
'Ciuman pertama gue di ambil sama pujaan hati gue huwa ..., tenang Rhy lo harus nerima ni cowok siapa suruh berani nyium lo, ingat di dunia ini kagak ada yang namanya geratis,' batin Rhyrhy masih mebelalakkan matanya.
Randha yang masih menempelkan bibir nya di bibir Rhyrhy langsung mengigit sedang bibir Rhyrhy, Rhyrhy kaget dan langsung membuka mulutnya, Randha tidak menyia-nyiakan kesempatan itu, ia langsung menyusuri ke dalam mulut Rhyrhy untuk mencari lidah Rhyrhy, yang tadi cuman ciuman sekarang sudah menjadi *******, Rhyrhy berusaha memberontak tapi Randa langsung memegang kedua tangan mungil Rhyrhy sambil memegang tengkuak Rhyrhy.
"Emmm, gue ..., hosh ...," ucap Rhyrhy sambil terengah-engah tapi Randha tidak mengubrisnya ia masih memainkan aksinya.
'Buset ni cowok, bisa-bisa gue mati di tempat kalo kayak gini,' batin Rhyrhy karena ia baru pertama kalinya melakukan adegan itu, ia hanya tau membuang nafas tapi tidak tau menarik nafas.
Randha hampir terlewat batas, untung dia masih sadar dengan perlakuannya ke Rhyrhy, ia langsung menyudahi adegan yang hampir panas itu, Randha langsung melepas pegangannya dari tengkuak Rhyrhy dan membiarkan Rhyrhy mengambil nafas yang sedari tadi ia inginkan.
"Hosh ..., hosh ..., gila lo Rand, lo mau bunuh gue? sumpah gue hampir kehilangan nafas tau nggak," ucap Rhyrhy sambil ngos-ngosan dan mengatur nafasnya. Dengan tidak sadar Rhyrhy sudah tidak memanggil Randha dengan sebutan 'Kak' melainkan 'lo' atau menyebut namanya.
"Sorry tapi cuman itu yang bisa gue tunjukin ke lo, kalo gue beneran nyaman sama lo, bantuin gue ngelupain masalalu gue, gue enggak mau kalo yang dulu tertimpah lagi sama lo dan gue," ucap Randa sambil menyenderkan tubuhnya ke dinding dekat Rhyrhy.
"Maksud lo gue harus jadi pacar lo biar lo bisa ngelupain masalah lo?" tanya Rhyrhy heran sambil mengerutkan dahinya.
"Yaelah enggak gitu juga sayang, maksud gue itu ..., lo harus jadi pasangan gue seumur hidup, dan jangan pernah pergi seperti masalalu gue, karena gue udah terlanjur nyaman sama lo Rhyrhy," ucap Randha sambil membalikkan badannya ke Rhyrhy dan menatap manik mata indah Rhyrhy.
'Sa-sayang?' tanya Rhyrhy dalam hati dengan jantung yang masih tidak beraturan.
"Tapi ..., gue takut kalo nanti lo ninggalin gue," ucap Rhyrhy menundukkan kepalanya.
"Rhy, gue enggak bakalan nyia-nyiain seseorang yang udah ngerubah pikiran gue dan meperbaiki semua masa yang dulu sempat ingin hilang, gue enggak bodoh Rhy, gue enggak bakalan ninggalin lo demi yang baru," ucap Randha sunggu-sunggu.
"Lo maukan jadi pacar gue?" tanya Randha sambil menatap lekat mata Rhyrhy yang baru saja mendongak karena mendengar pertanyaan itu.
"Gu-gue ..., memang udah lama suka sama lo, sejak di pasar waktu lo nabrak gue, tapi gue takut ngungkapin perasaan gue takut nanti lo nolak dan ternyata lo suka sama Asma dari situ gue makin takut ngungkapin perasaan gue ke lo, karena gue takut nanti lo bilang ke gue temen makan temen," jawab Rhyrhy senduh.
Grep!
Randha langsung menarik Rhyrhy dalam pelukannya karena ia tidak mau membuat gadis pujaan hatinya merasa tertekan dengan bayangan yang dulu hampir membuatnya berhenti berjuang.
"Itu dulu Rhy, sekarang gue beneran suka sama lo, itu cuman ego gue yang besar dan ingin mengulang kembali masa yang dulu putus dengan Via, tapi nyatanya dia lupa sama gue dan ada lo yang ngisi hari-hari gue dengan kisah yang peling gue inginkan walaupun itu dengan orang yang berbeda, gue cuman pengen minta lo jangan pernah berubah dan jangan pernah pergi walau apapun alasannya, tetap di samping gue Rhy, gue udah beneran sayang sama lo," ucap Randa panjang lebar kali tinggi.
