CEO MUDA PUJAAN HATI

CEO MUDA PUJAAN HATI
Malam Indah dan Malam Suram


__ADS_3

Di malam hari yang sama malam yang sama dan acara yang masih berlanjut dan semua orang bahagia , tapi kebahagiaan dari kedua keluarga menjadi sedikit suram karna datang nya tamu tak di undang .


Zarvan , Aska dan Moran langsung bersiap jika wanita itu datang untuk mengacau .


Vegas dan Xia langsung saling memandang seolah bertanya satu sama lain siapa wanita yang datang itu .


Razkar , Vera dan Amara sama hal nya bingung dan bertanya tanya siapa wanita yang datang itu .


Zora menatap perempuan itu dengan seksama seolah berfikir apakah dia teman kampus nya atau bukan .


"Seperti nya dia bukan teman kampus ku dan juga dia bukan rekan magang ku waktu itu , apakah dia tamu mama"


batin Zora ,


Sedangkan Zafier menatap dingin pada wanita yang belum dia temui namun seolah Zafier pernah melihat wajah yang sangat mirip seolah wanita itu kembar .


"Seperti nya aku pernah melihat nya tapi aku tidak mengenali nya , apakah dia tamu Bunda atau tamu yang hanya datang tanpa do undang "


batin Zafier .


Wanita itu masuk dan berjalan dengan anggun bak putri yang di sambut dan langsung menghampiri Zordan dan istri nya serta Devon dan istri nya yang memang mereka berkumpul di kursi yang cukup jauh dari pelaminan .


"Hai tante Amor dan tante Alfa , Om Zordan dan Om Devon "


kata Wanita itu dengan ramah .


"Ya semoga kamu menikmati pesta ini dengan baik tanpa gangguan "


kata Amor tersenyum paksa .


"Tenang saja tante aku hanya akan menjadi tamu dan tidak akan menghancurkan pesta ini selama kalian tidak merasa terganggu dengan kedatangan ku "


kata nya dengan senyum manis nya .


Wanita itu menghampiri pengantin yang berbahagia di atas pelaminan .


"Selamat semoga kalian menjadi pasangan yang berbahagia "


kata nya .


"Terima kasih , tapi jika boleh tau siapa nama mu karna aku merasa tidak pernah melihat mu "


kata Zora.


"Nama ku KINARA WIJAYA "


kata Nara .


Zora yang mendengar nya langsung terdiam seakan fikiran nya sedang kalang kabut .


Zafier menatap dingin wanita yang bernama Kinara itu dengan sangat dingin .


"Semoga kau suka dengan hadiah ku , aku permisi "


kata Nara dengan senyuman maut nya .



KINARA WIJAYA adalah CEO wanita yang memegang perusahaan ayah nya semenjak ayah nya meninggal , tapi siapa sangka bahwa Kinara adalah putri dari musuh dari Couple Z yaitu KARAN WIJAYA .


Tidak banyak yang tau kalau Karan Wijaya punya putri karna Karan sengaja menyembunyikan putri nya dari dunia dan yang tau hanya orang orang tertentu saja seperti keluarga Angkasa dan Keluarga Galaxy .


Dua keluarga itu tau bahwa Karan punya anak di saat melihat biodata seluruh keluarga Karan setelah karan di musnah kan dari dunia ini oleh putra dan putri nya .


Zora dan Zafier tidak tau siapa Kirana karna Devon memilih untuk menyembunyikan data lengkap Karan agar tidak ada lagi masalah , namun semua itu tidak bisa di anggap remeh karna tanpa di duga ternyata dia datang juga dan tidak tau apa niat nya dan tujuan nya .


"Fier , apa kamu pernah mendengar nama nya aku merasa tidak asing dengan nama Wijaya "


kata Zora .


"Jangan di fikir kan , kita berdua hanya harus berbahagia hari ini untuk masalah wanita itu biarlah kita urus besok "


kata Zafier sambil mencium pipi Zora .


Zora mengangguk mengerti dan tersenyum bahagia meski fikiran nya ke arah Kinara .


"Aku harus berbahagia hari ini soal wanita yang bernama Kinara , besok aku akan mencari tau "


batin Zora .


Jika suasana sedikit berubah karna kedatangan Kinara namun itu tidak berpengaruh bagi Xia yang akan melancarkan rencana nya untuk menjodohkan kakak nya Vegas dengan Amara gadis pilihan diri nya .


Xia langsung menghampiri wanita yang akan dia jodohkan dengan kakak nya Vegas .


"Hy kak , kenalkan namaku Alexia Angkasa . nama kakak siapa"


kata Xia sambil mengulurkan tangan nya .


"Hy , nama kakak Amara Sanjaya"


kata Amara menjabat tangan Xia .


"Ouh iya kak Amara , ada yang ingin ku kenal kan pada kakak ayo "


kata Xia langsung menarik tangan Amara .


Amara yang tertarik oleh Xia hanya bisa pasrah dan mengikuti saja, Xia menarik tangan Amara ke sebuah taman yang berada di samping gedung .


