah sampai di kediaman Wijaya dan mereka langsung masuk karna telah di tunggu oleh majikan mereka .
"Duduk lah dan mana kunci nya "
kata Nara sambil tersenyum dingin .
Aska langsung duduk dan Moran berdiri karna berjaga jaga takut nya sesuatu terjadi pada tuan nya .
"Tamu adalah seorang raja apa kau tak ingin melayani ku hem"
kata Aska tersenyum devil .
"Baiklah , Bik tolong layani tuan ini dengan baik "
kata Nara .
"Baik non "
kata pembantu .
"Anda mau minum apa tuan tuan "
kata Pembantu .
"Satu es teh limun saja dan kau Moran kau ingin minum apa hemm"
kata Aska .
"Samakan saja Tuan "
kata Moran .
"Baik Tuan "
pembantu langsung pergi ke dapur untuk membuatkan minuman buat tamu nona muda nya .
Aska menatap Kinara dengan tatapan dingin namun tersebut devil , Kinara yang merasa diri nya di tatap oleh pria di depan nya menjadi risih .
"Jika boleh saya tau siapa nama anda"
kata Nara .
"Aska Galaxy "
kata Aska .
Dan air limun nya datang namun tidak di sentuh oleh dua pria dingin itu .
"Mengapa kalian tidak meminum nya , silahkan minum "
kata Nara .
"Ouh kau benar tapi aku ke sini hanya mengantarkan kunci yang sangat penting ini bukan untuk bertamu "
kata Aska tersenyum devil .
"Baiklah terserah anda saja , sekarang mana kunci nya "
kata Nara .
"Apa setelah aku berikan kunci ini kau akan diam saja "
kata Aska .
Kinara menjadi bingung apa yang di maksud kan oleh Aska .
"Apa maksud mu "
tanya Nara .
"Maksud ku setelah aku berikan kunci ini padamu apa kau tidak akan melanjutkan rencana mu itu hemm "
kata Aska dingin .
"Dari mana orang ini tau rencana ku "
batin Nara .
Aska yang melihat wanita di depan nya diam hanya menarik sedikit sudut bibir nya .
"Pasti kau terkejut bukan mengapa aku bisa tau rencana mu "
kata Aska sambil memutar mutar kunci yang ada di tangan nya .
"Apa yang kau tau tentang ku apa kau memata matai ku hah "
tanya Nara .
"Apa penting untuk memata matai mu , lebih baik aku bermain game dari pada mengurusi mu "
__ADS_1
kata Aska dengan santai sambil meminum air lemon nya .
Kinara bingung dengan sifat Aska yang tadi serius sekarang berubah menjadi biasa saja .
"Dasar pria aneh "
kata Nara lirih .
"Aku tidak aneh hanya saja ini memang sifat ku dan mulai sekarang kau harus memahami diri ku "
kata Aska .
"Apa apaan kau ini lebih baik aku mengurus perusahaan ayah ku dari pada memahami pria aneh seperti mu , sudah mana kunci nya "
kata Nara .
"Baiklah aku akan memberi kunci ini padamu tapi dengan syarat "
kata Aska .
"Aku tidak perlu mengikuti syarat mu , kembalikan kunci itu "
kata Nara menekan kata kata dia akhir ucapan nya .
"Ck jika kau tak mau menuruti nya maka tidak akan aku berikan "
kata Aska sambil senyum penuh arti .
"Apa iya aku harus menuruti syarat yang dia ajukan tapi aku tidak suka mematuhi aturan orang lain , dan jika aku menolak nya maka dia tidak akan memberikan nya "
batin Nara .
"Tidak usah bingung hanya menurut saja mudah bukan "
kata Aska .
"Baiklah akan aku turuti syarat mu "
kata Nara .
"Daebaak , kau mengambil langkah yang benar ini kunci nya "
kata Aska meletakkan kunci nya di tangan Nara .
"Katakan apa syarat mu itu "
kata Nara .
"Kau sangat penasaran ya , tapi sayang nya aku tidak akan mengatakan nya hari ini mungkin besok , atau lusa , atau lusa nya lagi dan lusa nya lagi dan atau lusa nya lagi "
kata Aska .
kata Nara dengan emosi .
Aska tertawa pelan melihat Kinara yang telah emosi , Moran hanya bisa diam melihat tuan nya bermain dengan wanita yang baru dia kenali .
"Tuan meski anda memiliki sifat Pecicilan namun anda sangat cerdik membuat orang emosi dalam kata kata nya "
batin Moran .
"Uluh Uluh kau bisa emosi ya hehehe , sudah aku ingin pulang ayo Ran "
kata Aska .
Kinara menahan emosi nya karna pria itu sudah ingin pergi dari rumah nya .
"Tunggu sebelum aku pergi ingat lah satu hal , BERFIKIRLAH DUA KALI SEBELUM MENGHANCURKAN KELUARGA GALAXY DAN ANGKASA KARNA KAU AKAB MENYESAL JIKA MELEWATI BATAS , dan satu hal lagi AKU SELALU DUA LANGKAH DI DEPAN MU TANPA KAU SADARI "
kata Aska dingin dan langsung pergi dari rumah Wijaya .
