CEO MUDA PUJAAN HATI

CEO MUDA PUJAAN HATI
Rumah Baru


__ADS_3

#Kediaman Keluarga Angkasa


di rumah besar itu sekarang , razkar dan vera sudah bersiap siap untuk pindah dari rumah itu , di halaman rumah razkar telah memasukkan koper nya dan milik vera ke dalam bagasi mobil sedangkan vera masih memeluk ibu mertua nya itu .


"jangan lupa beri mama cucu yang lucu lucu ya "


kata alfa dengan senang , vera yang mendengar itu hanya tersenyum kikuk mungkin pipi nya sudah seperti kepiting rebus .


"sudah bun jangan menggoda menantu mu itu , jangan lupa selalu jaga kesehatan dan turuti apa kata suami mu ya nak "


kata devon .


"hei kakak ipar jika kak razkar masih bersikap dingin pada mu siram saja dia dengan air panas hahaha "


kata vegas .


razkar langsung memukul kepala vegas sedikit kuat karna kesal dengan ucapan dari adik nya itu .


PLAAAK...


"aduh , bundaaa lihat kah kakak dia selalu saja berbuat kasar pada adik nya "


kata vegas memeluk bunda nya itu .


razkar melihat vegas dengan dingin sedangkan alfa dan devon melihat kelakuan kedua anak nya itu hanya geleng geleng kepala .


"ya sudah razkar pergi yah , bun assalamualaikum "


kata razkar langsung masuk ke dalam di ikuti vera di belakang nya .


"Waalaikumsalam , hati hati di jalan ya nak "


kata alfa dan tak lama mobil pun mulai menjauh .


mereka berdua kembali masuk ke dalam rumah , dan vegas langsung kembali bermain game nya itu .


di dalam perjalanan razkar dan vera hanya diam tanpa bersuara , vera yang tak nyaman dengan suasana ini akhir nya mulai berbicara .


"hemm , maaf pak saya ingin tanya apa rumah nya jauh dari rumah bunda "


tanya vera .


"hemm , jangan memanggil ku seperti itu aku bukan boss my tapi suami mu "


kata razkar datar .


"ya udah aku akan memanggil mu mas saja "


kata vera .


dan razkar hanya diam , setelah sampai di rumah mereka yang memakan waktu satu jam , dan saat mobil itu memasuki kawasan rumah itu vera sangat terkejut saat melihat rumah yang akan mereka tempati .


__ADS_1


"whaat , rumah nya besar dan indah "


batin vera .


razkar turun dari mobil begitu juga vera , razkar mengambil koper nya dan milik vera untuk di bawa ke dalam rumah .


razkar memberikan koper milik vera pada nya karna razkar juga membawa koper nya masing masing .


vera cemberut karna koper nya tidak di bawakan juga oleh suami nya itu .


"dasar kulkas gak ada sedikit perhatian gitu sama istri nya "


kata vera juga masuk ke dalam .


saat mereka sudah di dalam razkar langsung naik tangga untuk menuju kamar nya , vera juga mengikuti di belakang .


setelah sampai di kamar nya tingkat dua , razkar membuka pintu kamar dan masuk namun vera masih diam karna bimbang apakah dia harus masuk atau harus mencari kamar lain .


razkar duduk di sofa di kamar itu dan saat melihat vera melamun razkar langsung memanggil nya .


"apa kau akan diam di sana dan tak akan masuk "


kata razkar .


vera terkejut mendengar suara razkar dan vera langsung menjawab nya dengan yakin .


"tidak maksud ku apa kita akan tidur di kamar yang sama "


kata vera .


kata razkar .


vera masuk karna mengerti maksud suami nya itu .


"aku harus meletakkan pakaian ku di mana "


kata vera .


"letakkan di ruang baju dan jangan lupa rapikan juga pakaian ku "


kata razkar fokus melihat ponsel nya .


vera hanya menurut meski sedikit kesal karna suami nya bersikap datar kayak papan selembar .


setelah merapikan pakaian nya vera langsung , menuju ke kamar mandi untuk membersihkan badan nya yang lengket itu .


setelah selesai mandi vera keluar dengan sudah berpakaian santai nya karna sebelum masuk ke kamar mandi vera membawa pakaian .


razkar yang melihat vera sedan keluar langsung masuk ke dalam kamar mandi , sedangkan vera berperang dengan fikiran nya .


"apa apaan ini kenapa dinding nya kaca kalau ada orang yang lihat kan gawat , tapi untung ada tirai nya dan apa apaan ini aku tidur dengan nya bagaimana kalau dia meminta hak nya nanti malam "


batin vera melamun hingga tidak menyadari razkar keluar dari kamar mandi .

__ADS_1


razkar heran kenapa vera melamun tapi dia hanya acuh dan masuk ke ruang ganti dan setelah memakai baju santai razkar menuju ke arah kasur nya .


vera yang merasakan seseorang mendekati nya langsung melemparkan bantal yang ada di tangan itu dan razkar hanya diam saat wajah nya tertimpuk bantal .


vera yang fikiran nya saat itu mengkhayal kemana mana membuat nya tidak sengaja menimpuk wajah razkar .


"gawat kenapa harus kena sama kulkas itu "


batin vera , vera berdiri dan sedikit menjauh dari kasur .


sedangkan razkar menatap dingin vera .


"apa kau kurang kerjaan sampai melempar ku dengan bantal .


"eh tuan saya ngak sengaja , maka nya siapa suruh diam di situ "


kata vera karna razkar mental nya dingin .


"dimanapun aku terserah akulah wong ini kamar ku "


kata razkar langsung merebahkan tubuh nya di kasur .


"dan apa kau tadi bilang tuan , bukan kah sudah ku bilang jangan memanggil ku seperti itu apa kau mengerti"


kata razkar dan memejamkan mata nya .


"baik lah aku tidak akan memanggil mu tuan tapi , mr . freezer itu sangat cocok untuk mu "


kata vera dengan senyum nya itu .


razkar langsung membuka mata nya dan menatap vera dengan penuh arti , vera yang melihat tatapan itu hanya acuh dan menatap razkar dengan mengejek .


"terserah , tidak ada pembantu di rumah ini jadi kau harus membersihkan rumah ini sendiri "


kata razkar melanjutkan tidur nya .


"apa , percuma kau kaya tidak menyewa pembantu dan rumah besar seperti ini hanya aku yang mengurus nya dasar kulkaaas lima pintuuuu "


kata vera dengan geram dan langsung berbaring di sofa .


sedangkan razkar tersenyum mendengar suara kesal istri nya itu .


"ternyata membuat mu kesal lucu juga "


batin razkar dan langsung menuju alam mimpi nya .


"dasar suami somplak , kulkas , balok , gak ada kasian sama sekali ya, gila rumah sebesar ini cuman gue yang ngurus auh ah mending tidur "


kata vera geram dan langsung menuju ke alam mimpi .


bersambung ......


maaf author nanti nya jarang up karna paket author udah mau habis, jangan lupa dukung author terus ya dan jangan lupa jaga kesehatan nya .

__ADS_1


__ADS_2