
malam berganti pagi di mana di kediaman keluarga galaxi setelah menyelesaikan sholat subuh , dan tak lama jam menunjukkan jam 7 dan mereka langsung makan pagi bersama .
#Meja Makan
di meja makan sekarang keluarga itu sedang sarapan pagi dan mereka telah rapi karna ingin bersiap siap untuk bekerja .
"aaaakh ... akhir nya aku bisa bekerja kembali "
kata zora langsung memakan makanan nya .
amor yang melihat itu tersenyum namun diri nya masih khawatir dengan kondisi anak nya itu .
"tapi sayang apakah kamu tidak ambil cuti saja nak , kan kamu baru kemaren sembuh nak "
kata ansor pada anak nya itu .
zora yang mendengar itu hanya tersenyum dan menghampiri mama nya itu setelah makanan nya habis .
"mama ku sayang , mama gak perlu khawatir zora udah sembuh dan baik baik saja lagi pula zora kan anak yang kuat itu mah masih kecil bagi zora "
kata zora sambil memeluk mama nya dari belakang .
"bener tu mah , pa zora bandel mah bikin vera emosi aja , vera udah dari tadi nyuruh zora jangan kerja dulu dia nya malas "
kata vera bersungut sungut karna kesal .
sedangkan zora hanya cengegesan , dan amor hanya tersenyum melihat tingkah anak nya itu .
zordan yang mendengar itu akhir ingat tentang kejadian kemarin yang membuat diri nya bingung .
"Ouh ya sayang , papa ingin bertanya padamu apa ada yang kau sembunyikan dari papa dan mama "
kata zordan .
GLADAAAAAR....
zora yang mendengar itu langsung kaku bagai di sambar petir , begitu juga dengan vera yang ikut membeku karna mendengar pertanyaan itu dari papa nya .
"apa yang harus aku katakan tidak mungkin jika aku menjawab nya sekarang "
batin zora gelisah .
"zora , lihat aku ayo kita berangkat zora "
batin vera sambil menggelengkan kepala sebagai isyarat supaya zora mengerti .
zora yang melihat vera menggelengkan kepala nya awal nya bingung dan akhir nya mengerti .
zordan dan amor yang melihat kedua putri nya seakan seperti orang yang takut dengan pertanyaan nya akhir nya bertanya .
"zora , vera kenapa kalian diam "
kata amor pada kedua anak nya .
zora langsung mengalihkan pembicaraan nya dengan alasan pergi ke kantor karna sudah terlambat .
"Ouh ya udah mah , pa zora sama vera berangkat ini udah kesiangan ddadaaaaa "
kata zora .
vera yang tangan nya di tarik langsung ikut pergi , zordan yang melihat sikap kedua anak nya zordan menelfon asisten nya .
"nando , ada tugas untuk mu tolong cari tau tentang putri ku zora dan vera , selama ini aku tidak tau apa yang terjadi dengan kedua putri ku jadi kau tolong cari tau semua tentang mereka , aku ingin secepat nya "
kata zordan pada asisten nya nando.
"baik tuan ,nanti siang saya akan memberikan laporan nya pada tuan "
kata nando dari sebrang telfon .
__ADS_1
zordan langsung mematikan ponsel nya dan setelah itu langsung berangkat ke kantor nya , begitu juga amor dia mengantar suami nya setelah itu kembali ke dalam rumah .
namun diri ponsel nya berbunyi dan amor langsung mengangkat nya .
"ada apa al "
kata amor .
"kita bisa ketemuan hari ini di moll ya , ada sesuatu yang ingin aku bicarakan pada mu "
kata alfa dari sebrang telfon .
"Ouh baiklah sampai jumpa di moll ya "
kata amor setelah itu dia bersiap siap untuk berangkat ke moll.
zora dan vera yang sudah sampai di kantor nya magang langsung turun dan masuk ke ruang kerja nya .
sedangkan vera tidak langsung menuju tempat nya bekerja namun ikut zora ke dalam ruangan kerja zora untuk membicarakan hal yang penting .
"zora gimana ini , aku yakin papa mulai curiga kepada mu dan mungkin papa juga mulai curiga kepada ku , apa yang akan kita lakukan zor "
kata vera sedikit panik .
zora yang mendengar itu sedikit khawatir pasal nya identitas nya tidak ada yang bisa melacak nya , tapi zora khawatir takut ayah nya tau siapa diri nya .
"aku juga khawatir ver , bukan lo aja gue harus nelfon seseorang untuk mengunci segala akses tentang identitas gue sebenar nya agar tak ada yang tau meskipun itu papa , karna aku yakin papa pasti sudah mulai mencari tau tentang diri ku "
kata zora langsung mengambil ponsel nya dan menelfon seseorang .
"halo , tolong kunci semua akses tentang identitas ku dan pastikan tidak ada yang bisa membobol nya maupun melacak nya "
kata zora .
