Cewek Songong Vs Kakel Tampan

Cewek Songong Vs Kakel Tampan
Part 61 (Viola Aldebaran)


__ADS_3

"Lo berdua enggak bisa bohongin gue, kita enggak baru kenal hari ini yah! Kita udah lama kenal! Kita udah lama sahabatan! Kayak saudara! Kecewa gue sama lo berdua, oke fine, jadi mulai sekarang ......" Elicia menggantung ucapannya sambil melihat ke tiga sahabatnya bergantian.


"Enggak ada unsur curhatan gue lagi dalam persahabatan ini," ucap Elicia dan berlalu meninggalkan ke tiga sahabatnya.


"El!" Teriak mereka bertiga.


Tetapi Elicia terus berjalan tanpa mendengar teriakkan ke tiga sahabatnya.


"Lo berdua emang punya masalah apa sih? Elicia jadi ngambek kan," tanya Rhyrhy sambil menatap bergantian Asma dan Nita yang sedang membuang pandangannya masing-masing.


"Guys, yang di katakan Elicia itu bener, kita itu udah janji enggak bakalan nyembunyiin masalah kita masing-masing, toh enggak ada juga yang ember di antara kita berempat, punya masalah bilang, jangan di sembunyiin, gue susul Elicia dulu yah, kalo udah mau cerita WhatsApp gue oke, kalo kalian yang ounya masalah, selesaikan baik-baik, gue duluan," saran Rhyrhy sambil menepuk pundak Nita dan Asma bergantian dan berlalu menyusul Elicia.


sepeninggalan Rhyrhy, Nita langsung membuka bicara dan menatap Asma dengan wajah serius.


"Lo setuju sama penawaran gue tadi? Lo enggak mau kan persahabatan kita hancur tanpa adanya alasan," ucap Nita.


"Sory Nit, gue yang tadi kebawa emosi, nanti gue coba tanya ke Via, kalo gue dapet info, gue langsung chat lo di grup," ucap Asma.


"Eh, enggak usah di grup, gini aja, lo chat pribadi gue, dan nanti gue yang jelasin sama Elicia, karena di grup ada Rhyrhy, dia enggak boleh tau soal ini, okeh," ucap Nita sambil tersenyum. Asma pun menganggukkan kepalanya menyetujui saran Nita sambil tersenyum dan menonjok pelan Nita.


"Anjirt! sakit bego!" ucap Nita mengumpat sambil mengelus lengannya yang di tinju Asma.


"Gue minta maaf, tadi gue kebawa emosi, karena Via udah kayak saudara kandung gue juga, sama kayak lo, Elicia sama Rhyrhy, gue enggak kehilangan lo pada," ungkap Asma sendu.


"Iyah, gue juga minta maaf, tanpa mengenal waktu yang tepat, gue tau, tadi itu dadakan, gue enggak bermaksud juga kok nuduh Viola, gue cuman takut aja," ucap Nita sambil tersenyum hangat ke arah Asma.


"Thanks Nit, udah mau jadi sahabat gue sampai sekarang," ucap Asma tersenyum lebar.


"Yaudah, yuk kita susul Elicia," ucap Nita sambil menarik Asma, Asma pun menganggukkan kepalanya dan ikut melangkah mengikuti Nita.


****


Acara pun akhirnya selesai, tepat jam 15:43, para tamu yang datang pun, bergegas pulang sambil mengucapkan selamat kepada pemilik acara, kini tinggal keluarga sahabat-sahabat Dirga dan Elicia.


"Enggak nyangka yah, kita benar-benar mau besanan," ucap Syam sambil merangkul Herman.


"Yah, memang kita di takdir kan seumur hidup untuk saling menyatu dalam perbisnisan, hahaha," ucap Herman tertawa sambil menepuk-nepuk pundak Syhem.

__ADS_1


Merekapun berbincang dan saling bercanda gurau.


Sedangkan Elicia Cs dan Dirga Cs sedang asyik-asyiknya menikmati senja dan bercanda gurau di sana. Tidak lupa dengan Risma yang selalu berceloteh di pangkuan Elicia yang melengkapi mereka.


Sedangkan di tempat lain, lebih tepatnya di dekat Mama Asma, ada Viola yang diam-diam mengamati Randha.


'Apa kamu betul-betul lupa sama aku Liam? Ini aku Via, Via kecilnya Liam, yang kau janjikan sebuah pernikahan dulu, aku kembali untuk menagih janji itu, maaf kalo dulu aku memakai nama sepupu aku ketika berkenalan dengan kamu, tapi itu semua ada alasannya Liam, semoga kita punya waktu berdua dan aku bisa menjelaskan semuanya,' batin Viola sendu sambil menatap Randha dari kejauhan.


