Cewek Songong Vs Kakel Tampan

Cewek Songong Vs Kakel Tampan
Cewek Songong Vs Kakel Tampan


__ADS_3

"Achi hacchi... , siapa nhi yang bicarain gue di belakang, ah ganggu gue nonton ajah," dumel Elcia bersin-bersin sambil mengelus-elus idungnya.


Kembaili ke Dirga.


"Tapi kenapa jantung gue berdetak kencang yah kalo deket sama dia? Apakah ini yang dinamakan cinta?" tanya Dirga ke dirinya sendiri sambil membayangkan wajah Elicia.


"Ah, norak banget gue, kenapa gue jadi alay kayak gini, ah!" Celetuk Dirga


"Enggak Dirga lo engak boleh jatuh cinta sama cewek songong kayak si Buntal itu, bisa-bisa gue di ledekin abis-abisan sama dia kalo dia tau, engak-engak dia yang seharusnya jatuh cinta duluan ke gue," grutu Dirga.


"Tapi yang tadi gue pegang pas jatuh apa yah? kok lembut banget? jangan-jangan bener filing gue tadi? Kalo bener wah bisa di jadiin rujak gue sama tuh bocah, ah untung gue pura-pura pinsang," celoteh Dirga membayangkan kejadian di parkiran tadi.


"Mending gue tidur dari pada ngehayalin dia, ih," celetuk Dirga dan tarik selimut bobo nyenyak ajah asek.


Sedangakan di tempat lain dengan waktu bersamaan.


"Jadi merah nhi idung gue, gara-gara bersin mulu," celetuk Elicia masih setia mengosok-gosok hidung mancungnya.


"Tapi tu Cumkring beneran pinsang atau pura-pura engak si? Tapi kalo beneran pingsan dia pasti enggak inget dong kejadian tadi di parkiran, huh selamet, tapi kalo dia pura-pura pinsang bakalan gue pitek tu ti*t si Cumkring biar sekalian engak punya keturunan, ah, kenapa ada cowok semesum dia si? Tadi juga cari kesempatan banget nyium gue, tunggu aja lu Cumkring, kali ini lo selamet karena ada Mami, tapi besok gue bakalan hempaskan tu bibir dari tempatnya," geram Elicia sedikit meninggikan suaranya sambil mengunyel-unyel boneka bear nya yang berukuran senada dengan dirinya seakan-akan itu adalah Dirga.


Tok! Tok! Tok!


Cerline hendak berjalan menuju kamar nya, yang memang bersebelahan dengan kamar Elicia, samar-samar mendengar suara Elicia langsung mengetuk pintu kamar Elicia, karena ia takut adik kesayangannya itu kenapa-napa karena baru kali pertama ia mendengar Elicia ngomong sendirian.


"Waduh jangan-jangan Mami lagi, aduh jangan sampai Mami denger deh ucapan gue tadi, tarik napas Elicia buang nafas, oke , tenangkan diri kamu, huf," panik Elicia ketika mendengar seseorang mengetuk pintu kamarnya.


"Ekhem, Masuk engak di kunci kok!" Teriak Elicia.


Setelah mendengar teriakan Elicia, Cerline pun membuka pintu kamar adiknya dan buru-buru masuk.


"Kamu engak kenapa-kenpa kan El?" Tanya Cerline dan berjalan menghampiri Elicia.


'Huuf..., aman kirain Mami ternyata Kak Cerline' batin Elicia mndengus legah.


"Lah, emang aku kenapa kak? Kok nanya gitu?" Tanya Elicia balik sambil mengangkat datu alisnya.


"Tadi kakak denger kamu ngomong sendiri di luar, pas kakak mau ke kamar," jawab Cerline sambil menunjuk pintu kamar Elicia.


"Makanya kakak masuk, kirain kamu mimpi yang aneh-aneh lagi," lanjut Cerline.


"Ah, e-eng-engak kok kak, tadi Elicia cuman maki-maki cumi kering di TV, itu aja kok, iyah itu tadi maki-maki Cumkring," elak Elicia dambil cengengesan.


