
setelah sampai di rumah sakit zafier langsung masuk membawa zora dan para suster yang !melihat itu terkejut karna anak pemilik rumah sakit datang ke rumah sakit dengan membawa seorang wanita yang sudah tak sadar kan diri itu .
"cepat , panggil dokter "
kata zafier pada suster itu .
dan suster lain nya yang melihat itu lansung membawa ranjang rumah sakit untuk membawa pasien .
(author mau bilang bahwa author ngak tau apa nama biasa yang di rumah sakit yang kayak kasur itu , dari itu author sebut dengan ranjang rumah sakit maklumi ya ...)
zafier menidurkan zora tempat yang dibawakan oleh suster tadi .
dan mereka mulai masuk ke dalam ruang UGD untuk memeriksa zora , sedangkan vera masih menangis dan mengambil telfon nya untuk memberitahukan tragedi ini pada orang tua zora .
dan saat itu dokter datang yang membuat vera menunda untuk menelfon orang tua nya .
" pak dokter hiks hisk tolong hiks sembuhkan saudara saya dok "
kata vera pada dokter dengan masih menangis .
"tenang lah nona saya akan melakukan sebaik mungkin , saya permisi "
kata dokter itu dan langsung masuk ke dalam ruang UGD itu .
razkar dan zafier yang melihat itu semua ikut murung dan sedih karna gagal menjaga zora .
"aaaakh ... siapapun yang melakukan ini akan ku buat dia menderita lebih dari yang zora rasakan .
kata zafier penuh emosi yang di tahannya karna dia tau bahwa ini rumah sakit .
"kita gagal menjaga nya fier"
kata razkar pada zafier .
zafier yang mendengar itu langsung duduk di ruang tunggu depan ruang UGD itu , karna sedikit menyesal karna telat membantunya .
"maaf zora gue telat dan gagal untuk menjaga mu "
batin zafier dan murung .
vera langsung menelfon keluarga nya dan saat terhubung vera langsung memberitahukan tragedi itu pada orang tua nya .
"hallo yah , ayah zora yah hiks hiks zora "
__ADS_1
kata vera di telfon pada ayah nya yang sudah terhubung .
"kenapa dengan zora nak "
kata zordan yang masih berada di rumah angkasa .
"zora di tusuk orang yah dan sekarang lagi di periksa dokter di ruang UGD yah hiks hiks "
kata vera lagi pada ayah nya .
zordan yang mendengar itu langsung terkejut .
"rumah sakit yang mana nak "
kata zordan di sebrang telfon .
"rumah sakit *** dan di jalan ***"
kata vera .
setelah itu zordan berangkat dan menelfon istri nya untuk ke rumah sakit , bukan hanya zordan tapi orang tua zafier juga berangkat untuk melihat zora di rumah sakit .
***
vera yang masih menangis membuat razkar ikut sedih entah apa yang terjadi pada razkar sehingga dia sangat sedih melihat vera yang menangis .
"tenang lah zora pasti baik baik saja kita hanya harus berdoa untuk kesembuhan zora "
kata razkar menenangkan vera.
vera yang mendengar itu mengangguk , dan saat itu juga zordan dan amor datang beserta orang tua zafier .
vera langsung memeluk mama nya dan menangis histeris .
"mama hiks ... hiks....hiks "
kata vera di pelukan mama nya .
amor yang melihat anak nya langsung memeluk nya dan ikut menangis .
"apa yang terjadi pada zora sayang hiks ...hiks "
tanya amor pada anak nya .
__ADS_1
sedangkan vera hanya menangis tidak bisa menjawab .
zordan yang melihat anak dan istri nya maangis memeluk nya dan setelah itu langsung bertanya pada zafier .
"nak zafier , razkar apa yang terjadi pada putri ku zora nak "
kata zordan pada zafier dengan air mata yang sedikit mengalir dari mata nya .
zafier dan razkar yang mendengar itu tidak tega dan saat melihat orang tua nya dan menatap nya seakan ingin mendengar jawaban mereka berdua , namun razkar menyuruh zafier untuk menjelaskan apa yang terjadi .
zafier mulai menceritakan segala nya saat di kantor zora yang bertengkar dengan dengan karyawan lain karma menghina orang tua nya membuat zora marah tak karuan , dan setelah itu zora pergi dari kantor entah kemana , namun saat zafier pulang di tengah jalan zafier dan razkar melihat wanita yang di dikeroyok oleh lima pria benahi hitam dan saat tau betapa terkejut nya zafier ternyata wanita tang di dikeroyok pria itu dan di tusuk perut nya adalah zora setelah itu zafier dan razkar turun untuk membantu nya dan melawan nya tanpa ampunan dan setelah itu zafier langsung membawa zora yang sudah mulai sedikit hilang kesadaran ya .
mendengar itu semua orang yang ada di sana terkejut dan menangis , apalagi amor yang makin menangis melepaskan pelukan anak nya dan menghampiri suaminya .
devon yang melihat istri nya juga menangis akhir nya menangkan istri nya .
"suamiku zora baik baik saja kan , dia pasti sembuhkan hiks hiks hiks "
kaya amor pada suaminya .
zordan langsung memeluk istri nya dan menenangkan nya .
"tenang istri ku , zora anak yang kuat dia pasti baik baik saja "
kata zordan yang mulai menangis memeluk istri nya .
vera ikut menangis dan alfa yang melihat vera langsung memeluk nya , sedangkan devon merasakan apa yang di rasakan sahabat nya sedih melihat sahabat nya yang kuat sekarang menjadi lemah karna anak nya yang masih berjuang di dalam ruangan UGD itu .
devon langsung menghampiri anak anak nya .
"fier, azkar kalian tau apa yang harus kalian lakukan "
kata devon pada anak anak nya .
sedangkan razkar dan zafier yang mendengar itu mengerti .
"akan ku buat kau menyesal dan akan ku musnah kan kau TUAN KARAN WIJAYA "
batin zafier dengan senyum devil nya .
razkar juga menyungingkan senyum nya entah apa yang akan terjadi pada karan, karna mereka tau siapa dalang dari tragedi yang terjadi itu .
gimana seru ngak kalau gak seru bilang author biar author perbaiki ok .
__ADS_1
dan jangan lupa pesan author ok.