CEO MUDA PUJAAN HATI

CEO MUDA PUJAAN HATI
Tak Rela


__ADS_3

sekarang zora sudah do pindahkan ke ruang VIP milik keluarga angkasa karna rumah sakit itu adalah milik keluarga angkasa , malam pun sudah tiba dimana amor yang sudah sadar langsung melihat keadaan anak nya dan duduk di samping ranjang anak nya .


sedangkan lain nya berada di sofa yang ada di dalam ruang VIP itu .


"sayang bangun nak , mama rindu sama zora sayang "


kaya amor pada zora yang masih tidak sadar .


vera yang melihat orang tua nya sedih dan lelah memutuskan untuk menyuruh orang tua nya pulang dan vera yang akan menjaga zora .


"ma, pa kalian pulang saja dan istirahat biar vera yang menjaga nya "


kata zora pada orang tua nya .


zordan yang mendengar itu awal nya ingin menolak namun dia ingat bahwa istri nya juga pasti lelah ,membuat zordan harus pulang untuk istirahat supaya istri nya juga bisa tenang .


"benar katamu nak kita akan pulang agar mama mu ini bisa tenang dan istirahat ,dan besok pagi pagi kami akan ke sini "


kata zordan .


sedangkan amor saat ingin menjawab namun melihat kekhawatiran suaminya , menjadi tidak jadi untuk membantah suaminya .


begitu juga dengan keluarga zafier mereka juga akan ikut pulang namun saat mau keluar pintu tiba tiba seseorang masuk dengan tergesa gesa seperti di kejar setan .


CEKLEK ...


"huh ... huh ...huh ... bagaimana keadan zora apa dia baik baik saja "


kata orang itu dengan nafas yang tersengal sengal .


alfa yang baru melihat putra nya itu vegas baru pulang langsung menjewer telinganya .


"ouh jadi kamu baru ingat pulang hah "


kata alfa menjewer telinga vegas .


vegas yang masih menetralkan nafas nya tiba tiba di jewer bunda nya membuat dia merintih kesakitan .


"aduh bun maaf bun vegas minta maaf bun "


kata vegas sambil memegang telinganya yang masih di jewer oleh bunda nya .


semua orang yang ada di sana tersenyum karna tingkah dari anak dan ibu itu .

__ADS_1


"tidak kamu harus di beri pelajaran sekali kali "


kata alfa yang masih menjewer telinga anak nya .


vegas yang tidak tahan dengan jeweran bunda nya , membuat vegas meminta pertolongan pada ayah nya yang dari tadi hanya tersenyum melihat kejadian itu .


"aduh , ayah bantu anak mu ini ayah huhuhuhu ... "


kata vegas berpura pura menangis .


devon yang melihat anak nya seperti itu akhir nya merasa kasihan dan menyuruh alfa untuk melepaskan tangan nya dari telinga anak nya itu .


"sudah lah ayang lepaskan anak mu itu , apa kau tidak tega melihat nya seperti itu "


kata devon pada alfa .


alfa yang mendengar itu langsung melepaskan tangan nya , sedangkan vegas langsung berlari memeluk lengan ayah nya untuk minta pertolongan .


"ayah huhu bunda jahat sama vegas "


kata vegas pada ayah nya .


devon hanya tersenyum , sedangkan razkar merasa pusing karna tingkah vegas yang seperti anak kecil .


"kepala ku pusing karna mu dasar anak lucknut "


kata pada vegas .


vegas yang mendengar itu langsung mengadu pada ayah nya .


"lihat lah ayah kk selalu begitu pada ku ayah "


kata vegas pada ayah nya .


sedangkan devon hanya menatap razkar yang di balas razkar dengan cengegesan .


"ya sudah sayang , jaga zora baik baik ya mama sama papa pulang dulu "


kata amor pada vera , vera hanya mengangguk mengerti .


"kami juga akan pulang apakah kalian ikut pulang "


tanya devon pada anak anak nya .

__ADS_1


zafier hanya menggeleng , karna dia tidak mau musuh menggunakan kesempatan ini untuk lebih membuat keadaan makin lebih memburuk .


"tidak ayah zafier di sini saja , jika zafier , razkar dan vegas ikut pulang dan hanya meninggalkan vera di sini maka musuh akan kembali dan akan membuat keadaan lebih parah dari ini "


kata zafier pada ayah nya .


semua orang yang mendengar itu berfikir ada benar nya juga , jika hanya vera yang menjaga zora maka musuh akan sangat bisa saja masuk dan membunuh zora .


"kamu memang benar nak , ya sudah om dan ayah mu pulang dulu "


kata zordan pada tiga pria itu dan mereka hanya mengangguk .


"vera akan antar kalian sampai depan rumah sakit , ayo ma ,pa , om dan tante"


kata vera setelah itu mereka semua langsung pergi dari ruangan zora untuk pulang .


"gue juga mau keluar , buat nyuruh seseorang buat beli makanan karna gue laper "


kata razkar setelah itu keluar .


vegas langsung ikut razkar karma dia juga mau keluar cari angin , padahal vegas sudah puas makan angin saat liburan entah di mana itu karna hanya vegas yang tau tempat itu .


"kak aku ikuuuuut "


kata vegas langsung mengejar razkar yang sudah agak jauh .


zafier yang sendirian di di ruangan itu langsung duduk di dekat zora yang masih terbaring dengan alat rumah sakit itu .


"maaf karna aku tidak bisa menjaga mu , bangun lah apa kau tak kasian pada orang tua mu yang menangis , dan saudara mu atau sahabat mu vera yang begitu sangat khawatir pada mu "


kata zafier pada zora dengan sangat tulus .


"apa kau tau aku lebih baik melihat mu cerewet , kesal , dan marah padaku dari pada harus tertidur seperti ini , bangun lah aku tau kau wanita kuat dan tak mudah di provokasi jadi kau harus bangun , jika tidak maka aku akan menghukum mu jika kau tidak bangun "


kata zafier dengan sedikit tersenyum .


"entah mengapa aku sangat tidak rela melihat mu seperti ini "


batin zafier masih tetap duduk di dekat zora dan melihat wajah zora yang sedikit pucat karna dia tadi cukup banya kehilangan darah .


maaf ya kalau ada kata yang sedikit tidak di mengerti , terima kasih sudah mau mampir di novel ku ini .


jangan lupa juga peda author .

__ADS_1


__ADS_2