
Malam begitu mencekam dan membuat orang orang yang ada di rumah Orlas yang begitu menyeramkan karna Singa Sang Mafia telah bangun dari tidur nya oleh wanita yang sudah mengulangi kesalahan untuk yang sekian kali nya .
Riana sekarang tengah terduduk di lantai ruang tamu dengan tangan di ikat ke belakang pada tiang pilar yang berada di ruangan tamu .
Sedangkan seorang pria hanya tersenyum melihat wanita yang telah menangis di penuhi air mata dengan tersenyum bahagia .
Zafier langsung mengambil lakban untuk menutup mulut riana dan setelah menempel kan solasi hitam di mulut riana , zafier kembali duduk dan mulai mengambil pisau kecil tipis yang sangat tajam .
Vegas menelan ludah nya kasar karna melihat zafier memegang pisau andalan nya untuk menyiksa setiap musuh nya .
"GLUUK .... sekian lama aku tidak melihat pisau zafier mengapa sangat mengerikan , meski sudah berbagai pisau yang sudah aku lihat tapi milik zafier lah yang paling menyeramkan "
batin vegas bergidik ngeri .
Zafier mengelus pisau milik nya dengan jari jemari nya , dengan senyum devil nya menatap riana yang menangis namun tidak bersuara karna mulut nya di lakban.
"Uuulu ulu ulu .... lihat lah dirimu sangat menyedihkan dan aku merasa senang hahahahha "
kata Zafier dengan tertawa yang menyeram kam .
Semua orang yang mendengar tawa sang Mafia yang telah lama tidak terdengar menjadi ngeri dan takut .
"Mengapa tawa nya sangat mengerikan membuat ku takut untuk menatap nya "
batin riana .
"Baik lah kita mulai , gas ambilkan lilin untuk ku aku rasa akan menyenangkan bila pisau kesayangan ku ini di panaskan dulu sebelum menyentuh darah "
kata zafier menatap zafier .
Vegas hanya menurut dan mengambil lilin setelah itu menyalakan nya .
"Biar permainan lebih seru buka tutup mata dan mulut kedua orang tua wanita menyedihkan ini untuk melihat kisah hidup anak nya yang akan membersihkan "
kata zafier .
Dan vegas menyuruh anak buah nya untuk membuka lakban yang ada di mulut orang tua riana dan penutup mata nya .
Setelah terbuka kedua orang tua riana menangis melihat anak nya yang di ikat serta dalam keadaan yang menyedihkan .
"Tuan , tolong maafkan anak ku dia masih muda apa anda rela menghancurkan masa depan anak ku hiks hiks "
kata ibu riana .
"Benar tuan tolong lepaskan anak ku ,aku akan melakukan apapun yang anda suruh tuan "
kata ayah riana .
__ADS_1
Zafier hanya menatap mereka dingin dan mata nya penuh dengan kebencian yang teramat dalam .
"Apakah anak mu pantas di maafkan setelah menghabisi kekasih ku"
kata zafier dingin .
Kedua orang tua riana hanya bisa menangis dan bingung apa maksud dari perkataan Zafier .
"Maksud anda apa , dan anak saya tidak pernah menghabisi seseorang "
kata Diana .
"Benar tuan , dia hanya gadis polos yang tidak tau apa apa "
kata Eran .
Zafier menyungingkan bibir nya sedikit dan kembali mulai membakar pisau di atas api lilin yang hidup.
"Kalian sungguh bodoh tidak bisa mendidik anak kalian dengan benar , dan apakah harus kukatakan apa yang telah anak kalian lakukan pada kekasih ku ZAMORA GALAXY"
kata zafier dingin .
Kedua orang tua riana terkejut saat mendengar nama yang di sebutkan oleh zafier .
"Tapi apa hubungan nya anak ku dengan anak nya tuan zordan "
kata Eran .
kata zafier .
Eran dan Diana hanya diam membeku saat mendengar kenyataan pahit anak nya .
