
Sangat menyakitkan bukan jika melihat orang yang sangat kita cintai terluka dan itu yang di rasakan oleh seorang Zafier Angkasa yang dingin dan dulu nya sangat anti pada wanita.
Namun saat mengenal Zora wanita yang cantik dan memiliki sifat sedikit jahil dan rendah hati, membuat hati yang lama beku menjadi cair .
Zafier sangat mencintai Zora,dia bahkan rela melakukan apapun untuk wanita yang telah menjadi istri nya dan sebentar lagi akan menjadi ibu.
Namun apa daya kejadian yang tak terduga terjadi pada istri nya karna urusan dunia bawah yang membuat nya harus merahasiakan nya dari istri nya.
Akibat dari keputusan nya istri nya harus di rawat di rumah sakit dan keadaan calon bayi nya stres.
Zafier sangat marah dan aura membunuh telah menyelimuti diri nya bahkan orang tua dan saudara nya tidak bisa menghentikan nya.
Dan di sinilah mereka berada di dalam gedungyang luas gelap dan hanya di ada cahaya rembulan yang membuat gedung tua yang luas itu cukup terang.
Zafier dan seluruh anggota Mafia nya sekarang telah berada di tempat yang akan menjadi tempat pertempuran diri nya dan musuh nya.
Sedangkan kelompok musuh juga sudah berada di di gedung tua itu dan saling berhadapan dengan jarak yang cukup jauh.
Pria yang berada di paling depan tersenyum sinis melihat musuh nya sekarang berada di depan nya.
"Kau telah melewati batasan mu dan itu tidak bisa di maafkan "
kata Vegas dingin menatap musuh dengan dingin dan penuh amarah.
"Benarkah itu sungguh aku sangat bahagia karena bisa mendapatkan dua mangsa sekaligus "
kata pria itu dan memberikan seringai kejam nya.
Vegas sudah muak dan ingin memberi bogeman mentah untuk musuh di depan nya karna sudah membuat kakak ipar kesayangan nya terbaring lemah di rumah sakit.
Namun saat Vegas ingin melangkah, langkah nya terhenti karna Zafier menggenggam tangan Vegas agar tidak bertindak secara gegabah.
"Jangan bertindak gegabah yang nanti nya kita akan hancur "
kata Zafier dingin.
Pria itu menyungingkan senyuman nya dan duduk di kursi yang berada di gedung tua itu.
"ZAFIER GALAXY LORD THE DRAGON NIGHT, Heh gelar itu kurasa tidak cocok untuk mu benar bukan "
kata pria itu menatap Zafier dengan seringai nya.
Zafier hanya acuh dan sangat dingin membuat semua orang di sekitar nya bergidik ngeri dengan aura pemimpin nya.
"Sial, aura siapa ini membuat ku sedikit ngeri "
batin pria itu namun bersikap seolah tidak merasakan apa apa.
"Duuuuh, kok gue ngeri ya dengan aura pemimpin mafia Dragon Night ini "
batin Aldrik dan berusaha tenang.
"Fier aura ello bikin gue rasanya mati seketika rasa nya "
Batin Vegas dan juga ikut berusaha tenang.
Zafier melangkah maju selangkah dan duduk di kursi yang telah musuh siapkan untuk berbincang sebelum berperang.
"Aku tidak akan menjadi King Mafia jika tidak tau seluk beluk musuh ku benar bukan REYMON SANJAYA "
kata Zafier menarik sedikit sudut nya dan menampilkan seringai mengerikan nya.
Vegas dan Aldrik sangat terkejut mendengar nama yang di sebutkan oleh Zafier.
"Reymon Sanjaya yang artinya dia adalah ..."
kata Aldrik terpotong .
"Saudara Amara"
kata Vegas lirih.
Ya musuh yang sekarang berhadapan dengan seorang King Mafia adalah Reymon Sanjaya kakak dari Amara Sanjaya .
