
Elicia hanya pasrah mengangguk dan memaksakan tersenyum.
***
Setelah beberapa jam Erni mengintrogasi Dirga, Erni pun meningalkan Dirga dan Elicia berduaan di ruang tamu, dan Erni pun berlalu menuju dapur.
Suasana hening tercipta di ruangan tamu itu, tidak ada satu kata pun terucap di bibir mereka berdua, mereka berdua hanya bergantian melirik, sesekali penglihatan mereka bertemu, Elicia pun geram melihat Dirga karena langsung teringat kejadian di parkiran tadi, seketika amarah Elicia memuncak lagi.
"Apa lo lirik-lirik gue, naksir lo ha?" Tanya Elicia sinis dan menatap Dirga tajam.
"Ck! Gue ngelirik lo karena lu duluan yang ngelirik gue," jawab Dirga dingin tanpa menoleh ke arah Elicia.
"Cih, narsis bener lu jadi cowok, muka kayak gitu aja bangga," ledek Elicia memutar bola matanya malas.
"Naksir mampus lu," sindir Dirga sinis.
"Idih amit-amit cabang bayi, mungkin aja lu yang naksir sama gue, sory-sory yeh gue enggak butuh cinta sama cowok dingin, narsis, mesum kayak elo, paham kan," celetuk Elicia.
"Apa lo bilang gue mesum? Sejak kapan gue mesumin lo? ELICIA BUNTAL!" tanya Dirga menkan kata-kata terakhir nya.
"Buset! Ganteng-ganteng ternyata udah pikun," sindir Elicia melipat tangan nya di dadanya.
"PIKUN!" Geram Dirga.
"Iyah pikun ples tuli, hahahak" ledek Elicia sambil terbahak-bahak melihat muka Dirga yang sudah memerah karena menahan amarahnya.
"Haduh perut gue sakit, udah-udah haduh hahahak," ucap Elicia sambil menghapur air matanya di ujung matanya yang keluar karena tertawa.
Cup
Tiba-tiba Dirga menc*um bibir Elicia karena Elicia tak henti-hentinya menertawai nya, sedangkan Elicia hanya tertegung, kaget melihat tingka Dirga. Dirga pun mengigit gemes bibir Elicia, sedangkan Elicia hanya diam dan kaget, karena jantungnya berdetak kencang ketika Dirga menciumnya.
"Ha ha ha! Ayo ketawa lagi, makan tuh makanya jangan macam-macam sama gue!" ledek Dirga memundurkan badanya dan berpindah ke sofa sebelah menjauh dari Elicia.
"Lo ben---" belum sempat Elicia melanjutkan perkataan nya Erni sudah datang dari dapur dan duduk di sebelah Elicia.
"Mau ngomong apa tadi El? Kok enggak di lanjutin? Malu yah karena ada Mami? Jadi enggak mau ngomong romantis-romatisan sama calon mantu Mami," cerocos Erni sambil melihat Elicia dan Dirga secara bergantian.
"Enggak jadi Mi, Elicia ke kamar dulu Mi, AC di sini mungkin mati serasa ada di neraka," celetuk Elicia menatap tajam Dirga sambil menghentak-hentakkan kakinya menuju kamarnya di lantai atas.
"Elicia, kok gitu jalannya nanti lantainya retak gi mana?!" Teriak Erni geram melihat tingkah putri nya.
"Retak retak dah, bodo amat," gumam Elicia terus berjalan menaiki tangga ke kamarnya.
"Tu anak kenapa? Enggak ada angin engak ada geledek kok tingkahnya gitu?" Gumam Erni mengelengkan kepalanya.
"Eh ampe lupa ama calon mantu, enggak usah di ladenin kalo Elicia kayak gitu, mungkin lagi kedatangan tamu dia, makanya suka gitu, maklum ngikut sifat mami nya hehehe," ucap Erni.
"Iyha tan, Dirga paham kok," jawab Dirga di iringi senyum bahagia.
__ADS_1
"Oiya Tan, Dirga sekalian mau pamit, takut Momy hawatir nyariin Dirga," ucap Dirga.
"Oh iyha, tadi tante juga bikinin kue sama masakan ala Mami Erni, untuk calon besan nanti kasi Mama sma papa kamu yah," ucap Erni.
"Oiya jangan panggil tante dong sayang, panggil aja MA-MI biar enak gitu," sambung Erni tersenyum.
"Iyha tan.. eh maksud aku Mami, thangks banget Mami tapi engak usah repot-repot, jadi enggak enak jadinya," jawab Dirga masih di iringi senyuman manisnya.
"Udah engak apa-apa itu juga cara Mami pendekatan sama calon besan hihi" ucap Erni.
"Bi Surti... yuhu kemon Bi, calon Elicia udah mau pulang nhi," teriak Erni.
"Sedang dalam perjalanan Nya," jawab Bi Surti keluar dari arah dapur sambil membawa Rantang bermerek yang sudah di isi dengan kue dan masakan Erni, ke arah Erni dan Dirga. Erni pun mengambil rantang yang di bawa Bi Surti dan memberikanya ke Dirga.
"Aduh makasi banyak yah Tan.. eh Mami, jadi ngerepotin nhi," ucap Dirga.
"Udah engak papah," ucap Erni sambil mngelus pipi Dirga lembut.
"Yaudah Mami Dirga pamit pulang yah, Assalamualaikum," ucap Dirga mencium punggung tangan Erni dan Bi Surti.
"Waalaikum salam, eh, emangnya mau naik apa nak?" tanya Erni.
"Pesen taksi online aja Mi, motor Dirga juga masi ada di tempat tadi pinsang," jawab Dirga.