"Aneh kamu, masa Cumi kering di maki-maki, engak baik maki-maki makanan, tau engak, ingat kan kata Mami, dosa kalo maki-maki makanan," ucap Cerline sambil mencubit gemes hidung mancung adik nya.


"Yaudah, kakak ke kamar dulu yah capek banget ni ngantuk juga, tadi habis kulia terus ke butuik Mami jadi enggak sempat istirahat, kamu juga tidur gih, nanti telat loh kalo engak cepet-cepet tidur," ucap Cerline.


"Yaelah kak Cerline, emang Elicia anak kecil apa, pake di ingetin segala," cetus Elicia memanyungkan bibirnya.


"Ye..., bagi kakak kamu itu tetep baby yang harus kakak sama bang Lino jaga, yaudah tidur gi, good night harta berharganya famili Wijaya," ucap Cerline mencium pipi kiri kanan sambil mencumbit gemes pipi chuby Elicia dan berjalan menuju kamarnya.


"Ih, kak Cerline, sakit tau!" Teriak Elicia.


"Hoam, mending tidur ah, ngantuk banget seharian debat mulu sama Si Cumkring, gue harus nyiapin tenaga buat balas perbuatn si Cumkring," gumam Elicia dan merebahkan tubuh mungilnya sambil menarik selimut nya sejajar dengan leher jenjang nya, tidak lupa memeluk boneka panda nya. Kok Panda? Tadikan Bear coklat? Karena boneka Elicia itu bukan cuman satu tapi banyak, merekalah yang menemani Elicia saat tidur.


"Good night dunia, jangan sampai lo lelah menampung gue yah," ucap Elicia dan memejamkan matanya dan menuju ke alam mimpi.


***


Pagi pun tiba Elicia sudah siap dengan seragam sekolah nya tinggal menunggu Lino karena ia ingin nebeng lagi dengan Lino karena malas nyetir sendiri.


Sedangkan di Kediaman Batara.


"Abang... gagak Risma iku...t," pinta Risma manja sambil memasang wajah imutnya.


"Aelah, gue mau ke sekolah, bukan mau jalan-jalan tuyul, inget juga jangan pangil gue gagak," timpal Dirga memandang malas Risma.


"Iku...t!" Rengek Risma merentangkan keduatanganya ke arah Dirga.

__ADS_1


"Risma sayang, anak nya tante yang baik, Risma engak boleh ikut sama Abang Dirga, nanti kita jalan-jalan deh kalo Abang Dirga udah balik dari sekolahan yah," ucap Rahma lembut sambil mengelus rambut hitam panjang Risma.


"Janji yah bang gagak," ujar Risma sambil mengadakan jari kelingking ke arah Dirga.


"Iya," jawab Dirga singkat sambil menautkan jari kelingkingnya ke jari kelingking Risma.


"Yaudah Mom Dirga pamit ya, Pah Dirga pamit yah Assalamualaikum," salam Dirga menyalami Momy dan Papa nya.


"Engak sekalian bareng Papa aja Ga?" Tanya Syam ke anaknya.


"Mana bisa Pah, sekolah Dirga sama kantor papa kan beda arah," ucap Dirga.


"Siapa taukan," balas Syam sambil menyungingkan semnyum.


"Yaudah Dirga pamit ya," ucap Dirga dan berjalan menuju garasi untuk menaiki motor kesanganya itu menuju sekolah.


***


"Yaudah Bang Elicia masuk yah, bay," ucap Elicia mencium pungung tangan dan pipi Lino, dan berlari memasuki gerbang sekolah menuju ke kelasnya.


Begitupun dengan Dirga sesampainya di sekolah ia langung memarkirkan motornya sesudah memarkirkan motornya ia pun berjalan menuju kelasnya yang tak jauh dari kelas Elicia.


***


Tak terasa jam pertama pun sudah di lewati Elicia cs pun mengekori guru yang tadi mengajar di kelasnya karena mereka di suruh untuk membawa buku pelajaran siswa/i ke meja guru itu.


"Yaudah kalian lanjut jalan ke ruangan saya yah taruh buku-buku itu di meja saya, saya mau ke perpustakaan dulu," ucap guru itu dan berjalan menuju perpustakaan.