"Tuan lakukan apapun untuk membuat anak ku sadar akan hal yang tak mungkin dia dapatkan tapi tolong jangan membunuh nya karna dia adalah putri ku satu satu nya "
kata Eran pada Zafier.
"Hemm baiklah tapi setelah aku membalas semua nya jangan pernah mengubah apa yang telah ku lakukan pada nya dan setelah itu aku akan mengasingkan anak mu di daerah terpencil sehingga dia tau bagi aman jauh dari orang yang menyayanginya "
kata zafier dingin .
Zafier langsung mengarahkan pisau yang sangat tajam dan panas ke arah lengan riana dan langsung menggoreskan nya dengan dalam .
"HEEEMMMMM...."
teriak riana yang tertahan karna mulut nya di tutup .
Kedua orang tua riana hanya bisa menutup mata dengan air mata yang mengalir .
__ADS_1
Sedangkan zafier terus menggoreskan pisau panas tesebut ke berbagai tubuh riana dan darah segar mengalir di rumah besar Orlas .
Zafier kurang puas dan kembali menaruh pisau nya di atas api dan setelah itu dia mulai menggoreskan pisau panas nya pada wajah mulus riana dengan dalam.
Riana hanya bisa pasrah dan menangis karna rasa sakit yang teramat perih bercampur panas dan pipi nya mengeluarkan darah segar .
"Ini belum seberapa dari yang telah kau lakukan pada zora , dan kenapa aku tidak membunuh mu agar semua orang tau kau sekarang hanya lah sampah masyarakat dan membuat para pria tidak akan sudi untuk melihat mu "
kata zafier langsung pergi karna sudah puas rasa balas dendam nya sudah terbalas .
"Ingat lah satu hal , meski kalian melaporkan ini pada pihak berwajib itu hanya sia sia karna tidak ada yang bisa mengancam seorang KING MAFIA dan bersyukurlah anak kalian masih hidup karna zafier ingin melihat anak mu menyedihkan dari pada mati "
kata vegas langsung pergi dari rumah Orlas dan semua anak buah nya juga pergi .
Kedua orang tua riana langsung memeluk anak nya yang bersimbah darah dan membuka segala ikatan dan lakban di mulut nya .
"Hiks hiks hiks , anak ku kenapa kamu melakukan semua ini nak dan lihat lah apa yang terjadi padamu , mami yakin semua luka ini tidak akan sembuh dan meski di operasi itu tidak mungkin karna tuan zafier tidak akan memberikan kesempatan itu hiks hiks "
kata Diana memeluk anak nya dengan erat .
"Kita hanya bisa pasrah dengan apa yang terjadi pada putri kita karna jika kita mengambil langkah maka kita akan musnah "
kata Eran memeluk istri dan anak nya .
Rumah Orlas sudah tidak bisa di sebut rumah melainkan lautan darah , karna darah riana sangat banyak yang terbuang dan Eran memutuskan untuk memanggil dokter keluarga nya agar merawat anak nya setidak nya anak nya sembuh meski luka yang di dapati di tubuh anak nya tidak akan pernah hilang .
Sedangkan Zafier yang sudah sampai di rumah nya langsung menuju kamar nya tanpa melihat kedua orang tua nya yang terkejut karna melihat baju anak nya penuh dengan darah .
"Gas , apa yang terjadi mengapa baju Zafier penuh dengan darah "
kata Alfa .
"Balas dendam akan kematian Zora telah tuntas dan sebaik nya bunda bertanya saja besok pada Zafier karna Vegas tidak bisa mengatakan yang sebenar nya pada ayah dan bunda , Vegas ke kamar dulu"
kata Vegas langsung pergi ke kamar nya .
Alfa yang melihat kedua putra nya berubah sedih dan sangat sedih lagi melihat Zafier yang sudah berubah total .
"Bunda harap kamu akan bahagia fier meski bukan bersama zora "
kata Alfa langsung pergi ke kamar nya .
Bersambung .......
Jangan lupa like Komen dan vote juga ya terimakasih .
Papay ......
__ADS_1