
Yups, Lino, sedang tidur nyenyak di kamarnya tetapi tiba-tiba Lino, mendengar suara teriakan, secara spontan dia melompat dari tempat tidurnya dan berlari membawa selimut dan memakai sebelah sandal yang seharusnya di kiri tetapi berada di kanan.
"Dasar duo bucin lucnut! Hampir jantung gue copot gara-gara lo bertiga!" Celetuk Lino sambil menyelempang selimutnya.
"Ya maap, soalnya tadi ada racun yang tiba-tiba mau cuaper ama puacarnya gue bang, jadi yaudah gue halangin dong," sinddir Elicia sambil melipat kedua tangannya di dada.
Raina langsung mengeram kesal dan berlalu meninggalkan mereka menuju dapur.
"Ini kenapa sih?" Tanya Lino bingung.
"Noh, si Dede jatuhin dirinya dari tangga untung ada Dirga yang nangkep," jelas Cerline.
"Sumpah lu Tot bahayain nyawa sendiri biar bucinan lo kagak berpaling," ucap Lino menggelengkan kepalanya.
Elicia hanya memutar bola matanya malas dan mendengus kesal.
"Yaudah bang Lino kak Cerline gue pamit bawa Elicia bentar," pamit Dirga sambil menyalimi ke dua kakak Elicia.
Setelah mereka berdua berpamitan dengan keluarga Elicia. Dirga langsung membawa Elicia ke suatu tempat.
****
Di waktu bersamaan, ada dua sejoli yang sedang berada di dalam mobil, siapa lagi kalo bukan Rhyrhy dan Randha.
"Sorry yah Bubu, Mama tiba-tiba ngilang tadi jadi kamu enggak ketemu," ucap Rhyrhy sambil menatap Randha.
"iya enggak papah kok, kan bisa lain kali kita atur, sekarang kita seneng-seneng aja dulu," ucap Randha sambil menggenggam tangan sang pujaan hatinya.
"Emang kita mau ke mana sih Bubu?" tanya Rhyrhy sambil mengerutkan keningnya.
"Liat aja nanti," ucap Randha sambil tersenyum manis.
"Kamu hari ini cantik banget Bubu, lebih cantik dari kemarin-kemarin," ucap Randja tulus dan sesekali memandang Rhyrhy.
"Ah? A-apaan sih? Gombal ih," ucap Rhyrhy yang sudah tersipu malu dengan hati yang sudah berdisko.
Yups, Rhyrhy kali ini memang terlihat anggun nan cantik, dengan mak-up tipis di lengkapi dengan gaun biru tua yang membalut tubuh moleknya, dengan rambut yang di biarkan tergerai namun sudah di hias dengan rapih, pelengkap ke manisan dan pesona seorang Rhyrhy.
"Jangan di liatin terus ih, malu aku Bubu,"cicit Rhyrhy dengan wajah yang sudah memerah bak kepiting rebus.
"Lah kenapa? Emang salah ngeliatin calon istri sendiri? Plus pacar," Tanya Randha dan mengecup lembut punggung tangan Rhyrhy yang sedang di genggamnya.
__ADS_1
"Randha ih, aku malu ...," ucap Rhyrhy sambil memalingkan wajahnya ke arah jendela. Entahlah wajahnya sekarang pasti sudaha memerah bak di goreng dengan minyak panas.
'Aaaaaa Elicia, Asma, Nita! Hati gue mau copot!' Teriak Rhyrhy di dalam hati menggebu-gebu.
"Rhy," panggil Randha sambil terfokus ke arah jalanan.
"Hem? iya?" tanya Rhyrhy yang langsung memandang wajah Randha dari samping, walaupun dari samping, pesona seorang Randha masih benar-benar terlihat.
" I really like you, don't ever think to leave me let alone leave me. Sebab baru pertama kali aku merasakan cinta nyata Rhy, i love you so much Rhyrhy," ucao Randha tulus sambil mengusap lembut surai panjang Rhyrhy.
"I love you too Randha, thank you for making me comfortable in such a short time, but so real," balas Rhyrhy sambil mengecup singkat pipi kanan Randha.
Randha tersenyum sangat lebar dan menarik tubuh ringkih Rhyrhy dan memeluknya sambil menyenderkan kepala Rhyrhy di bahunya.
****
Setengah jam telah berlalu, kini Randha dan Rhyrhy telah sampai di sebuah Vila yang cukup besar dan mewah, Rhyrhy turun lebih dulu sedangkan Randha memarkirkan mobilnya.