' apaaa.... dia tau dari mana identitas ku '
batin Rey terkejut mendengar kennyataan bahwa lawan nya tau identitas nya.
Zafier tersenyum sinis dan menyilangkan kaki nya dan memainkan pistol andalan nya yang ada di tangan nya.
"Terkejut hemm, itu masih belum seberapa seperti apa yang telah kau lakukan pada istri ku "
__ADS_1
kata Zafier dingin dan menatap tajam Rey.
"Apa maksud mu"
kata Rey terpotong saat melihat wanita yang di bawa oleh anak buah Zafier.
Rey, Vegas dan juga Aldrik terkejut melihat wanita yang di bawa oleh anak buah Zafier.
"Ara.."
kata Vegas lirih dan terkejut.
"Amara... "
kata Aldrik dan menatap Vegas yang juga ikut terkejut.
"Amara..... "
kata Rey terkejut melihat adik nya di ikat dab juga terdapat luka di sudut bibir nya.
"APA YANG KAU LAKUKAN PADA ADIK KU "
teriak Rey pada Zafier.
Zafier hanya tersenyum sinis dan acuh pada teriakan Rey.
"Fier, apa yang terjadi pada Amara bukankah dia... "
kata Vegas terpotong.
"Ini adalah urusan ku kau tak perlu ikut campur "
kata Zafier dingin.
Amara menatap Vegas dengan sendu dan tidak menatap kakak nya sama sekali.
Zafier menyuruh seseorang untuk menjemput Amara dan membawa nya ke gedung tua , namun Amara sedikit berontak membuat anak buah Zafier menampar Amara dan bibir nya mengeluarkan darah.
Vegas pikiran nya sudah kacau meski diri nya membenci Amara namun hati nya juga tidak rela wanita yang di cintai nya terluka.
"Mengapa kalian melakukan kekerasan pada Amara "
kata Vegas mengepalkan tangan nya.
Suara pria membuat nya terkejut karna apa yang dia dengar sangat lah mustahil namun Vegas tidak bisa melawan.
"Aku yang menyuruh mereka untuk bertindak kasar jika wanita ini memberontak "
kata Zafier dingin masih menggenggam pistol nya dengan tangan nya .
"Fier kenapa kau jadi seperti ini "
kata Vegas.
"Luka yang dia rasakan tidak ada apa apa nya jika dibandingkan dengan luka yang istri ku rasakan "
kata Zafier menatap tajam Vegas.
Zafier berdiri dan berjongkok di depan Amara dan menaruh ujung pistol nya di dagu Amara dan agar wanita yang menunduk itu menatap diri nya.
Amara mengangkat wajah nya dan menatap Zafier dengan wajah yang sangat takut sampai air mata nya mengalir.
"Tolong.. hiks hiks lepaskan aku "
kata Amara lirih.
"Heh, melepaskan mu mustahil karna Zafier yang dulu telah berubah menjadi Zafier yang baru "
kata Zafier dengan seringai nya dan berdiri kembali ke arah di mana awal dia berdiri.
Reymon meminta Zafier untuk melepaskan nya namun itu hanyalah mustahil karna Zafier yang sekarang tidak akan punya hati nurani.
"Lepaskan adik ku maka perang ini akan berakhir "
kata Rey dan mengarahkan pistol nya pada Zafier.
"perang tidak akan berakhir dengan semudah itu"
kata nya dengan penuh tekanan.
Zafier melirik Vegas yang tengah bingung dengan apa yang akan dia lakukan selanjut nya.
__ADS_1
"Gas aku memberimu dua pilihan, kau hanya harus memilih saja"
"Pergi lah bersama kekasih mu dan hidup lah bahagia atau ikutlah bersama ku dan buang segala perasaan mu Amara"
kata Zafier dingin.
Vegas menatap Zafier dan pikiran nya sudah sangat kacau dengan pilihan yang saudara nya berikan.
