
Malam hari yang indah namun keluarga Galaxy masih sibuk mempersiapkan hal untuk 9pernikahan besok pagi meski segala sudah siap .
Zordan sampai ke rumah nya dengan Razkar dan Vera di belakang , Amor langsung menyambut anak nya dan menantu nya .
Mereka masuk ke dalam rumah yang sangat indah dengan hiasan yang cukup mewah hanya untuk melaksanakan akad nikah .
Namun mereka tidak ada yang sadar bahwa calon pengantin wanita yang akan menikah besok tidak ada di rumah melainkan sedang menghabiskan waktu dengan asisten dan anak buah nya selagi dia masih tidak bersuami .
****
#Markas BLACK GOSHT
Sekarang Tio , Zora beserta anak buah nya makan malam bersama dan sangat besar sambil merayakan pernikahan sang Queen yang di laksanakan besok pagi .
"Kita makan bersama ya semua nya , karna aku ingin malam ini kita berpesta sebelum aku memiliki suami "
kata Zora tersenyum .
"BAIK QUEEN "
kompak anak buah zora yang jumlah nya tidak bisa terhitung .
"Kenapa ello milih makan bersama kita bukan nya keluarga ello "
kata Tio .
"Gue melakukan ini agar semua anggota gue merasakan kebahagian gue bukan hanya gue sendiri "
kata Zora sambil memakan makanan nya .
"Ouh , tapi apa ello gak takut di marahi oleh nyokap lu ya bisa di bilang wanita kan gak boleh keluar sampai pernikahan tiba"
kata Tio .
"Hehehe iya gue tau , gue ini keluar dari rumah itu kayak maling tau ngak "
kata Zora .
"Jadi nanti kalau lu pulang gimana "
tanya Tio .
"Gue nanti pulang tengah malem kan nyokap gak bakal tau , tapi gak tau Papa biasa nya papa tidur sangat malam kalau ada hal yang penting "
kata Zora .
"Ya udah nanti gue anter ello lewat gerbag belakang gimana "
kata Tio .
"Boleh tu , ok sekarang kita makan dulu "
kata Zora .
Semua nya pun makan dengan lahap untuk besok pagi yang akan menenangkan .
***
Kediaman Angkasa sekarang tengah makan malam bersama dan dengan penuh kebahagian .
Tapi Zafier tidak bagi Zafier , Zafier memang sangat bahagia dengan pernikahan nya besok tetapi dia masih memikirkan musuh yang takut nya akan menyerang sekaligus tanpa ampun .
Devon yang melihat anak nya yang akan menikah besok tetapi wajah nya di landa kegelisahan yang menurut aneh pun bertanya .
"Fier , apa kamu baik baik saja "
Tanya Devon .
"Baik kok Yah , tenang aja "
kata Zafier sambil tersenyum .
"Ya harus baik dong kan besok acara nikahan kakak , tapi Xia lihat kala kok wajah nya kayak gelisah gitu "
kata Xia .
"Bukan apa apa , Kakak hanya tegang dengan acara besok "
kata Zafier sekena nya .
"Fier , jujur aja sama kita semua ada apa Bunda tau kamu tegang tapi ada ekspresi lain dari wajah mu nak "
kata Alfa ,
__ADS_1
Zafier hanya bisa menurut saja karna memang dia memikirkan banyak hal dan bukan hanya memikirkan pernikahan nya .
Zafier kira keluarga nya tidak akan ada yang memperhatikan diri nya ternyata dia salah .
"Zafier hanya takut besok pernikahan Zafier du ganggu oleh musuh musuh Zafier Yah , Ayah tau kan kalau Zafier bukan hanya jadi CEO tapi Raja di dunia bawah "
kata Zafier sedikit murung .
Devon tau beban anak nya sangat berat dan juga penuh tantangan dan bahaya di balik nya sehingga dia juga khawatir akan besok .
"Maaf kan ayah karna Ayah kamu harus memegang beban sebesar ini "
kata Devon .
"Tidak ayah , jangan bicara seperti itu . Itu semua adalah sudah menjadi tugas Zafier jadi ayah jangan pernah menyalahkan diri ayah "
kata Zafier .
"Ayah tau kamu pasti bisa , dan soal besok jangan khawatir bukan hanya anak buah mu yang akan turun tangan untuk acara besok tetapi ada Kakek nya Zora yang juga akan mengurus segala keamanan nya . Lagi pula Ayah yakin tidak akan ada yang berani mengacau selagi ada Tetua Mafia di sana"
kata Devon .
Zafier juga mengangguk , namun aneh nya Vegas tidak ada di ruang makan dan pergi entah kemana .
"Terima kasih Ayah karna sudah membuat Zafier tenang , Zafier pergi ke kamar dulu "
kata Zafier dan langsung pergi dari ruang makan ke kamar nya .
Keluarga nya hanya mengangguk , Sampai di dalam kamar Zafier langsung menelfon Zora untuk menanyakan kabar nya karna beberapa hari Zafier tidak menelfon Zora karna sibuk .
"Hai istri ku , bagaimana kabar mu "
kata Zafier .
"Aku masih bukan istri mu , dan kabar ku baik baik saja "
kata Zora dari sebrang telfon .
"Heh , ya aku tau tapi besok kamu juga akan menjadi istri ku jadi apa salah nya memanggil mu seperti itu "
kata Zafier sambil senyam senyum .