"Mengapa kita kemari "


tanya Amara .


"Kakak tunggu di sini duduk dulu aku akan memanggil seseorang dulu "


kata Xia langsung berlari meninggalkan Amara .


Amara hanya bisa menunggu dan duduk di kursi taman dan lampu yang cukup terang dan menambah suasana yang tenang dengan lampu yang bergelantungan di pohon .


"Taman nya bikin hati tenang "


kata Amara .

__ADS_1


Sedangkan di dalam Xia langsung menghampiri kakak nya Vegas yang memang baju nya berbeda dari yang lain yaitu warna mencolok warna merah .


"Kak , kakak harus ke taman aku sudah menemukan wanita yang sangat cocok buat kakak "


bisik Xia pada kakak .


Vegas pun langsung menuju ke taman dan tidak tau siapa yang adik nya pilih untuk diri nya .


Vegas melihat wanita duduk di taman dengan anggun dan suasana sangat mendukung diri nya .


"Ehem "


Vegas berdehem agar wanita itu tau bahwa diri nya sudah datang .


Amara yang mendengar deheman seseorang langsung berdiri dan melihat nya , Amara terdiam karna terkejut saat yang datang adalah Vegas pria yang sangat dingin pada diri nya .


Vegas juga terkejut karna Amara lah wanita yang di pilih adik nya dan suasana menjadi dingin .


"Aku permisi dulu"


kata Amara ingin pergi dari taman itu , namun sebuah tangan memegang tangan nya membuat nya tidak bisa pergi .


Vegas yang melihat Amara ingin pergi langsung memegang tangan Amara agar tidak pergi .


"Jangan pergi , ada yang ingin ku bicarakan pada mu "


kata Vegas .


Vegas dan Amara akhir nya duduk di kursi taman dengan suasana yang mulai canggung .


"Maaf soal waktu itu karna bersikap dingin padamu "


kata Vegas tulus namun mata nya tidak menghadap ke arah Amara melainkan diri nya menatap tanah .


"Ouh sudah lupakan saja , aku sudah memaafkan mu "


kata Amara .


"Terimakasih , apakah kita bisa mulai dari awal "


kata Vegas .


"Maksud mu apa "


tanya Amara karna bingung .


"Kita mulai berteman, apakah kamu mau menjadi teman ku "


kata Vegas .


"Ouh baiklah , sekarang kita teman ya sudah ayo kita kembali acara sudah hampir selesai bukan "


kata Amara dan langsung pergi di ikuti Vegas di samping nya .


Amara sesekali menatap Vegas yang berdiri di samping nya , ada rasa kagum karna Vegas sangat tampan menggunakan jas warna merah malam ini .


"Semoga dari pertemanan kita menjadi satu tujuan "


"Apa aku setampan itu hingga kamu menatap ku terus "


kata Vegas menyadarkan lamunan Amara .


"Hehehe , lupakan saja "


kata Amara canggung karna terciduk memandang Vegas .


"Malu nya aku , kenapa aku menatap nya lama banget sampai dia sadar "


batin Amara dengan pipi merah karna malu .


Vegas hanya dengan senyum melihat wajah Amara yang merah .


"Pertemanan ini tidak akan ku biarkan begitu saja , lihat lah nanti kau akan menjadi milik ku "


batin Vegas sambil tersenyum.


Acara jam sembilan baru selesai dan itu membuat Zora senang karna dari tadi dia berdiri tidak sempat duduk saking banyak nya tamu yang datang .


"Aaakhir nya selesai juga , kaki ku sangat sakit "


kata Zora .


Zafier langsung memeriksa kaki istri nya yang mengeluh sakit , Zora terkejut dan langsung menghentikan suami nya .


"Apa yang kamu lakukan , biarkan saja nanti juga sembuh "


kata Zora .


"Aku hanya ingin memeriksa nya saja , dan kaki istri ku sedikit lecet karna memakai sepatu hak tinggi ini "


kata Zafier langsung mengelus tumit Zora yang sedikit lecet .


"Kenapa tidak bilang pada ku kalau kamu capek hemm"


kata Zafier mencubit pipi istri nya dengan lembut .


"Aku hanya ingin menikmati malam indah ini saja dan tidak ingin ada merusak nya saja , karna ini akan ku kenang seumur hidup "


kata Zora sambil mencium hidung suami nya yang mancung .


"Bahkan di kehidupan kita aku berjanji akan membuat hidup mu penuh dengan kegembiraan dan tanpa air mata itu janji ku "


kata Zafier mencium kening Zora .


"Uluh Uluh pasangan pengantin baru so sweet banget bikin hati meleleh , beristirahat lah nak Bunda sudah menyiapkan kamar di gedung ini dengan indah "


kata Alfa .


"Benar kak , dan kalian nanti malam jangan lupa biarkan aku keponakan yang sangat cantik dan imut seperti diri ku "


kata Xia dengan wajah imut nya .

__ADS_1


Zora yang mendengar nya menjadi malu dan wajah nya memerah , Zafier hanya tersenyum dan langsung menko tak kening adik nya itu dengan lembut .


