
sekarang zora sudah do pindahkan ke ruang VIP milik keluarga angkasa karna rumah sakit itu adalah milik keluarga angkasa , malam pun sudah tiba dimana amor yang sudah sadar langsung melihat keadaan anak nya dan duduk di samping ranjang anak nya .
sedangkan lain nya berada di sofa yang ada di dalam ruang VIP itu .
"sayang bangun nak , mama rindu sama zora sayang "
kaya amor pada zora yang masih tidak sadar .
vera yang melihat orang tua nya sedih dan lelah memutuskan untuk menyuruh orang tua nya pulang dan vera yang akan menjaga zora .
"ma, pa kalian pulang saja dan istirahat biar vera yang menjaga nya "
kata zora pada orang tua nya .
zordan yang mendengar itu awal nya ingin menolak namun dia ingat bahwa istri nya juga pasti lelah ,membuat zordan harus pulang untuk istirahat supaya istri nya juga bisa tenang .
"benar katamu nak kita akan pulang agar mama mu ini bisa tenang dan istirahat ,dan besok pagi pagi kami akan ke sini "
kata zordan .
sedangkan amor saat ingin menjawab namun melihat kekhawatiran suaminya , menjadi tidak jadi untuk membantah suaminya .
begitu juga dengan keluarga zafier mereka juga akan ikut pulang namun saat mau keluar pintu tiba tiba seseorang masuk dengan tergesa gesa seperti di kejar setan .
CEKLEK ...
"huh ... huh ...huh ... bagaimana keadan zora apa dia baik baik saja "
kata orang itu dengan nafas yang tersengal sengal .
alfa yang baru melihat putra nya itu vegas baru pulang langsung menjewer telinganya .
"ouh jadi kamu baru ingat pulang hah "
kata alfa menjewer telinga vegas .
vegas yang masih menetralkan nafas nya tiba tiba di jewer bunda nya membuat dia merintih kesakitan .
"aduh bun maaf bun vegas minta maaf bun "
kata vegas sambil memegang telinganya yang masih di jewer oleh bunda nya .
semua orang yang ada di sana tersenyum karna tingkah dari anak dan ibu itu .
__ADS_1
"tidak kamu harus di beri pelajaran sekali kali "
kata alfa yang masih menjewer telinga anak nya .
vegas yang tidak tahan dengan jeweran bunda nya , membuat vegas meminta pertolongan pada ayah nya yang dari tadi hanya tersenyum melihat kejadian itu .
"aduh , ayah bantu anak mu ini ayah huhuhuhu ... "
kata vegas berpura pura menangis .
devon yang melihat anak nya seperti itu akhir nya merasa kasihan dan menyuruh alfa untuk melepaskan tangan nya dari telinga anak nya itu .
"sudah lah ayang lepaskan anak mu itu , apa kau tidak tega melihat nya seperti itu "
kata devon pada alfa .
alfa yang mendengar itu langsung melepaskan tangan nya , sedangkan vegas langsung berlari memeluk lengan ayah nya untuk minta pertolongan .
"ayah huhu bunda jahat sama vegas "
kata vegas pada ayah nya .
devon hanya tersenyum , sedangkan razkar merasa pusing karna tingkah vegas yang seperti anak kecil .
"kepala ku pusing karna mu dasar anak lucknut "
kata pada vegas .
vegas yang mendengar itu langsung mengadu pada ayah nya .
"lihat lah ayah kk selalu begitu pada ku ayah "
kata vegas pada ayah nya .
sedangkan devon hanya menatap razkar yang di balas razkar dengan cengegesan .
"ya sudah sayang , jaga zora baik baik ya mama sama papa pulang dulu "
kata amor pada vera , vera hanya mengangguk mengerti .
"kami juga akan pulang apakah kalian ikut pulang "
tanya devon pada anak anak nya .
__ADS_1
zafier hanya menggeleng , karna dia tidak mau musuh menggunakan kesempatan ini untuk lebih membuat keadaan makin lebih memburuk .
"tidak ayah zafier di sini saja , jika zafier , razkar dan vegas ikut pulang dan hanya meninggalkan vera di sini maka musuh akan kembali dan akan membuat keadaan lebih parah dari ini "
kata zafier pada ayah nya .
semua orang yang mendengar itu berfikir ada benar nya juga , jika hanya vera yang menjaga zora maka musuh akan sangat bisa saja masuk dan membunuh zora .
"kamu memang benar nak , ya sudah om dan ayah mu pulang dulu "
kata zordan pada tiga pria itu dan mereka hanya mengangguk .
"vera akan antar kalian sampai depan rumah sakit , ayo ma ,pa , om dan tante"
kata vera setelah itu mereka semua langsung pergi dari ruangan zora untuk pulang .
"gue juga mau keluar , buat nyuruh seseorang buat beli makanan karna gue laper "
kata razkar setelah itu keluar .
vegas langsung ikut razkar karma dia juga mau keluar cari angin , padahal vegas sudah puas makan angin saat liburan entah di mana itu karna hanya vegas yang tau tempat itu .
"kak aku ikuuuuut "
kata vegas langsung mengejar razkar yang sudah agak jauh .
zafier yang sendirian di di ruangan itu langsung duduk di dekat zora yang masih terbaring dengan alat rumah sakit itu .
"maaf karna aku tidak bisa menjaga mu , bangun lah apa kau tak kasian pada orang tua mu yang menangis , dan saudara mu atau sahabat mu vera yang begitu sangat khawatir pada mu "
kata zafier pada zora dengan sangat tulus .
"apa kau tau aku lebih baik melihat mu cerewet , kesal , dan marah padaku dari pada harus tertidur seperti ini , bangun lah aku tau kau wanita kuat dan tak mudah di provokasi jadi kau harus bangun , jika tidak maka aku akan menghukum mu jika kau tidak bangun "
kata zafier dengan sedikit tersenyum .
"entah mengapa aku sangat tidak rela melihat mu seperti ini "
batin zafier masih tetap duduk di dekat zora dan melihat wajah zora yang sedikit pucat karna dia tadi cukup banya kehilangan darah .
maaf ya kalau ada kata yang sedikit tidak di mengerti , terima kasih sudah mau mampir di novel ku ini .
jangan lupa juga peda author .
__ADS_1