
Herman Ahmad wijaya, biasa di panggil Herman pengusaha yang terkenal di kota XXX. Memiliki perusaan di mana-mana.
Erni sila awinda biasa di panggil Erni, istri dari Herman. Mereka mempunyai tiga anak.
Anak pertama bernama, Herlino Herman wijaya, berparas tampan, memiliki gingsul kiri, bibir warna ping alami, tingginya sekitar 189cm, tapi sayang, orang nya dingin kecuali sama keluarganya dan sahabatnya. Penerus pertama keluarga wijaya. Dia sekarang ngebantu Papinya bekerja di Kantor. Dan masih singgel.
Anak ke dua bernama, Cerline Awinda Herman, berparas cantik, bersifat baik, penyayang, ramah. Masih kuliah, sambil kerja di butik milik maminya, and masih singgel juga, tingginya kira-kira 171cm.
Ininih anak yang paling songong di keluarga wijaya. Nama anak terakhir ,Eliciani Awinda Herman, berparascantik, memiliki pipi chuby, putih mulus, sexi, yah seperti kakak perempuan dan mamanya. Cuman sifatnya yang beda.
Songong, malas bangun pagi saat hari minggu, cuek, dingin, tapi baik kok orangnya, jago karate and taikondow. Elicia yah itulah nama panggilanyya tingginya 169cm. Dia punya 3 sahabat, sahabat mulai dari SMP sampai menduduki bangku SMA, mereka uda kayak sodara selalu ber-empat.
Pagi hari di kamar Elicia
Jam menunjjukkan 8:35 AM
Tok! Tok! Tok!
"Elicia banguuun, ini udah jam berapa kok kamu belum bangun juga shi sayang."
__ADS_1
Teriak seseorang di depan kamar Elicia.
"Kok ni anak belum bangun juga sih?! haiss! bikin darting ajah."lanjut seseorang tadi.
Krek...!
"Masyaallah ini anak jam segini masih juga molor kek kebbo, Elicia bangun ini udah pagi, orang rumah udah pada ngumpul di ruang makan, tinggal kamu doang yang belum," ucap Erni sambil memasuki kamar Anaknya, yah seseorang itu adalah mamanya Elicia.
"Masyaallah, mami uda teriak-teriak, malah dia makin nyenyak tidurnya.Hem-hem, woi anak kebo banguuuuun! udah pagi ini El," kata Erni sambil menekuk tangan di pinggangya.
"Eeeemmm..., apaan shi ma beris banget deh, Elicia kan lagi tidurr," kata Elicia sambil menutup kepalanya pakai bantal.
"Elicia!" teriak mamanya di telinga Elicia.
"Mama gimana sih Elicia kan nggak budek mah, kok mamah teriak-teriak di kuping Elicia shi?" lanjut Elisa kesal sambil memegang kupingnya, yang habis di teriaki maminya.
"Eh anak kebo, mami gini-gini karna mami sayang sama kamu pe'a"kata Erni sambil mendorong jidat anaknya pelan.
"Engak baik anak gadis bangunya kesiangan, kamu mau jodoh kamu aki-aki ha?"
__ADS_1
sambung Erni.
"E-e-enggak lah mi," sahut Elicia gugup.
"Yaudah cepat pergi mandi terus beresin kamar kamu, Paham!" jawab maminya.
"5 menit lagi kamu harus udah ada di meja makan," sambung Erni lalu keluar kamar anaknya.
"Is sih ma___," dumelan Elicia terputus karna ada seseorang yang neriakin namanya.
"Elicia!" kata seseorang itu dengan nada menekan nama Elicia.
#Next_nggak_nhiπ
Hayo siapa nhi yang penasaran siapa yang manggil nama Elicia?π π π
Kalo kalian suka kita next tapi kalo enggak yaah sebaliknyaππ
#Maaf_kalo_gaje
__ADS_1
jangan lupa like, comen dan share.
jangan lupa kasi Vote nya juga yah beby" kuππ