"Ya terserah calon suami ku , jadi bagaiamana apa yang akan kamu berikan besok di acara pernikahan kita hem"
"Kalau ku beri tau sekarang itu bukan kejutan nama nya sayang ku , lihat lah besok malam resepsi kita akan menjadi yang paling indah dan tidak akan ada yang bisa menyaingi nya "
kata Zafier tersenyum .
"Aaah benarkah baik lah akan ku lihat hadiah mu besok "
kata Zora .
"Terus bagaimana dengan hadiah mu untuk ku hemm"
kata Zafier .
"Hadiah ku itu pribadi dan hanya bisa di lihat oleh mu "
kata Zora .
"Baiklah , ya sudah ini sudah malam sebaik nya sayang ku ini tidur agar besok kamu tidak merasa mengantuk "
kata Zafier .
"Baik lah papay sayang "
kata Zora langsung memutuskan telfon nya .
Zafier hanya geleng geleng kepala namun dia juga merasa aneh pada calon istri nya karna seperti nya calon istri nya tidak berada di kamar melainkan di tempat yang cukup ramai .
"Aneh , seperti nya Zora berada di tempat lain bukan di rumah nya . Mungkin dia berada di markas nya sebelum besok diri nya menjadi istri ku "
kata Zafier langsung tidur agar besok diri nya tidak terlalu gugup .
Sedangkan Zora tersenyum bahagia mendapatkan telfon dari calon suami nya .
"Tio ayo antar aku pulang , aku akan tidur untuk menjaga stamina ku besok "
kata Zora .
Tio langsung bergegas mengantarkan Zora untuk pulang melalui gerbang belakang rumah nya .
Setelah sampai Zora langsung memanjat gerbang di bantu oleh Tio , dan setelah selesai tugas nya Tio langsung pergi kembali ke markas .
__ADS_1
Zora mengendap endap seperti maling di rumah nya sendiri agar tidak ketahuan orang tua nya.
Saat Zora mau menaiki tangga tiba tiba seseorang menghidupkan lampu dan itu membuat Zora beku seketika .
"Dari mana "
kata nya Dingin .
Zora yang mendengar suara dingin menginterogasi nya langsung takut akan kemarahan pria yang bersuara dingin .
"Habislah riwayat ku , tapi suara ini milik kakek atau papa ya "
batin Zora sambil berfikir .
"Dari mana "
kata pria dingin .
Zora yang mendengar suara itu lagi langsung menjawab walau gugup menghantui nya .
"Z-zo-z-zora dari luar pa "
kata Zora tergagap karna takut .
Bukan mendapat jawaban atau hukuman melainkan tawa yang membuat Zora menjadi heran .
"HAHAHAHAAHAH , kau kena tipu hahahahaha "
kata Pria itu tertawa sangat bahagia .
Zora langsung berbalik dan melihat siapa yang orang yang telah mempermainkan nya .
Betapa kesal nya saat tau pria yang mengerjai nya adalah Aska ketua mafia Pecicilan yang sudah menjadi abang nya saat orang tua nya menjadikan nya anak nya .
"Hahahaha , Lihat lah wajah mu kayak orang linglung hahaha "
kata Aska tertawa puas .
Aska yang saat itu tidak bisa tidur dan memilih untuk duduk di ruang tamu tiba tiba melihat Zora yang baru pulang dengan mengendap endap , membuat Aska punya ide untuk mengerjai nya .
Dan ternyata rencana nya berhasil untuk mengerjai Zora yang telah menjadi adik nya .
"Kau ..."
kata Zora kesal langsung menghampiri Aska untuk membalas nya .
Aska yang sadar Zora menghampiri nya langsung lari dan akhir nya terjadi lah lari larian di tengah malam dimana semua keluarga nya tidur .
Zora yang sudah merasa lelah dan mengantuk akhir nya berhenti mengejar Aska yang sangat gesit lari dari nya .
"Sudah sudah , gue capek "
kata Zora langsung duduk di ruang tamu dengan nafas yang tersengal sengal karna seperti lari maraton .
"Sama gue juga capek "
kata Aska .
Setelah merasa mereka cukup menghilangkan lelah nya Aska langsung bertanya pada Zora .
"Dari mana lo , bukan kah besok lo akan menikah tapi mengapa lo keluar tanpa izin Kakek , Papa dan Mama . Apa lo gak takut di hukum "
tanya Aska .
"Woles aja , jangan beritahu pada lain nya kalau gue keluar gue ke kamar dulu mau tidur agar besok ngak ngantuk papay , Abang Pecicilan "
kata Zora mencubit gemas pipi Aska .
Aska hanya geleng geleng kepala melihat Zora yang sudah menjadi adik nya keluar di saat pernikahan nya besok .
Aska sudah menerima Zordan dan Amor menjadi kedua orang tua nya dan menerima Zora menjadi adik nya karna suruhan sang kakek .
Tapi jika nanti kakek nya akan pergi ke luar negeri maka dia akan ikut kakek nya kemanapun meski sudah menjadi anak Keluarga Galaxy , namun bagi nya kakek nya lah hidup nya karna telah merawat nya dari diri nya tidak tau asal nya .
Akhir nya Aska memilih pergi ke kamar nya untuk tidur , namun tanpa mereka berdua sadari ternyata ada sepasang mata yang mengamati nya dari arah cukup jauh .
"Ouh ternyata dia keluar dari rumah lihat saja hukuman nya besok "
kata Orang itu langsung pergi dan masuk ke kamar nya .
Bersambung ,...,,..,..
jangan lupa like Komen dan vote juga y , dukungan kalian adalah dengar author .
__ADS_1
papay .....