Amara terkejut dan langsung berdiri namun tangan nya masih di ikat dan di pegang oleh dua anak buah Zafier.
"Tidak aku mohon jangan seperti ini, Gas tolong jangan tinggalkan aku ku mohon hiks hiks. Aku sangat mencintai mu"
kata Ara dengan air mata yang telah mengalir.
"Fier, aku minta maaf jika semua ini karna ku tapi ku mohon jangan membuat pilihan seperti ini pada Vegas hiks hiks "
kata Ara.
Zafier hanya menatap Ara sekilas dan kembali menatap Vegas.
"Hanya itu pilihan mu, jawablah "
kata Zafier.
Vegas menunduk dan mengepalkan tangan nya dan membuang nafas nya dengan kasar.
Setelah itu Vegas menatap saudara nya dan menjawab dengan penuh keyakinan.
"Heh, dunia ini sungguh kejam bukan tapi tidak bagiku. jangan sebut aku dengan nama Vegas Marvin jika aku terbuai akan kata kata wanita "
kata Vegas tersenyum mengerikan.
"Apa maksud mu Gas "
tanya Amara.
"Kau tanya maksud ku bukan, baiklah aku akan menjawab nya aku Vegas Marvin tidak pernah percaya cinta dan aku adalah playboy internasional "
kata Vegas dingin.
"Jadi aku memilih ikut bersama saudara ku membalas penderitaan kakak ipar kesayangan ku dan melupakan perasaan yang menurut hanya lah mainan saja yang jika sudah bosan maka akan ku buang "
kata nya tersenyum sinis dan berdiri di samping Zafier dengan senjata yang sudah berada di tangan nya.
Amara yang mendengar nya langsung jatuh terduduk dengan apa yanh dikatakan Vegas pria yang sangat di cintai nya.
"Hiks hiks hiks, jadi kau mempermainkan perasaan ku selama ini Gas Heh aku sungguh bodoh percaya akan kata kata manis mu itu hiks hiks hiks, MENGAPA GAS, MENGAPA KAU MELAKUKAN INI PADAKU HIKS HIKS, KAU SUNGGUH PRIA B******K YANG PERNAH KUTEMUI "
teriak Amara mengeluarkan segala rasa sakit hati yang telah dia rasakan sekarang ini.
Vegas hanya menatap dingin Amara , Vegas menghampiri Amara yang menangis dan berjongkok agar tinggi mereka sama untuk bisa berbicara.
"Kenapa menangis hemm bukankah sudah kukatakan sebelum nya ' jika Zora kenapa-napa karna permintaan mu ini maka aku akan sangat membenci mu AMARA SANJAYA ' sekarang kau ingat hemm "
kata Vegas dan menatap Amara dingin.
Amara hanya bisa menangis dan menyesal karna permintaan nya sekarang orang yang sangat diri nya cintai membenci nya dan pergi dari nya.
Vegas berdiri dan kembali ke sisi Zafier dan menatap tajam musuh nya dengan tajam.
"Mari kita bermain "
kata Vegas dengan seringai yang penuh arti.
"Tentu, dan kali ini tak ada kata ampun bagi mu REYMON SANJAYA "
kata Zafier dengan senyum devil nya dan menarik pistol nya agar bisa berfungsi.
Aldrik yang mendengar nya hanya bisa meneguk ludah nya dengan kasar karna aura dua orang di depan nya sangatlah mengerikan.
' Oh tuhan semoga perang ini cepat berakhir jika tidak aku bisa mati konyol berdiri di sini karna aura mereka '
batin Aldrik.
bersambung........
mohon maaf para readers kecewa karna author usah jarang uap dikarenakan author sangat sibuk kerja dan mohon maaf jika author punya salah karna sebentar lagi lebaran 😭😭😭🙏🙏🙏
Author insya allah besok up lagi, tapi untuk novel yang satu nya belum dulu karna author belum mendapat ide.
terimakasih.
__ADS_1
papay............