Cewek Songong Vs Kakel Tampan

Cewek Songong Vs Kakel Tampan
Cewek Songong Vs Kakel Tampan


__ADS_3

"Kok lama banget yah? Apa Kak Randa udah keluar dari tadi? Apa ..., gue ke kelasnya aja yah?" Tanya Rhyrhy ke dirinya sendiri.


"Ke kelasnya nggak yah? ke kelasnya aja deh, siapa tau dia ada di sana," ucap Rhyrhu sambil berjalan menuju kelas Randa.


Sesampainya di depan kelas Randa ia melihat Randa sedang berbaring di atas meja guru.


'Dia pinsang atau tidur gara-gara frustasi?' batin Rhyrhy.


Rhyrhy langsung mengendap-endap ke arah Randa dan mengecek Randa bernafas atau udah enggak ia mendekatkan pipi nya ke arah hidung Randa, tapi tiba-tiba Randa bangun dan tidak sengaja bibirnya mendarat di pipi Rhyrhy.


Cup!


Seketika Rhyrhy mebelalakkan matanya karena merasakan benda kenyal menempel di pipi mulusnya. Dengan sigap Rhyrhy langsung memundurkan badannya.


"Sorry gue nggk sengaja," ucap Randa


'Oh my good, gue di cium njir, aduh terbang nhi gue,' batin Rhyrhy bahagia.


"Ah, g-gue yang salah, tadi gue kira lo pingsan makanya gue mau cek pernapasan lo, gue yang harusnya minta maaf," ucap Rhyrhy gugup.


"Lo nyusul gue ke sini karena lo khawatir?" tanya Randa dan turun dari meja guru dan melangkah maju ke arah Rhyrhy.


"Ah, anu itu ..., gue ... anu ..., yah gitu," ucap Rhyrhy bingung mau menjawab apa pertanyaan Randa.


"Aduh ngomong apasi gue?" dumel Rhyrhy.


Sedangkan Randa semakin mendekat ke arah Rhyrhy.


"Ka-kakak mau ngapain?" tanya Rhyrhy ke Randa.


Tapi Randa tidak mengubris pertanyaan Rhyrhy, malahan ia semakin mendekat ke arah Rhyrhy hingga membuat Rhyrhy terpenttok di dinding kelas, dengan sigap Randa langsung mengunci Rhyrhy dengan kedua lengannya supaya Rhyrhy tidak busa kabur.


"Lo mau ngapain?" panik Rhyrhy.


Yah walaupun Thyrhy suka dengan Randa tapi ia tidak mau memberikan ciuman pertamanya ke Randa tanpa adanya status hubungan, Rhyrhy bukan perempuan bodoh ya, yang rela ngorbanin semuanya agar bisa dapatin cinta Randa, menurutnya sekali-kali egois enggak papayakan.


"Lo suka sama gue kan? kalo lo suka sama gue, lo harus jadi pacar gue," ucap Randa, Rhyrhy langsung mengerutkan dahinya karena ucapan Randa.


"Maksud lo?" tanya Rhyrhy bingung.


"Jadi pacar gue kalo lo memang suka sama gue, tapi kalo enggak yaudah enggak usah," jawab Randa menatap lekat manik mata milik Rhyrhy.

__ADS_1


Sejetika Rhyrhy membelalakkan matanya sempurna dan menatap tak percaya ke arah Randa. sambil mencari kejujuran di sana dan ternyata memang benar ada.


"Lo enggak bercanda kan?" tanya Rhyrhy menyelidik.


"Emang tampang gue ada bercandanya Rhy?" tanya Randa masih menatap Rhyrhy dan mengunci Rhyrhy di tengah himpitan lengan kekarnya yang bertumpuh ke dinding kelas.


"Emang lo suka sama gue?" tanya Rhyrhy sambil menaikkan salah satu alisnya.


"Gue enggak tau Rhy, ini perasaan apa yang jelas sejak pertama ketemu lo gue serasa nyaman ada di dekat lo, beda dengan Via, sejak lo datang di hidup gue, gue rasa, perasaan gue ke Via serasa hilang dan lenyap saat lo datang di hidup gue, gue sadar mungkin ini cinta yang tumbuh dengan sendirinya, tapi ego gue yang sangat besar enggak mau menerima keadaan kalo memang perasaan gue ke Via udah lenyap dan di ganti dengan keberadaan lo Rhy," jelas Randa menatap sendu Rhyrhy


Pov Randa.


Setelah ia dari toilet ia langsung bergegas menuju kelasnya karena ingin menenangkan dirinya sebab ucapan Nita tadi. Cemburu? tidak dia tidak cemburu, cuman egonya yang terlalu besar hingga dia selalu mengharapkan Asma.


Sesampainya di kelas ia langsung membaringkan tubuh kekarnya di meja guru dan mengingat kenangan pertama kali ia bertemu dan berjanji dengan Asma atau sering ia sebut dengan nama Via.


Flasback on.


Randa dan Ayahnya sedang berjalan-jalan di pantai karena ia libur besok akan berangkat melanjutkan sekolah SMP di luar negri.