"ada , apa terjadi sesuatu tapi kan lo tau sampai detik ini tidak ada yang bisa mencari identitas lo , kenapa lo sangat khawatir si "
kata pria itu dengan santai .
kata zora dingin .
"ok ok tapi kalau boleh tau lo kenapa kok kayak nya panik , gak pernah lo sepanik ini "
kata pria itu dari sebrang telfon .
"ayah ku mulai mencurigai diri ku "
kata zora sedikit lirih .
"APAAAAA "
kata pria itu berteriak .
zora langsung menjauh kan ponsel nya karna suara pria dari sebrang telfon itu cukup nyaring membuat telinga nya sedikit sakit .
"gak usah teriak , ya udah ingat pesan gue bay "
kata zora langsung memutuskan sambungan ponsel nya .
Ni orang langsung main putus putus aja untung gue sebagai asisten sahabat sabar kalau ngak huuuuh .
kata pria dari sebrang itu .
vera yang melihat zora sudah tenang akhir nya bertanya .
"gimana zor apa kata nya "
kata vera sedikit penasaran .
"tenang aja dia pasti mengurus nya sekarang jadi lo gak usah khawatir , jika pun papa tau maka aku akan menjelaskan semua nya "
__ADS_1
kata zora .
vera yang mendengar itu sedikit lega dan mengangguk setelah itu vera langsung keluar dari ruangan zora dan menuju ruang kerja nya .
zora langsung menyandarkan tubuh nya di kursi kerja nya serta memijit pelipis alis nya .
"apa aku sudah menjadi anak durhaka karna tidak memberitahukan siapa diri ku pada orang tua ku sendiri , jika mereka tau apa mereka akan marah padaku "
kata zora menatap ke arah ponsel nya itu .
sedangkan zora tidak tau bahwa dari tadi seseorang tidak sengaja mendengar perbincangan nya dan membuat nya penasaran .
"siapa kau sebenar nya kenapa kau takut jika seseorang tau identitas mu "
kata pria itu .
"aku akan mencari tau tentang diri mu dari sekarang sampai aku tau siapa diri mu sebenar nya ZAMORA GALAXY"
kata pria itu setelah itu dia pergi ke ruangan nya .
di moll terbesar kota itu , seorang wanita tengah menunggu sahabat nya , sedangkan orang yang di tunggu nya baru sampai dan wanita itu langsung menghampiri nya .
"amor , aku senang kau bisa datang "
kata wanita itu .
amor yang mendengar itu tersenyum pada sahabat nya itu .
"bagaimana aku tidak datang jika sahabat ku alfa angkasa telah menyuruh ku untuk datang "
kata amor pada wanita itu yaitu alfa .
alfa hanya tersenyum dan setelah itu mereka ke restaurant di dalam mol itu untuk membicarakan sesuatu yang penting .
"Ouh ya al kamu ngapain nyuruh aku ke sini , dan apa yang ingin kamu bicarakan "
kata amor .
"aku hanya ingin membicarakan tentang perjodohan anak kita yang tertunda itu di halaman belakang rumah mu itu loh , dan kata suami ku dan suami ku bilang dia telah membicarakan masalah ini pada suami mu zordan "
kata alfa .
amor terkejut karna suami nya tidak pernah memberitahu nya tentang ini , namun dia juga bahagia akhir nya perjodohan yang dia rencanakan dengan sahabat nya alfa bisa terwujud .
"Ouh begitu , apakah kamu bisa membujuk anak mu yang dingin itu , kan kamu bilang bahwa anak sulung mu itu sulit untuk di bujuk "
kata amor .
"kamu tenang saja anak ku razkar telah menerima perjodohan ini , jadi siapa yang akan kamu jodohkan dengan anak ku itu "
kata alfa .
amor masih berfikir karna dia juga belum membicarakan ini dengan anak anak nya , sedangkan devon dan alfa sudah mendiskusikan masalah itu lebih awal .
"Ouh begitu , sebenar nya aku masih bingung siapa yang mau ku jodohkan , dan bagaimana jika anak ku vera saja yang akan kita nikah kan dengan anak mu "
"kau benar lagi pula vera anak yang baik dan cantik , jadi tinggal giliran mu untuk membujuk anak mu , agar kita bisa lebih cepat jadi besan dan lebih cepat dapat cucu "
kata alfa dengan semangat .
amor yang mendengar itu langsung semangat untuk bisa lebih cepat menikah kan anak nya itu .
"kamu benar al ya udah nanti aku akan langsung membicarakan ini pada vera setelah itu aku akan mengabarimu "
kata amor .
dan setelah itu mereka menghabiskan waktu bersama dan berbelanja bersama .
bersambung ......
__ADS_1
lanjutan nya besok ya maaf author malam ini up 1 dulu tadi siang kan udah up 2 , sebenar nya mau up 2 malam ini tapi tangan author sakit karna terlalu lama ngetik , jadi mohon bersabar ya .
jangan lupa pesan author , papay ......