"Kenapa engak di anterin aja sama Mamang, kan biar cepet enggak nunnggu lagi?" Tanya Erni lagi.
Baru Dirga ingin menjawab pertanyaan Erni, Pak Mamang dengan tergopoh-gopoh berlari menuju tempat mereka.
"Online Mang, bokan oleng," jawab Erni dan Surti.
"Hehe itu maksudnya nyah," ucap Mamang membetulakan perkataan mereka ber dua.
"Yaudah Mi, Dirga pamit yah, ini juga udah mau jam empat," ucap Dirga berpamitan lagi ke Erni.
"Yaudah hati-hati yah, jangan lupa itu rantang di kasih sama calon besan Mami yah," ucap Erni.
"Iyah Mi sekali lagi makasih yah, Assalamu alikum," ucap Dirga dan mencium punggung tangan Erni lagi dan dua orang yang ada di situ.
Dirga pun berjalan keluar gerbang di ikuti dengan pak Mamang yang mengantar Dirga. Sedangkan Erni dan bi Surti hanya memandangi punggung Dirga yang mulai menghilang dari balik gerbang.
"Engak salah kan Bi saya milihin calon Elicia?" Tanya Erni ke Bi Surti.
"Iyah Nyah, pilihan nyonyah memang yang paling top dah, udah ganteng, baik, sopan lagi, pasti si non Elicia seneng banget deh," jawab Bi Surti.
"Yaudah Bi kita lanjut bergulat sama peralatan dapur yuk Bi, Lino, Cerline, sama Mas Herman bentar lagi dateng," ucap Erni sambil mengandeng lengan surti je dapur, yah karena memang Surti sudah cukup lama bekerja sama Erni makanya akrap banget begitupun anak-anak dan suami nya mereka sudah menganggap Bi Surti sebagai bagian keluarga dari mereka.
***
Setelah seusai mengambil motor di Mini mar Dirga pun langsung mentancap gass menuju ke rumahnya tidak lupa dengan rantang yang ia bawa. Setelah sampai ia pun memasukkan motornya ke garasi dan berjalan menuju pintu depan rumahnya.
__ADS_1
"Assalamu alaikum Dirga pulang Mom!" Teriak Dirga memenuhi ruangan tamu.
"Waalaikum salam anak Momy yang ganteng, dari mana aja si? Lama banget," tanya Rahma sambil mencium pipi putranya.
"Dari rumah temen Mom sebentar, nih juga katanya buat Momy," Dirga pun menyodorkan rantang pemberian Erni ke Rahma.
"Wah kayaknya eanak nhi hemm," Rahma pun mengambilnya sambil tersenyum bahagia dan berlari kecil ke arah dapur
"Abang..! Risma kangen...!" Teriak anak kecil yang umurnya masih lima tahun berlari ke Dirga dan memeluk paha Dirga erat.
"Astaga, kapan nhi tuyul ada di sini?" tanya Dirga.
"Ih ii abang kebiasaan deh, masa Risma se imut ini di bilang tuyul, aku aduin ke Om Syam nih," ancam Risma.
Yah Risma Adion Sahena penerus satu-satunya perusahaan Sahena grup, ia adalah anak dari saudara Papa nya Dirga, bernama Mahendrasudin adion Saheana sering di panggil Hendar ia adalah pembisnis sukses hampir sebanding dengan Syam, istrinya bernama Risa Adion Sahena. Risma anak yang cuek, dingin, pendiam, jahil kecuali dengan Dirga, ia cuman suka menjahili Dirga, tapi dia sangat amat menyayangi Dirga, sering kali ia di bentak oleh Dirga tapi ia tidak pernah memasukkanya dalam hati karena Dirga bagaikan abang yang terbaik untuk Risma.
"Yaelah gitu aja ngambek, mau di gendong engak nhi? Sama abang yang Tampangnya kelawatan," bujuk Dirga.
"Mau-mau," jawab Risma semangat.
***
Setelah Elicia sholat Magrib dan makan malam dengan keluarga bobroknya, ia pun bergegas naik ke kamarnya menonton Filem kartun kesukaanya, yaitu Doraemon. Berbeda dengan Dirga sesudah sholat dan makan malam ia pun naik ke kasur empuknya dan merebahkan badanya, seketika ia terbayang-bayang wajah Elicia.
"Ah kenapa nhi gue? Napa gue ngebayangin tu buntal? Ih, tapi bibirnya lembut juga," ucap Dirga tak menyadari bibirnya menyungingkan senyuman.
"Achi hacchi... , siapa nhi yang ngomonin gue di belakang, ah ganggu gue nonton ajah," dumel Elcia bersin-bersin sambil mengelus-elus idungnya.
BERSAMBUNG
#Next_jangan¿
#gaje_yah😌
SAMPE SINI DULU YAH BEBY-BEBY KU SAMPAI JUMPA DI PART BERIKUTNUA❤😚
JANGAN LUPA TERUS DUKUNG AUTHOR BIAR SEMANGAT NGETIKNYA😁, KOMEN KALIAN SEMANGAT KU✔.
KOMEN YANG BAWEL-BAWEL JANGAN LUPA HEHEHE😊❤😚
JANGAN LUPA LIKE, COMEN, AND SHARE😊😚
Vote jangan Lupa😅
AUTHOR TIDAK PERNAH MEMAKSAKAN KEHENDAK ORANG LAIN asek😁😆
INGAT YAH AUTHOR SAYANG SAMA KALIAN BEBY-BEBY KU❤💃💟 AWOK-AWOK
MOHON BANTUANYA KAKAK MODERATOR/ADMIN😚😚
__ADS_1
Miss🥰you🥰my🥰Beby🥰my🥰Swity🥰Pay🥰Ku🥰💝😊