CEO MUDA PUJAAN HATI

CEO MUDA PUJAAN HATI
Sinis


__ADS_3

 


zora yang sekarang tengah berada di depan pintu kamar zafier , berdiri kaku pasalnya dia merasa seperti menghadapi mafia yang menakutkan .


 


"tenang zora kau harus masuk setelah itu minta maaf dan keluar deh beli handphone "


kata zora dengan semangat .


CEKLEK......


suara pintu di buka .


zora masuk dan menemukan zafier yang sudah tertidur di atas kasur yang berukuran besar itu .


zora berdiri di dekat zafier dan membungkukkan tubuh nya sedikit .


"maaf tuan muda , saya izin keluar dulu ya tuan"


kata zora dengan senyum nya setelah itu zora langsung keluar dari kamar zafier .


sedangkan zafier yang ternyata belum tidur hanya memejamkan mata nya langsung bangun dari baring nya .


"jangan pernah berfikir untuk menyukai ku zora , karna jika kau bersama ku kau hanya akan merasa kan sakit hati "


batin zafier sambil memandang lurus ke arah pintu kamar nya .


zafier kembali berbaring dan kemudian memejamkan matanya untuk tidur , tidak butuh lama akhir nya zafier tertidur.


sedangkan zora yang sudah ada di depan pintu berfikir dalam otak nya .


"tapi tadi kenapa tuan muda jadi berubah seketika ya , aneh "


kata zora setelah itu pergi meninggalkan kamar zafier .


Vera yang baru sampai di rumah boss nya langsung izin masuk ke satpam yang ada di depan gerbang rumah boss nya .

__ADS_1


"permisi pak boleh saya masuk kedalam pak , saya ingin menemui teman saya yang sedang merawat tuan zafier pak "


kata zora sopan sambil tersenyum .


"Ouh teman nya mbak zora ya , baik silahkan masuk non"


kata pak satpam ,sambil membukakan gerbang untuk vera masuk .


vera masuk dan melihat halaman rumah yang sangat luas dan rumah yang bak istana di cerita dongeng .


"wah ... ini mah bukan rumah tapi istana , tapi rumah mama amor sama besar meski tak sebesar rumah ini sih "


kata vera takjub dengan apa yang dilihat nya saat ini .


vera telah sampai di depan pintu rumah Keluarga Angkasa , dan langsung membunyikan bell yang ada di dekat pintu .


DING DONG ...


(anggap aja bunyi bell rumah "


sedangkan keluarga angkasa sedang asik berbicara di tuah tamu namun saat mendengar bell rumah akhir nya alfa menyuruh pelayan di rumah itu untuk membuka nya .


"bik tolong buka kan pintu "


kata alfa pada pembantu nya .


"baik nyonya "


kata pembantu itu langsung menuju pintu untuk membuka pintu .


setelah pintu di buka , vera tersenyum pada pembantu itu dan langsung menyapa nya .


"permisi bik maaf menggangu apakah nona zora nya ada "


tanya zora sopan .


"ada non , silahkan masuk non "

__ADS_1


kata pembantu itu pada zora langsung mempersilahkan kan vera masuk .


vera tersenyum dan langsung masuk dan vera melihat ada keluarga yang tengah sibuk berbicara entah apa yang di bicarakan .


alfa yang melihat ke arah wanita yang sedang masuk itu langsung bertanya pada pembantu nya .


"bik siapa wanita cantik ini "


tanya alfa pada pembantu nya .


"nona ini katanya teman nona zora nyonya"


kata pembantu itu .


alfa berdiri dan langsung menghampiri wanita yang sedang berdiri itu .


"Ouh kamu teman nya zora , siapa nama mu nak "


kata alfa lembut pada wanita itu .


"nama saya vera nyonya "


jawab vera .


alfa yang melihat itu langsung menuntunnya untuk duduk di bersama nya namun vera merasa ada yang sedang menatap nya dengan sinis.


saat vera melihat orang orang yang ada di situ dan mata nya terkunci pada tatapan yang membuat vera selama ini tersiksa karna membuatnya di kantor pusing tujuh keliling .


"apa apaan ini kenapa kulkas 5 pintu itu ada di sini "


batin vera terkejut saat melihat pria itu .


"mau apa wanita ini ke sini menganggu saja "


batin pria itu yang masih menatap vera sinis .


ayo dukung author terus ya jangan lupa vote , maaf up nya sedikit karna author lagi banyak pikiran .

__ADS_1


__ADS_2