"Iya bu," jawab mereka ber empat serentak,"


Mereka pun berjalan mnyusuri koridor sekolah tapi sialnya Nita engak sengaja kesenggol seseorang sampai buku yang dia bawa berhamburan di lantai, Elicia, Rhyrhy,dan Asma pun menatap sinis cowok itu yang tak lain adalah Tedy, refleks Tedy pun membantu Nita memungut buku-bukunya tinggal datu buku yang belum di pungut secara bersamaan Tedy dan Nita pun mengambil buku itu tak sengaja Tedy memegang tangan Nita, Nita pun mendongak dan menatap Tedy begitupun sebaliknya, tapi keberuntungan tidak memihak dengan Tedy dengan sigap Nita memukul tangan Tedy.


Plak!


"Modus banget si lo kak, make megang-megang tangan gue, MAHAL tau," gerutu Nita dengan sigap ia mengambil buku itu dan berdiri menatap Tedy.


"Wah lo mau gue jadiin empedu lu, sekate-kate ngomongin gue yang enggak-engak, gue sepak lu baru tau rasa," geram Nita.


"Ngomong doang, buktinya kagak, udah ah gue mau ke kantin malas ngurusin ellu," ucap Tedy hendak berjalan pergi.


Seketika Nita berlari dan menjewer kuping Tedy dengan keras.


"Aw.. sakit-sakit lepasin engak lu apa-apaan si?" Ucap Tedy menringis kesakitan sambil memegang lengan tangan Nita.


"He playboy cap kakap, lo kira gue enggak berani sama lo ha? Jangan mentang-mentang lo cowok terus mau di takutin," teriak Nita dan melepaskan jeweranya dengan kasar, terlihat kuping Tedy sudah memerah. Siswi yang melihat kejadian itupun ingin menghampiri Nita karena sudah menjewer salahsatu peria idaman kaum hawa, belum sepat mereka melangkah Tedy sudah mendorong Nita hingga Nita menyandar ke didnding dengan sigap Tedy menghimpitNita dengan kedua lengan kekarnya, hingga mereka berdua berjarak lumayan dekat.


Elicia yang melihakejadian itu hendak mau melabrak Tedy karena geram melihat tingkah Tedy, tapi Asma mencengkram lengan Elicia.


"Nita pasti bisa nyelesain ini semua sendiri, lo tau kan kalo dia cewek bar-bar, dia pasti bakaln marah banget sama kita kalo kita campurin masalah sepelehnya dia," bisik Asma ke Elicia. Elicia pun mngurungkan niatnya.


"Lo apa-apa an si? Mesum banget lu, angakt engak tangan lo dari sebelah gue atau gue tabok lu," geram Nita menatap sinis Tedy.


"Engak, siapa suruh lo ngejewer telinga gue sampai berdenyut-denyut kayak gini," jawab tedy satai sambil tersenyum nakal.


"Emang mau lo apa ha?" Tanya Nita geram.


"Cium gue," jawab Tedy, sontak siswa/i yang mendengar perkataan Tedy langsung menatap ke arah mereka.


"Gila tu Kakel, beraninya miinta cium sama Nita, mungkin belum pernah liat singa betina ngamuk yah," ucap Rhyrhy.


"Chi, namanya juga playboy, mana ada takutnya," ucap Asma.


Sedangkan Elicia hanya diam dengan persaan berapi-api karena mendengar perkataan Tedy seakan-akan menginjak-injak harga diri sahabatnya tercinta. Andaikan Asma tidak melarangnya mungkin udah bonyok tu Tedy.


Plak!


Satu tamparan cantik mendarat ke pipi sebelah kanan Tedy hingga membuat Tedy meringis kesakitan.

__ADS_1


"Lo pikir gue pel*cur, seenaknya minta cium ha? Pelacur pun di bawar dengan harga mahal, nha lo minta geratisan dasar, bener kata Elicia kalian anthegeng itu semuanya mesum, ingat dosa bung, udah numpuk malah di tambahin lagi," teriak Nita menatap sinis Tedy.