"Jangan berbicara seperti itu lihat kah wajah kakak ipar mu memerah "


kata Zafier .


"Hehehe , maaf ya kakak ipar aku hanya tidak sabar memiliki keponakan "


kata Xia dengan semangat .


"Jika adik ku ini ingin keponaka , katakan itu pada kak Razkar dan kakak ipar Vera "


bisik Zafier pada Xia .


"KAAAAK RAZKAAAAR XIA MINTA KEPONAKAN "


teriak Xia yang membuat pasangan Vera dan Razkar terkejut.


"Anak itu bicara tidak mengenal tempat "


kata Razkar dingin .


Vera hanya diam dan menyembunyikan wajah nya dengan senyuman kikuk nya .


Keluarga besar itu hanya tertawa mendengar anak bungsu keluarga Angkasa ternyata cukup bar bar meski memiliki paras cantik dan imut .


"Sudah sudah ayo sebaik nya kita semua pulang , biarkan pasangan pengantin ini bersenang senang dulu ya "


kata Amor.


Karna memang gedung sudah sepi dan tersisa keluarga Angkasa dan Galaxy serta Amara dan Kinara .


"Gue pulang dulu , sopir udah jemput "


kata Amara , dan Zora mengangguk .


Dan mereka ingin bubar dengan wajah senang tapi kembali berubah saat Kinara datang .


"Oh iya Om dan Tante , Kinara pamit pulang dulu dan saya harap kedatangan saya di hari bahagia ini tidak menganggu "


kata Kinara langsung pergi di ikuti bodyguard nya .


Aska menatap dingin wanita itu dengan mata tajam nya .


"Wanita misterius , apa rencana nya sebenar nya jika bukan menghancurkan pernikahan ini "


batin Aska .


Sedangkan Xia mata nya tertuju pada pria yang berwajah dingin dan mata tajam itu .


"Pria itu tampan siapa ya nama nya aku jadi pengen kenal dengan nya "


batin Xia menatap Aska yang berwajah dingin dari tadi.


"Semoga niat nya baik bukan balas dendam , aku jadi merasa bersalah karna telah menyuruh anak ku untuk membunuh ayah nya "


batin Devon .


"Entah apa yang akan terjadi tapi semoga Zora dan Zafier selalu bahagia, hanya itu pinta ku "


batin Sepeda .


Dan mereka akhir nya pulang ke rumah masing masing sedangkan pengantin baru sedang menuju ke arah kamar yang berada di gedung bertingkat itu .


Zora yang berada di gendongan suami nya ala bridge style , menatap wajah Zafier yang tampan dan kacamata yang bertengger indah di hidung mancung nya .


"Apa kau tau Bunny , aku sangat bahagia hari ini karna akhir nya kita bisa menikah tanpa ada nya ancaman yang menganggu kita "


kata Zora tersenyum bahagia .


"Benar , aku juga sangat bahagia karna bisa bersama mu untuk selama nya "


kata Zafier sambil mencium pipi istri nya .


Zora bahagia dan menaruh kepala nya di dada bidang suami nya yang sangat tampan dan berwibawa itu .


Setelah sampai di kamar pengantin Zora turun dari gendongan suaminya dan menatap kasur yang sangat indah di tata .



"Bunda menghias nya dengan indah"


kata Zora dan duduk di kasur yang indah itu .


"Apa kau menyukai nya "


kata Zafier duduk di dekat istri nya setelah melepas jas dan dasi nya .


Zora mengangguk , Zafier langsung mendekatkan bibir nya pada bibir manis Zora dan itu merupakan pertama kali dia mencium bibir gadis dan gadis itu adalah gadis pujaan hati nya .


Zora yang masih mencium bibir suami nya tersenyum bahagia , tangan nya melepaskan kacamata yang suami nya pakai . sedangkan Zafier melepaskan retsleting gaun istri nya .


Dan malam itu menjadi malam terindah yang tidak pernah akan mereka lupakan , bahagia nya hati jika bisa menikah dengan pria yang mereka cintai sangat lah membuat mereka bahagia .


Sedangkan di rumah besar keluarga Wijaya seorang wanita duduk sambil minum anggur yang berada di bar biasa nya , dan sambil menatap foto besar yang terpajang besar di dinding .


Foto itu adalah foto sang ayah tercinta yang telah di bunuh oleh keluarga Angkasa dan Galaxy .


"Ayah aku merindukan mu dan kau tau ayah rencana pertama ku sudah selesai , ku harap ayah bahagia melihat putri mu sekarang sukses "


kata Kirana dan tanpa sadar air mata nya mengalir .


"Hiks hiks , aku sangat merindukan mu ayah "


kata Karina dan langsung memeluk foto ayah nya yang berada du dekat meja kasur nya .


Kirana tertidur dengan memeluk foto sang ayah tercinta yaitu Karan Wijaya dengan malam yang suram karna diri nya sangat merindukan sang ayah .


bersambung ......


jangan lupa like Komen dan vote juga ya , dukungan kalian adalah semangat author .

__ADS_1


papay .........


__ADS_2