CEO MUDA PUJAAN HATI

CEO MUDA PUJAAN HATI
Bingung


__ADS_3

setelah zora sampai di kamar yang ditunjukkan oleh pelayan yang ada di rumah zafier , zora langsung merebahkan badan nya di kasur king size tersebut .


"haaa istirahat dulu aja lah ,lagian kenapa harus gue sih yang jagain pak bos kan bisa panggil suster atau dokter tadi yang kerumah ini aja suruh merawat nya kenapa aku , bingung jadinya "


omel zora dan setelah itu zora tertidur di kamar itu.


#Ruang Tamu


masih di ruang tamu , dimana kedua orang tua zafier dan razkar masih berbicara siapa yang di maksud razkar dengan anak lucknut itu.


"kar coba kamu bilang siapa yang bisa menyelesaikan masalah dan mencari orang yang membuat fier ku makin parah nak"


kata alfa pada razkar sedikit sendu karna sakit yang diderita anak nya.


"tunggu bun biar razkar telfon tu anak lucknut supaya gak selalu keliaran di luar negri "


kata razkar langsung mengambil handphone nya dan langsung menghubungi orang tersebut .


"he anak lucknut pulang sekarang ada masalah di sinu"


kata razkar to the point pada orang itu.


"bisa gak sih lo jangan bilang gue anak lucknut gue ni orang nya tampan , tapi lo malah bilang gue anak lucknut "

__ADS_1


marah orang tersebut dari sebrang telfon.


"gak usah ngomel , cepat pulang zafier kembali sakit seperti dulu "


kata razkar kemah saat menyebutkan nama zafier.


"apaaaa ok gue pulang sekarang "


kata pria misterius itu langsung memutuskan telfon nya.


razkar langsung menaruh handphone nya dan kilat amarah kembali menyelimuti razkar saat dia ingat zafier makin parah karna di suntikkan racun .


"akan ku dipastikan orang yang meracuni zafier akan menderita seumur hidup nya"


kata razkar dengan menekankan kata demi kata yang dia ucapkannya .


"tenang lah nak ayah juga pasti mengerahkan seluruh anggota bawah kita untuk melacak dan bisa menemukan pelaku sesungguhnya nya"


kata devon sambil menepuk bahu razkar.


razkar hanya mengangguk .


" ya udah yah , bun razkar istirahat dulu "

__ADS_1


kata razkar langsung menuju kamar nya.


sedangkan alfa masih bingung dengan siapa yang di telfon oleh razkar tadi.


"yah bunda bingung dari tadi siapa sebenar nya yang di bilang azkar dengan anak lucknut , siapa itu yah"


kata alfa sambil beriringan dengan devon , karna mereka juga ingin istirahat di kamar mereka.


"bunda, azkar putra kita itu tadi menelfon putra kita yang lain , yang telah lama berlibur mungkin bunda lupa siapa putra kita yang lain"


kata devon dan langsung istirahat di kamar nya setelah sampai .


alfa yang masih bingung akhir nya hanya mengangguk.


"aaah aku tidak mengerti siapa yang devon dan razkar maksud , ya sudah lah mending aku istirahat dulu nanti aku juga tau siapa dia"


kata alfa langsung tidur karna tak mau jika alfa juga ikut sakit nanti nya karna memikirkan orang misterius tersebut .


sedangkan razkar di kamar nya masih memikirkan siapa orang yang ingin kau zafier mati padahal zafier baru saja menjabat sebagai ceo di kantor devon ayah nya.


"apakah itu musuh bisnis ayah yah karna kalau di fikir fikir ayah adalah pebisnis no 1 satu dan terkaya no 1 aku pasti yakin orang itu hanya iri melihat kesuksesan ayah "


kata razkar , saat fikiran nya adu pendapat akhir razkar memilih tidur karna tidak mau badan sampai sakit karma banyak bertarung dengan fikiran nya.

__ADS_1


ayo dukung author terus ya , jika ada kesalahan kata di novel ini bilang sama author biar author perbaiki .


terimakasih 😊😊


__ADS_2