__ADS_1
"Gue mau jadi pacar lo Rand, tapi gue mau nanya sesuatu, lo harus jawab jujur," ucap Rhyrhy sambil mendongak menatap wajah Randha.
"Apa bubu?" tanya Randa. oh my good bubu dong uwuh Randha kamu siswit buanget si author jadi buaper parah ini.
"Kalo satu hari nanti Asma ingat sama kamu, apa kamu bakalan pergi ninggalin aku?," tanya Rhyrhy
"Enggak yang, kalo memang suatu hari nanti dia ingat, gue enggak bakalan pergi ninggalin bubu kesayangan gue, kan gue udah bilang ke kamu bahwa gue---" ucapan Randha terpotong karena Rhyrhy menyambunngnya
"Aku enggak bakalan ninggalin lo demi yang baru itukan yang kamu pengen katakan wahai pangeran Randha?" sambung Rhyrhy sambil bertanya.
"Tu pintar," jawab Randha sambil mengacak rambut panjang Rhyrhy
"Oh iya satu sekarang kan kita pacaran ni, jadi mulai sekarang jangan lo gue tapi aku kamu ya bubu," ucap Rhyrhy sambil tersenyum manis.
"Iya bubu," ucap Randha sambil mendaratkan kecupan singkat di bibir Rhyrhy.
"Ih dasar, ambil kesempatan dalam kesempitan," ucap Rhyrhy pura-pura kesal.
"Enak aja, lamar dulu baru nikah nah baru bebas dasar otak mesum," ucap Rhyrhy sambil memutar bola matanya malas.
"Iya iya kalo nanti udah tamat dan aku udah nerusin perusahaan Ayah, aku bakalan menghadap ke orang tuamu dan meminang putrinya untyuk jadi tulang rusukku dan yang pasti aku bakalan membahagiakannyya dunia akhirat," ucap Randa dan di sambut dengan pelukan erat oleh Rhyrhy.
***
Seketika Elicia sadar bahwa Rhyrhy tidak ada dalam kelasnya.
"Guys Rhyrhy ilang!" teriak Elicia dan membuat semuanya mengedarkan pandangan mencari Rhyrhy.
Nita yang peka kemana Rhyrhy pergi langsung tertawa dan membuat semua mata tertuju padanya. Sedangkan Tedy hanya memutar bola matanya malas karena melihat tawa Nita
'Cih, dasar setres,' batin Tedy.
"Eh El, Rhyrhy enggak ilang tapi dia nyusul pengeran kataknya, lo kayak enggak tau aja Rhyrhy tuh gimana kalo lagi jatuh cinte," ucap Nita sambil meredahkan tawanya.
__ADS_1
"Astoghe," ucap Asma dan Elicia bersamaan. Bener-bener sahabat kompak yak hehehe.
"Yaudah yuk kita susul Rhyrhy aja yuk," ajak Elicia
"Tapi di mana kita nyusulnya, kan dari tadi dia ngilanngnya El, kita aja yang diaini enggak sadar," ucap Asma.
"Kita ke kelas aja siapa tau Randa sama Rhyrhy ada di sana," usul Dito dan di iyakan anggukan oleh semuanya.
***
sesampainya di depan kelas Tedy langsung nyelondong masuk di ikuti dengan Dirga dan Elicia, Asma dan Dito, tak sengaja matanya melihat dua sijoli sedang bermesraan,
"Astagah mata suci gue ternodai oleh mahkluk yang kasat mata!" teriak Tedy yang baru saja nyelondong masuk.
Dengan sigap Rhyrhy langsung melepaskan pelukannya dari Randha karena malu di lihat oleh sahabat Randha dan sahabatnya.
"Ganggu aja lo," cetus Randha sambil melemparkan gulungan kertas ke arah Tedy.
"Lo ..., tunggu-tunggu coba jelasin apa yang terjadi sekarang, bingung gue sumpah," ucap Dito bingung.
"Gue ..., pacaran sama Rhyrhy," ucap Randha dan menautkan tangannya di pinggang Rhyrhy.
"Oh my good, beneran?" tanya Asma fi iringi senyum bahagia dan di jawab anggukan oleh Rhyrhy
"Yess ..., akhirnya Rhyrhy gue enggak jomblo lagi, pujaan hatinya udah nembak, hemm ikut senang yah onyet ku," ucap Asma bahagia sambil menarik Rhyrhy dalam pelukannya.
"Selamat yah Rhy, akhrinya kamu dapat pasangan juga," ucap Nita sambil memeluk ikut Rhyrhy.
"Ikut senang Rhy," ucap Elicia dan ikut nimbrung memeluk Rhyrhy.
Bersambung
Vote dong By😁😍
__ADS_1