Viola Aldebaran adalah wanita kecil yang dulu bersama Randha di pantai, janji yang sempat terukir di bibir mereka, kini Viola ingin menagihnya, tetapi ternyata Randha seakan melupakannya, Viola berbohong dan menjual nama sepupunya karena dia tau, akan sulit dia bertemu kembali dengan Randha jika dia memakai nama aslinya, karena dia tidak menetap di kota X, tidak seperti Asma yang menetap di sini, tetapi dia hanya memalsukan nama panjangnya saja, tidak dengan nama panggilannya, yaitu Via.


Singkat cerita semuanya pun bubar dan berbalik di kediaman masing-masing, kini tersisa Elicia dan keluarganya, kecuali Lino yang sedang menjalankan bisnis di luar kota, tadi dia sempat menelepon ke Elicia dan mengucapkan selamat kepada adik tersayang nya itu. Dia juga mengirimkan kado boneka panda besar yang di beli di luar negri dan di kirim ke kota X untuk ucapan selamat untuk Elicia.


Karena kalian tau sendiri bahwa Elicia san&at menyukai boneka panda.


"Selamat yah sayang, semoga kamu bisa lebih baik ke depannya sama Dirga," ucap Erni setelah berada di kamar anaknya.


"Iya bener tuh, jangan terpengaruh sama omongan orang juga, kalo tunangan tuh banyak cobaannya," ucap Cerline memeluk adiknya.


"Kakak tau dari mana? Pengalaman banget kayaknya," Selidik Elicia meledek Cerline.


"Di google dong, yakali pengalaman, pacar aja enggak punya apa lagi tunangan, mantan juga enggak ada, boro-boro deh El," ucap Cerline senduh, lebih tepatnya pura-pura galau, karena dia tidak ingin pacaran atau tunangan dulu, dia ingin mencari laki-laki yang tulus mencintai nya seperti cinta abang dan ayahnya kepadanya.


"Emm... lebih tepatnya gitu sih, hahaha," ucap Cerline sambil tertawa renyah mengacak lembut rambut Elicia.


*****


Setelah selesai melaksanakan ritual mandi sore, Elicia langsung mengambil ponselnya dan membuka aplikasi berwarna hijau, terlihat deretan pesan yang mengespam di sana.


Senyuman pun terukir di bibirnya dan membuka sebuah chatting.


Pesan WhatsApp On


Cumkring Calsum🦑❤️


Cumkring Calsum🦑❤️: Hai calon istriku🤣


Me: Lebay lo😚

__ADS_1


Cumkring Calsum🦑❤️: Lah emang salah?


Me: Kagak, tapi gue risih di panggil gituan🤧 Kagak biasa🤧


Cumkring Calsum🦑❤️: Di biasain dong calon istriku😋


Me: Gue geplak lo yah, di bilangin jangan ih😠 geli tau😭


Cumkring Calsum🦑❤️: Istriku oh Istriku


Cumkring Calsum🦑❤️: Istriku kamu udah makan?


Cumkring Calsum🦑❤️: Calon Istriku kamu udah minum?


Cumkring Calsum🦑❤️: Calon istriku kamu udah berak?


Me: Blok😙🖕


Cumkring Calsum🦑❤️: eh jangan dong yang, bercanda juga, iya nih udah kok, enggak bercanda lagi suer🤧


Me:🖕


Cumkring Calsum🦑❤️: yaelah El, galak amat ama tunangan sendiri, ayolah yang, gue cuman bercanda, cuman mau bikin lo marah doang kok, tapi jangan marah beneran juga.


Me: Udah kan? Gue udah marah😒


Cumkring Calsum🦑❤️: Udah tapi marahannya yah, gue enggak bisa marah-marah ama buntal gemblong gue.


Me: bodo amat!


Cumkring Calsum🦑❤️: yaudah tunggu gue, gue mau ke sana bilangin sama Mami Papi kalo lo, marah, gara-gara gue cuman manggil lo calon.


Me: Emang berani? Ututut takuuut😫 help me gue takut banget sama ancaman si cumkring.


Beberapa menit, Elicia menunggu balasan, tetapi tidak ada, hanya centang dua yang tak kunjung membiru, eak. Setelah menunggu, notif pun munccul.


Cumkring Calsum🦑❤️:Gue udah ada di bawah depan pagar, liat di jendela kalo enggak percaya.

__ADS_1


To Be Continue.


__ADS_2