CEO MUDA PUJAAN HATI

CEO MUDA PUJAAN HATI
Pasrah


__ADS_3

setelah malam berganti siang , devon , dan amor sudah rapi pagi pagi karna dari semalam mereka sudah merencanakan untuk berkunjung ke rumah sahabat nya itu , yang sudah lama devon rindukan.


zafier yang sudah rapi langsung turun untuk berpamitan pergi ke kantor, zafier yang melihat orang tua nya rapi langsung bertanya .


"ayah dan bunda mau kemana "


tanya zafier pada orang tuanya .


devon dan amor hanya tersenyum melihat anak nya .


"gini sayang bunda sama ayah, mau pergi ke rumah sahabat ayah mu yang sudah lama tidak pulang sayang "


kata amor pada zafier .


"Ouh ayah mau bertemu om zordan ya jangan lupa titip salam dari zafier untuk om zordan ya yah , bun "


kata zafier , setelah itu langsung berpamitan dan berangkat ke kantor .


begitu Juga devon dan amor langsung pergi menuju ke rumah sahabat nya .


di dalam Mobil devon membatin .


"aku harus secepat nya membahas tentang karan pada zordan , supaya anak ku dan anak nya tidak akan celaka "


batin devon dan kembali fokus menyetir .


sedangkan di rumah keluarga galaxi sekarang suasana nya menjadi hangat karna keluarga yang lama terpisah sekarang kembali lagi .


zora dan vera yang agak bangun kesiangan sekarang terburu buru untuk berangkat bekerja tanpa makan pagi meski di suruh orang tuanya .


"ma zora ama vera berangkat dulu , babay papa emmmuaaah "

__ADS_1


kata zora langsung pergi setelah berpamitan dari jauh .


sedangkan vera hanya mengikuti zora , zordan yang melihat anak nya tersenyum bahagia karna bisa melihat senyum anak nya lagi .


sedangkan amor yang melihat tingkah anak nya tanpa sarapan dulu mengomel karna tidak sarapan bersama .


"lihat anak mu pa , mereka melewatkan sarapan nya "


kata amor sambil duduk di kursi di ruang makan .


sedangkan zordan hanya tertawa kecil melihat istrinya yang mengomel di pagi hari ini .


"udah mah mereka pasti makan nanti kok "


kata zordan setelah itu memakan makanan nya di piring nya .


sedangkan zafier yang sudah sampai di kantor langsung masuk ke ruangan nya tanpa melihat orang orang , apalagi para wanita yang menyapa nya .


zafier hanya acuh karna malas , menurut nya nanti wanita itu hanya mencintai harta , bukan orang nya begitulah pikiran zafier dari dulu hingga sekarang .


"huh cukup banyak , sebaik nya aku menyuruh razkar ke sini untuk di ajak bicara "


kata zafier setelah itu langsung menelfon razkar .


razkar yang di halaman belakang tengah bersantai tiba tiba ponsel nya berbunyi , dan saat melihat siapa yang menelfon nya razkar langsung mengangkat nya .


"hemm, ada apa "


kata razkar pada zafier di sendang telfon .


"cepat ke kantor aku butuh teman , titik tidak ada bantahan "

__ADS_1


kata zafier langsung mematikan sambungan ponsel nya .


razkar yang melihat sikap zafier langsung memutuskan telfon nya sepihak hanya membuang nafas setelah itu langsung berangkat ke kantor .


setelah sampai razkar masuk namun seorang wanita menabrak nya sehingga barang yang di bawa oleh wanita itu jatuh ke lantai di kantor .


DBUKK ... BRAAAK ...


"aduh ... maaf tuan saya tidak sengaja "kata wanita itu langsung memilih barang barang nya seperti dokumen yang jatuh di lantai .


razkar yang melihat wanita itu ingin meninggalkan nya tapi saat razkar ingin melangkah tiba tiba wanita tadi berdiri sehingga bahu nya menyenggol badan wanita itu sampai jatuh .


wanita itu yang jatuh kembali karna tubuh nya yang di senggol oleh pria yang tak sengaja tadi di tabrak nya , langsung marah dan merutuki orang yang menabrak nya .


"aduh... aaaakh, eh pak kalau jalan liat liat dong pak , saya kan udah minta maaf pak kalau punya dendam pribadi bilang "


mengomel pada pria itu sambil berdiri dan sata melihat siapa yang dia caci maki betapa terkejut nya bahwa yang di marahi nya adalah seorang ceo yang waktu itu menggantikan presdir nya zafier .


"mati lo vera , kenapa harus kulkas 5 pintu itu yang harus kamu omeli "


beton vera dan langsung menunduk .


sedangkan razkar , yang melihat wanita di depan nya ini adalah vera langsung bersikap dingin , karna di marahi di depan banyak nya karyawan .


"kau akan menyesal nanti "


kata razkar setelah itu langsung pergi dari sana dengan wajah kesal dan menahan emosi yang ter amat meluap luap .


sedangkan vera menunduk dan langsung membereskan barang barang yang tadi berjatuhan .


"terima saja apapun yang akan terjadi nanti vera "

__ADS_1


batin vera hanya pasrah pada nasib nya yang akan terjadi .


maaf author up nya 1 eps malam ini , karna author nya tadi siang gak mood maaf ya .


__ADS_2