
Di taman yang indah dengan nuansa yang sangat lembut , seorang pria tampan tengah duduk di kursi taman dengan bunga yang berwarna lembut dan saat melihat nya membuat hati tenang .
Zafier menatap foto zora yang di jadikan wallpaper ponsel nya , sekilas di ujung bibir tertarik membentuk sekilas senyuman yang sangat manis dan para wanita jika melihat nya akan meleleh .
"Kau tau , aku sudah menghancurkan orang yang telah membuat mu pergi dari ku . Tapi aku yakin kau tidak pergi selamanya tapi sementara dan entah sampai kapan kau akan kembali "
kata Zafier .
"Aku bingung sekarang akan mencari mu kemana meski sekian lama aku sudah menyuruh banyak anak buah ku untuk melacak mu tapi semua hasil nya nihil , entah siapa yang telah membawa mu . Baru kali ini aku gagal dalam mencari seseorang "
kata Zafier .
Zafier yang pusing memikirkan nya akhir nya memilih untuk pulang .
Sampai di rumah nya Zafier melihat bunda nya dan ayah nya serta saudara nya masih anteng berkumpul bersama .
Alfa yang melihat putra nya langsung menghampiri Zafier untuk menyuruh nya berkumpul bersama .
"Fier , ayo nak duduk dulu bersama keluarga mu "
kata Alfa.
"Iya nak , agar kau dapat rileks "
kata Devon .
"Ayo lah fier , sudah lama kita kumpul bareng "
kata Vegas .
Zafier yang mendengar permintaan dari setiap anggota keluarga nya akhir nya pun ikut kumpul meski dirinya badmood.
"Aaa bagus kita sudah kumpul karna aku ingin memberitahukan sesuatu pada kalian semua "
kata Vegas .
__ADS_1
"Apa yang ingin kau katakan gas"
kata Devon .
"Begini ayah , apa ayah dan kamu fier tidak merasa heran gitu kalau kematian zora seakan itu tidak nyata melainkan rekayasa yang sudah di atur oleh seseorang "
kata Vegas .
"Apa maksud mu "
kata Zafier dingin .
"Gini fier , beberapa hari lalu aku mendapatkan info dari anak buah ku yang menyelidiki tempat kejadian zora tiada dan mobil yang mengikuti zora ada 2 dan tiga dengan mobil zora . Tapi apakah kau tau di sisi lain yang tak jauh dari tempat kejadian ada bekas ban mobil yang berarti mobil nya hanya diam dan tak bergerak , namun bekas ban mobil tersebut seakan memutar dan pergi dari hutan .
Jadi aku bingung apa zora benar tiada atau dia masih hidup tapi dalam lindungan orang yang belum kita ketahui "
kata Vegas panjang lebar .
Semua orang terdiam nampak berfikir saat mendengar penjelasan Vegas barusan .
kata Zafier .
"Apa maksud mu fier "
tanya Devon .
"Entah lah aku merasa akan ada seseorang yang akan membuat dunia gempar akan kedatangan nya tapi aku juga tidak tau siapa dia , karna beberapa hari sebelum resepsi pernikahan kak Razkar. ada berita dari dunia bawah bahwa seseorang ketua Mafia yang sudah dia angkat menjadi ketua dari para mafia datang dan aku juga penasaran siapa dia . Dan kalian tau meski diri ku pemimpin mafia terbesar tapi aku tidak bisa melawan nya karna dia sudah menduduki Tetua mafia dan arti nya tidak ada yang bisa membantah ucapan nya jika tidak maka dia akan membubarkan kelompok mafia yang membantah nya "
kata Zafier panjang lebar namun bada nya masih dingin .
Devon mendengar nya terkejut sedangkan Vegas hanya santai karna dia juga tidak tau siapa tetua mafia .
"Gawat jika dia benar benar sudah di kota ini maka ini bencana bagi ku dan yang terpenting Zordan harus tau berita ini"
batin Devon .
__ADS_1
Devon langsung pergi meninggalkan istri dan anak anak nya di ruang tamu untuk memberitahu pada sahabat nya .
"Ayah mau kemana kok terburu buru sepeti itu "
kata Vegas .
"Apa ayah tau siapa tetua mafia "
batin Zafier .
"Suami tidak sopan pergi tidak pamit sama istri lihat saja kalau ayah kalian pulang akan bunda bejek bejek dia menjadi perkedel"
kata Alfa kesal .
****
Sedangkan di kediaman Galaxy Zordan sangat terkejut saat mendengar berita dari sahabat nya Devon .
"Apa kau yakin dengan apa yang kau katakan Von , jika benar maka aku harus bersiap untuk menerima hukuman dari nya karna telah gagal menjaga Harta Berharga nya"
kata Zordan Pasrah .
"Bukan hanya dirimu tapi aku juga , aku yakin dia akan menghukum ku karna aku telah membuat kesalahan . Tapi kapan dia akan tiba "
kata Devon .
"Aku juga tidak tau , tapi inti nya kita harus menguatkan batin untuk menerima apa yang akan di katakan dan akan di lakukan nya "
kata Zordan .
Kedua sahabat di ruang tamu , tengah mengalami dilema akan nasib yang akan mereka rasakan dan yang akan mereka terima .
bersambung .....
Jangan lupa like Komen dan vote ya , dukungan kalian adalah semangat author .
__ADS_1
papay ......