"Ini Vila siapa?" Tanya Rhyrhy ketika Randha sudah berdiri di dekatnya.
"Vila aku," ucap Randha sambil menarik Rhyrhy.
"Aku emggak bakalan apa-apain kamu kok Bubu, di dalam bukan cuman kita berdua kok, percayakan sama aku?" tanya Randha sambil tersenyum hangat.
Rhyrhy pun mengangguk dan melangkah kembali, tepat berada di depan pintu, Rhyrhy di kejutkan dengan kemunculan seorang wanita yang sangat cantik nan seksi seperti model profesional dan dia tersenyum manis ke arah Randha dan Rhyrhy, begitupun sebaliknya.
'Tetapi, tunggu-tunggu! Apa-apaan ini? Perempuan itu kenapa langsung bergelayut manjja di lengan kekar Randha?' Batin Rhyrhy dan perlahan-lahan melepaskan genggaman Randha.
Randha yang menyadari itu langsung merangkul pinggang Rhyrhy dengan gesitnya dan berkata.
"Don't get me wrong, she's my sister," jelas Randha sambil mencium kening Rhyrhy.
"Aaaa buaper....., Kak Rhyrhy cantik banget aslinya," puji Rondha Wiliana Wiliam ---- Adik kandung Randha Wiliam.
Dia adalah seorang model muda yang sudah sukses walau masih berumur tiga belas tahun, tinggi dan tubuh bak gitar spanyol membuat dia semakin ingin menjadi model dan cita-citanya itu tercapai di umurnya yang ke sebelas tahun sampai sekarang.
"Makasih," ucap Rhyrhy tersenyum manis.
"Aaaa comel banget suaranya, oh iya gue Rondha Wiliana Wiliam, adik kandung bang Randrand, panggil aja Wiliana Atau Ana, anak terakhir dan satu-satunya cucu perempuan di keluarga Wiliam, sekaligus calon adik ipar kak Rhyrhy yang nantinya akan i sayangi oleh kak Rhyrhy, karena Ana sudah lebih dulu sayang sama kak Rhyrhy, semoga Ana enggak di gosting hehehe," ucap Ana sambil mengulurkan tangannya dan tersenyum manis.
"Miharesirhya panggil aja Rhyrhy," ucap Rhyrhy dan membalas jabatan tangan Ana.
__ADS_1
"Yaudah yuk masuk, orang-orang di dalam udah pada nungguin," ucap Ana dan menarik lembut tangan Rhyrhy.
****
Rhyrhy di dudukkan di sebuah kursi yang sangat cantik dan ruangan itu telah di hias dengan pernak-pernik yang sangat mewah, selain itu hanya ada satu kursi dan meja berukuran sedang yang sudah penuh dengan barang-barang yang mewah dan branded.
"Cantik banget," kagum Rhyrhy sambil melihat di sekelilingnya.
"Loh? Kok ada nama gue sama Randha?' Batin Rhyrhy sambil mengerutkan keningnya.
"Rand____," belum sempat Rhyrhy melanjutkan ucapannya, Randha, langsung bertekuk lutut sebelah dan merogoh sesuatu di saku jaznya.
Sebuah kotak berukuran sedang berwarnah merah meroon itu sudah terbuka dan menampakkan isinya yang sangat begitu mahal dan hanya ada dua pasang di dunia ini yang berhasil di buat.
"Will you marry me?" Tanya Randha dengan senyum yang merekah sialnya itu terlihat sangatlah tampan dan memukau.
""Is this serious? Marriage is not a game Randha," ucap Rhyrhy dengan rasa .... entahlah antara senang dan takut kecewa.
"I'm very serious, if you don't want to accept my proposal, kau boleh ambil dan buang salah satu cincinnya tetapi kalo kau ingin menerimaku, tutu kotaknya dan jawab pertanyaanku," ucap Randha
Rhyrhy yang langsung mendapat penjelasan itu langsung mengambil cincin khusus mempelai perempuan dan
...***Bersambung...
...Visual karakter...
Randha Wiliam
Miharesirhya
Heiyo What's up guys, sory baru balik, soalnya aku sibuk banget huhu, semoga kalian senang yah, aku panjangin nhi, besok aku up lagi deh, maaf sempat mengecewakan kalian.
Minmut sayang kalian, lopyou sekebun cabe, kalo mau nanya-nanya, silahkan di kolom komentar, jangan lupa uang parkirnya (Vote) jangan lupa laik comen and follow meπ
Sorry banget sempat engga up.
Sayang Alπ***
__ADS_1