"Ayah aku haus," ucap Randa ke Ayahnya.


"Yaudah kamu tunggu di sini ya, Ayah ke sana dulu beliin kamu minuman," ucap Ayahnya dan berlalu meninggalkan Randa.


"Maaf aku enggak sengaja," ucap gadis itu.


"Enggak papah tapi ..., bunga kamu rusak karena aku injak," ucap Randa merasa bersalah.


"Huwa, bunga aku rusak hiks," ucap gadis itu tiba-tiba menagis tersedu-sedu.


"Aduh jangan nagis dong cengeng banget si kamu, cup-cup, aduh gimana ini," panik Randa karena melihat gadis itu menangis.


"Kamu harus temanin aku main, kamukan udah ngerusakin bunga aku," celiteh gadus itu.


"Enggak masalah, kita main istana pasir aja yuk," ajak Randa dan duduk di atas pasir panatai itu di susul dengan gadis itu.


Dengan lincah Randa membuat istana dari pasir dan hasilnya cukup memuaskan dan cantik, gadis itu langsung menghiasnya dengan kulit kerang. Mereka berdua nampak asik bercanda gurau dan tertawa bersama sambil mempernak-pernik istana pasir yang mereka buat bersama. Tidak lama kemudian Ayah Randa datang membawa minuman botol tapi hanya satu.


"Randa ini siapa?" tanya Ayah Randa.


"Eh Ayah, Ini teman aku baru tadi kenalnya," jawab Randa cengengesan.

__ADS_1


"Owh yaudah ni minuman kamu, Ayah tinggal ya, kamu main aja dulu Ayah mau nyamperin Mama kamu kasian sendirian berjemur," ucap Ayah Randa sambil mengacak rambut anak nya dan berlalu pergi.


"Oiyah kamu haus enggak?," tanya Randa ke gadis itu dan di jawab anggukan olrh gadis itu.


Randa meminumnya dan memberikan sisa nya ke gadus itu, tanpa malu-malu gadis itu langsung menguknya.


"Nama kamu siapa?" tanya Randa.


"Nama aku Silviasma, kalo kamu siapa?" tanya Asma ke Randa.


"Nama aku Randa Wiliam, panghil aja Liam itu khusus pangilan orang yang aku percayai," ucap Randa sambil tersenyum ke arah Asma.


"Kalo aku pangil aja Via, biar nanti kalo kita pisah kamu bakalan gampang nemuin aku," ucap Asma.


"Aku suka sama kamu, tapi kita masi kecil untuk pacaran," ucap Randa sendu.


"Kan kalo kita besar nanti kita bisa pacaran kan? aku juga suka kok sama kamu," ucap Asma polos


"Tapi aku mau ke luar negri buat lanjutin sekolah aku, emang kamu bisa nungguin aku? apa aku batalin aja yah Vi?" tanya Randa meminta pendapat ke Asma.


"Jangan, kalo kamu enggak ikut sama orang tua kamu pasti kita di larang pacaran, karena bisa aja orang tua kamu berfikir kalo aku yang ngelrang kamu ikut, aku bakalan nunggu kamu disini dan enggak bakalan lupa sama kamu, aku janjji bakalan jadi pacar kamu kalo nanti kita besar," jawab Asma sambil tersenyum.


"Janji?" ucap Randa sambil menjulurkan jari kelingkingnya ke arah Asma dan di balas dengan Asma.


Flasback Of.


"Sory Vi, gue enggak bisa ngelanjutin janji gue ke lo, gue rasa gue udah berpindah hati ke seseorang, tapi gue enggak tau apakah perasaan ini benar atau salah," lirih Randa.


"Sory Vi, lo sendiri yang buat kepercayaan gue ancur, lo lebih milih menyetujui perjodohan itu daripada perjuangin gue, aggh ...," ucap Randa frustasi.


"Enggak Rand, lo harus lepasin Via dia bakalan bahagia dengan pilihannya, lo harus fokus dengan dia, oke, nanti gue bakalan nembak dia di depan umum," ucap Randa dan berbaring kembali ke meja guru dan memejamkan matanya.


Pov Randa Off.


"Lo maukan jadi Pacar gue, kalo lo nggak mau gue bakalan paksa lo," ancam Randa.


"Tapi lo kan suka sama Asma," ucap Rhyrhy.


"Perasaan gue mungkin udah hilang, gu-gue nyaman sama lo Rhy, gue pengen lo jadi milik gue seutuhnya," ucap Randa sambil menyatuhkan jidatnya dengan Rhyrhy.


"Tapi Rand, gue takut nanti lo bakalan ninggalin gue kalo lo---," ucapan Rhyrhy terputus karena Randa langsung mencium bibir Rhyrhy, Rhyrhy kaget karena tingkah Randa.

__ADS_1


'Ciuman pertama gue di ambil sama pujaan hati gue huwa ..., gue harus nerima ni cowok siapa suruh berani nyium gue,' batin Rhyrhy.


Bersambung


__ADS_2