Dirga, Randa,dan Dito yang baru saja datang dan melihat kejadian itupun menghampiri Tedy.


"Jadi cewek kasar banget," kata Dirga dingin.


Elicia yang melihat Dirga ldan mendengar ucapan Dirga langsung menghampiri mereka. Asma dan Rhyrhy pun mengekor di belakang.


"Enggak salah ngomongkan lo, mikir dulu baru ngeluarin kata-kata, kalo engak tau jalan ceritanya engak usah ikut campur," teriak Elicia sambil berjalan menuju Dirga.


"Temen lo yang duluan nampar temen gue, jadi berhak dong gue angkat cerita," jawab Dirga santai masih setia dengan wajah tanpa ekspresinya.


"Cih, makanya kalo lambat datang nanya dulu baru ngomong, apa bener temen gue nampar temen lo tanpa ada salah, mana mungkin Nita nampar temen lu yang katanya pelayboy cap kakap ini tanpa sebab," geram Elicia.


"Enggak usah ngebelain yang salah deh, kalo salah-salh aja engak usah ngeles,"desak Dito santai.


"Lo enggak usah ikut campur deh, ini urusan mereka, jadi cowok kok bawel banget, situ pria atau waria," ledek Asma menatap Dito malas.


"Wah ngajak perang lo? Sini kalo lo berani, lo kira gue waria kan kalo lo mau coba yaudah ayok sini gue cobain,"teriak Dito yang emosinya sudah terpancing karena di katain waria oleh Asma.


"Yaudah ayok, gue mau liat seberapa beraninya waria kayak lo, di mana tempatnya sebut ajah gue ladenin lo ," ucap Asma tanpa mengerti ucapan Dito, yang dipikirkan Asma hanyalah berantem saling tinju.


Peletak!


Elicia langsung menjitak kepala Asma sehingga membiat Asma meringis kesakitan sambil memegang kepalanya yang habis di jitak oleh Elicia.


"Lo tau engak maksud perkataan dia, sekate-kate nerima ajakan dia," celetuk Rhyrhy.


"Iyah dia ngajak berantem kan ?" Jawab Asma polos.


Dirga cs selain Dito dan Elicia cs selain Asma bersamaan menepuk jidat nya karena mendengar ucapan Asma, sedangakn Dito hanya menatap tajam Asma dengan tatapan amarah nya.


BERSAMBUNG


#gaje_yaยฟ


#Next_jangan?


Sampe situ dulu yah beby" ku๐Ÿค—๐Ÿ˜˜


Jangan lupa dukung author biar semangat ngetiknya biar bisa juga next part kilat sesuai keinginan kalian beby-beby ku yang aku cinta dan sayang banget๐Ÿ˜๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜š


Komen yang bawel-bawl jangan lupa yah๐Ÿ˜๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜„


Derama alay bonus๐Ÿ˜‚


"Duhai readers ku komen mhu adalah semangat ku untuk tetap mengetik----" author.


"Itu puisi atau gombalan thor pendek amat๐Ÿ™„๐Ÿ˜†" potong Elicia.


"Belum sampe nying lu udah main potong-pontong aja,๐Ÿ˜๐Ÿ™„" author


"Bodo amat, yaudah lanjut, " Elicia


"Du---" author


"Bentar thor gue mau kentut dulu, udah lanjut"๐Ÿ˜† Elicia.


"Bener-bener lu yah tunggu pembalasan gue di part selanjutnya gue bikin terjungkil-jungkil tuh jantung๐Ÿ˜‘๐Ÿ˜ค" author


"'-_-"๐Ÿคฆ๐Ÿปโ€โ™€๏ธElicia.


Oke beby" ku jangan lupa like, comen, and Share๐Ÿ˜๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜


Vote๐Ÿ˜


๐ŸคMiss๐Ÿคyou๐Ÿคmy๐Ÿคbeby๐Ÿคmy๐Ÿคswity๐Ÿคpay๐Ÿคku๐Ÿค๐Ÿคญ๐Ÿ’š

__ADS_1


__ADS_2