CEO MUDA PUJAAN HATI

CEO MUDA PUJAAN HATI
Bagai Bencana


__ADS_3

Siang hari sangat terik dan membuat semua orang betah di dalam rumah , tapi tidak dengan Zordan Galaxy yang sibuk di kantor nya namun fikiran nya kemana mana .


Nando asisten Zordan datang dan aneh melihat presdir nya yang melamun .


"Permisi Tuan , apakah tuan baik baik saja "


tanya Nando .


"Hemm , entah Nan aku saya sekarang sangat merasa gelisah dan saya tidak tau apa penyebab nya "


kata Zordan .


"Mungkin Tuan terlalu lelah karna akhir akhir ini saya lihat tuan sangat sibuk tuan "


kata Nando .


"Mungkin kau benar , semoga saja semua baik baik saja "


kata Zordan dan mulai melanjutkan memeriksa berkas berkas yang ada di atas meja .


"Semoga Tuan selalu bahagia dan saya juga merasa aneh hari entah apa yang akan datang "


batin Nando.


Sedangkan di kediaman Angkasa , Devon juga merasa hal yang gelisah dan aneh .


"Huh kenapa hari ini aku sangat gelisah , apa yang akan terjadi semoga saja bukan hal yang aneh aneh "


kata Devon mondar mandir .


Alfa yang melihat suami nya mondar mandir di ruang tamu akhir nya menghampiri suaminya dan bertanya.


"Yah , kenapa kok mondar mandir seperti itu apa ada yang terjadi "


tanya Alfa .


"Gak papa bun cuman perasaan ayah sangat gelisah "


kata Devon .


"Tenang yah , pasti itu hanya perasaan ayah saja "


kata Alfa .


Selang beberapa jam Zafier sampai dengan adik nya .


"Ayo masuk , ayah dan bunda pasti sudah menunggu "


kata Zafier .


Dan Alexia hanya mengangguk , Devon dan Alfa yang melihat wajah Zafier berbeda seperti senang akhir nya bertanya .


"Fier ada apa dengan mu kenapa wajah mu sangat berseri "


kata Alfa .


"Bun , harus nya kita bersyukur karna putra kita kembali seperti dulu "


kata Devon .


Zafier senyum melihat keluarga nya tersenyum .


"Zafier hanya ingin bilang bahwa kita kedatangan tamu spesial "


kata Zafier .

__ADS_1


Belum sempat bertanya Alfa dan Devon di kejutkan oleh seorang wanita yang datang bersama Zafier .


"Apa kalian tidak merindukan ku "


kata wanita itu .


"Akexiaaaa, anak bundaaaa "


kata Alfa langsung memeluk erat Xia .


"Bunda sangat merindukan Xia "


kata Alfa .


"Xia juga rindu bunda"


kata Xia .


Devon langsung ikut memeluk anak nya yang baru datang setelah istri nya .


"Bagaimana nak , apa kau di sana baik baik saja "


kata Devon .


"Seperti yang ayah lihat aku baik baik saja dan aku akan berada di sini selama masa liburan ku belum berakhir boleh kan "


kata Xia .


"Tentu saja boleh ini kan juga rumah mu "


kata Alfa .


mereka duduk di ruang tamu dan sambil bercerita , di tengah perbincangan nya Xia merasa ada yang kurang dari anggota keluarga nya .


"Bun , kok Xia merasa ada yang kurang dari keluarga kita "


"Ouh kamu benar sayang , Razkar sudah pindah rumah bersama istri nya dan Vegas masih tidur di kamar karna semalaman dia begadang dengan komputer nya , entah sampai kapan dia akan berubah "


kata Alfa sambil geleng geleng kepala .


"Apaaa... Kak Vegas masih tidur , mau jadi apa dia jika masih tidur tunggulah aku kakak akan ku ganggu mimpi indah mu itu "


kata Xia langsung pergi dari ruang tamu menuju ke kamar Vegas .yang berada di Lantai atas .


Devon hanya geleng geleng melihat putri nya yang masih belum berubah .


"Dia masih sama tidak pernah berubah dari dulu "


kata Devon .


"Ayah benar Xia masih menjadi anak yang sama saat kita menemukan nya beberapa tahun silam "


kata Alfa .


Alfa langsung melihat Zafier yang senyum namun tanpa suara .


"Fier , akhir nya bunda bisa melihat senyuman mu nak setelah sekian lama "


kata Alfa .


"Zafier juga tidak tau bun , Zafier merasa hari ini akan ada hal yang akan terjadi tapi entah itu apa "


kata Zafier .


"Ternyata kamu juga merasakan nya nak , Ayah juga merasa aneh sekarang "

__ADS_1


kata Devon .


"Memang apa yang akan terjadi seakan suami ku merasa sangat gelisah "


batin Alfa .


****


Jika di keluarga Angkasa sekarang tengah gelisah maka di kediaman Galaxy semua pelayan dan juga amor yang berada di rumah merasakan hawa yang amat berbeda dari pagi hari.


"Bik ira , kenapa hari ini berbeda ya "


kata Amor .


"Benar Nyonya , saya juga merasa seperti itu "


kata Bik Ira .


Waktu berlalu dan 4 Mobil hitam datang memasuki halaman kediaman Galaxy.


Amor merasa gugup dan takut saat 4 mobil berhenti di depan rumah nya .


"Apa ini , mengapa aku sangat takut "


batin Amor .


Sedangkan di dalam mobil seorang pria yang sudah paru baya duduk dan alam keluar dari mobil .


"Tunggulah di sini sampai suruhan ku datang "


kata pria tua .


Dan hanya mendapati panggilan .


"Ayo kita turun "


kata nya .


Dan seorang pria paruh baya turun menggunakan tongkat di ikuti dua pria di belakang .


Saat menginjakkan kaki nya di teras rumah angin bertiup kencang seperti datang nya bencana , tapi ini bukan bencana melainkan sesuatu yang spesial .


Amor yang di dalam ketakutan dan terkejut saat melihat siapa yang datang .


Para pelayan juga langsung menunduk hormat dan menyambut nya .


"SELAMAT DATANG TUAN BESAR "


kata para pelayan kompak .


Amor hampir seeangan jantung , sedangkan pria paruh baya tersebut hanya mengangguk saat para pelayan memberi nya hormat .


"Ternyata menantuku masih sama , takut saat melihat ku "


batin pria paruh baya .


Amor sudah mengeluarkan keringat yang cukup banyak dan badan nya mulai bergetar .


"A-a-aa-ayah M-m-me-mertua "


kata Amor lirih dengan keringat mengalir gugup serta takut .


bersambung ....


Jangan lupa like Komen dan Vote juga ya ...

__ADS_1


Dukungan kalian semangat Author .


papay .,,....


__ADS_2