Kinara marah dan juga bingung karna diri nya tidak tau kalau ada orang yang berhasil maju dua langkah di nya .
"Aaaakh siapa dia sebenar nya mengapa dia tau segala nya tentang diri ku "
kata Nara .
Sedangkan Aska tersenyum devil di dalam mobil dan penuh dengan rasa kemenangan.
"Kau tidak akan pernah tau jika belum memahami diri ku "
kata Aska .
"Bagaimanan ini tuan apakah dia akan tetap melaksanakan rencana nya untuk menghancurkan keluarga Angkasa dan Galaxy "
tanya Moran yang sedang menyetir mobil .
"Tidak akan sekarang dia pasti akan bimbang untuk menjalan kan rencana nya karna aku sudah katakan kalau kita dua langkah di depan nya "
kata Aska dingin .
"Tapi apakah kita baru saja mengenal nya bagaimana kita bisa dua langkah di depan nya tuan"
kata Moran .
__ADS_1
"Hehehe sebenar nya aku hanya mengada ngada saja "
kata Aska cengegesan , Moran hanya geleng geleng kepala melihat tuan nya berbicara tegas namun secara asal saja .
FLASSBACK OFF
*****
Sedangkan di rumah sakit ternama sekarang dua keluarga besar tengah menunggu Zora sadar dari pingsan nya .
Dokter Darma memeriksa Zora yang terbaring di kamar VIP itu di temani suami nya dan keluarga nya .
"Bagaimana om , apakah istri saya baik baik saja "
Tanya Zafier panik .
"Benar Dar , apakah anak ku sakit karna sudah dua kali dia pingsan seperti ini "
kata Amor .
"Tidak perlu khawatir Zora baik baik saja , tapi aku juga tidak yakin apakah pemeriksaan ku ini benar atau tidak "
kata Dokter Darma .
"Memang apa yang terjadi dengan menantu ku Dar "
tanya Devon .
"Menurut ku ini hanyalah hal biasa yang terjadi di kala wanita sedang berada di fase hamil muda "
kata DR . Darma .
Semua orang terkejut mendengar apa yang di katakan DR . Darma tentang keadaan Zora .
"Apa maksud mu Om , Zafier tidak mengerti "
kata Zafier .
"Tunggu lah sebentar biar istri ku Dokter Sarah yang memeriksa istri mu dan menjelaskan nya "
kata Darma pada istri nya .
Ya Darma memiliki istri yang juga seorang dokter namun berbeda jurusan jika diri nya Dokter umum maka istri nya jurusan tentang kehamilan .
(Maaf ya author gak tau kalau dokter kehamilan itu biasa di sebut apa jadi maaf ya sekali lagi )
Dokter Sarah memeriksa Zora dan tersenyum hangat pada keluarga sahabat suaminya .
"Selamat ya Fier sebentar lagi kamu akan jadi ayah karna istri mu sekarang hamil muda dan usia nya masih 1 minggu "
kata Sarah .
Semua orang terkejut dan juga senang mendengar nya , Zafier mencium kening sang istri yang masih pingsan dengan air mata yang sudah jatuh .
"Terima kasih "
kata Zafier .
"Aaakhir nya mama bisa punya cucu juga uuuuuh gak sabar deh jadi nya "
kata Amor sangat bahagia .
"Benar Mor ,aku juga bahagia dan semoga menantu pertama ku juga cepat hamil agar kita tidak akan kesepian di rumah "
kata Alfa .
"Ya aku harap Razkar dan Vera cepat menyusul Zora yang sudah hamil tapi kita hanya bisa sabar saja "
kata Devon .
"Ya kau benar Von , sayang nya mereka sudah pulang ke rumah nya dan ayah juga sudah kembali ke kediaman nya "
kata Zordan .
"Tenang saja kita pasti akan memberi tau berita bahagia ini pada ayah tapi nanti jika Zora sudah sehat anggap saja ini kejutan untuk nya "
kata Alfa semangat 45 .
Mereka mengangguk mengerti dan Zafier mengelus pucuk kepala istri nya dengan penuh cinta dan kasih sayang .
"Sehat selalu ya sayang , jangan susah kan ibumu ya "
kata Zafier mengelus perut rata istri nya .
Sedangkan di rumah sakit seorang wanita tertunduk sedih mendengar kabar berita bahagia Zafier dan Zora .
"Aku akan melepas mu Fier , mulai saat ini aku akan melupakan cinta ku pada mu dan rasa obsesi ku untuk memiliki mu . apakah kau masih menerima ku sebagai sahabat mu"
kata Wanita menggunakan jaket hitam dan topi hitam serta masker untuk menutupi wajah nya setelah itu pergi dari rumah sakit .
bersambung ........
jangan lupa like Komen dan vote juga ya , dukungan kalian semangat author ....
__ADS_1
papay ......