
Siang hari sangat terik dan membuat semua orang betah di dalam rumah , tapi tidak dengan Zordan Galaxy yang sibuk di kantor nya namun fikiran nya kemana mana .
Nando asisten Zordan datang dan aneh melihat presdir nya yang melamun .
"Permisi Tuan , apakah tuan baik baik saja "
tanya Nando .
"Hemm , entah Nan aku saya sekarang sangat merasa gelisah dan saya tidak tau apa penyebab nya "
kata Zordan .
"Mungkin Tuan terlalu lelah karna akhir akhir ini saya lihat tuan sangat sibuk tuan "
kata Nando .
"Mungkin kau benar , semoga saja semua baik baik saja "
kata Zordan dan mulai melanjutkan memeriksa berkas berkas yang ada di atas meja .
"Semoga Tuan selalu bahagia dan saya juga merasa aneh hari entah apa yang akan datang "
batin Nando.
Sedangkan di kediaman Angkasa , Devon juga merasa hal yang gelisah dan aneh .
"Huh kenapa hari ini aku sangat gelisah , apa yang akan terjadi semoga saja bukan hal yang aneh aneh "
kata Devon mondar mandir .
Alfa yang melihat suami nya mondar mandir di ruang tamu akhir nya menghampiri suaminya dan bertanya.
"Yah , kenapa kok mondar mandir seperti itu apa ada yang terjadi "
tanya Alfa .
"Gak papa bun cuman perasaan ayah sangat gelisah "
kata Devon .
"Tenang yah , pasti itu hanya perasaan ayah saja "
kata Alfa .
Selang beberapa jam Zafier sampai dengan adik nya .
"Ayo masuk , ayah dan bunda pasti sudah menunggu "
kata Zafier .
Dan Alexia hanya mengangguk , Devon dan Alfa yang melihat wajah Zafier berbeda seperti senang akhir nya bertanya .
"Fier ada apa dengan mu kenapa wajah mu sangat berseri "
kata Alfa .
"Bun , harus nya kita bersyukur karna putra kita kembali seperti dulu "
kata Devon .
Zafier senyum melihat keluarga nya tersenyum .
"Zafier hanya ingin bilang bahwa kita kedatangan tamu spesial "
kata Zafier .
__ADS_1
Belum sempat bertanya Alfa dan Devon di kejutkan oleh seorang wanita yang datang bersama Zafier .
"Apa kalian tidak merindukan ku "
kata wanita itu .
"Akexiaaaa, anak bundaaaa "
kata Alfa langsung memeluk erat Xia .
"Bunda sangat merindukan Xia "
kata Alfa .
"Xia juga rindu bunda"
kata Xia .
Devon langsung ikut memeluk anak nya yang baru datang setelah istri nya .
"Bagaimana nak , apa kau di sana baik baik saja "
kata Devon .
"Seperti yang ayah lihat aku baik baik saja dan aku akan berada di sini selama masa liburan ku belum berakhir boleh kan "
kata Xia .
"Tentu saja boleh ini kan juga rumah mu "
kata Alfa .
mereka duduk di ruang tamu dan sambil bercerita , di tengah perbincangan nya Xia merasa ada yang kurang dari anggota keluarga nya .
"Bun , kok Xia merasa ada yang kurang dari keluarga kita "
"Ouh kamu benar sayang , Razkar sudah pindah rumah bersama istri nya dan Vegas masih tidur di kamar karna semalaman dia begadang dengan komputer nya , entah sampai kapan dia akan berubah "
kata Alfa sambil geleng geleng kepala .
"Apaaa... Kak Vegas masih tidur , mau jadi apa dia jika masih tidur tunggulah aku kakak akan ku ganggu mimpi indah mu itu "
kata Xia langsung pergi dari ruang tamu menuju ke kamar Vegas .yang berada di Lantai atas .
Devon hanya geleng geleng melihat putri nya yang masih belum berubah .
"Dia masih sama tidak pernah berubah dari dulu "
kata Devon .
"Ayah benar Xia masih menjadi anak yang sama saat kita menemukan nya beberapa tahun silam "
kata Alfa .
Alfa langsung melihat Zafier yang senyum namun tanpa suara .
"Fier , akhir nya bunda bisa melihat senyuman mu nak setelah sekian lama "
kata Alfa .
"Zafier juga tidak tau bun , Zafier merasa hari ini akan ada hal yang akan terjadi tapi entah itu apa "
kata Zafier .
"Ternyata kamu juga merasakan nya nak , Ayah juga merasa aneh sekarang "
__ADS_1
kata Devon .
"Memang apa yang akan terjadi seakan suami ku merasa sangat gelisah "
batin Alfa .
****
Jika di keluarga Angkasa sekarang tengah gelisah maka di kediaman Galaxy semua pelayan dan juga amor yang berada di rumah merasakan hawa yang amat berbeda dari pagi hari.
"Bik ira , kenapa hari ini berbeda ya "
kata Amor .
"Benar Nyonya , saya juga merasa seperti itu "
kata Bik Ira .
Waktu berlalu dan 4 Mobil hitam datang memasuki halaman kediaman Galaxy.
Amor merasa gugup dan takut saat 4 mobil berhenti di depan rumah nya .
"Apa ini , mengapa aku sangat takut "
batin Amor .
Sedangkan di dalam mobil seorang pria yang sudah paru baya duduk dan alam keluar dari mobil .
"Tunggulah di sini sampai suruhan ku datang "
kata pria tua .
Dan hanya mendapati panggilan .
"Ayo kita turun "
kata nya .
Dan seorang pria paruh baya turun menggunakan tongkat di ikuti dua pria di belakang .
Saat menginjakkan kaki nya di teras rumah angin bertiup kencang seperti datang nya bencana , tapi ini bukan bencana melainkan sesuatu yang spesial .
Amor yang di dalam ketakutan dan terkejut saat melihat siapa yang datang .
Para pelayan juga langsung menunduk hormat dan menyambut nya .
"SELAMAT DATANG TUAN BESAR "
kata para pelayan kompak .
Amor hampir seeangan jantung , sedangkan pria paruh baya tersebut hanya mengangguk saat para pelayan memberi nya hormat .
"Ternyata menantuku masih sama , takut saat melihat ku "
batin pria paruh baya .
Amor sudah mengeluarkan keringat yang cukup banyak dan badan nya mulai bergetar .
"A-a-aa-ayah M-m-me-mertua "
kata Amor lirih dengan keringat mengalir gugup serta takut .
bersambung ....
Jangan lupa like Komen dan Vote juga ya ...
__ADS_1
Dukungan kalian semangat Author .
papay .,,....