Cewek Songong Vs Kakel Tampan

Cewek Songong Vs Kakel Tampan
55 (Di percepat)


__ADS_3

"Dasar cewek setres! Untung ...," Tedy menggantungkan kalimatnya dan langsung tersenyum sambil menggelengkan kepalanya.


***


Kamar Asma.


"Jeng jeng jeng!" Teriak Mama Asma setelah selesai memakaikan makup dan jepit rambut yang terbuat dari emas berkarat.


"Liat deh dandanan kamu cantik kan? Cantik dong kan Mama yang rias," bangga Mama Asma sambil mengagumi kecantikan Anaknya.


"Mah?!" Teriak Asma panik sambil menggoyangkan tangannya.


"Loh kenapa As? Kenapa panik gitu? Hei hei sayang ada apa?" Tanya Mama Asma lembut sambil mengusap lembut rambut milik Asma.


"Mata aku kok susah di bukanya Ma?" Tanya Asma panik sambil terus menggoyangkan tangannya seperti burung yang mengepakkan sayapnya.


"Astaga Asma! Mama kira kenapa, ternyata cuman matanya yang enggak bisa melek?! Ni anak kampungan banget yah kalo soal makup!" Celoteh Mama Asma sambil bertekuk pinggang di depan Asma.


"Aduh udah deh Ma, jangan ngomel terus Ma! Mana bisa juga di liat kalo mata enggak bisa melek kayak gini! Apa jangan-jangan Mama taruh lem banyak banget yah makanya enggak bisa melek? Gimana kalo ...., Kalo selama-lamanya Ma? Mama!" Teriak Asma memanggil Namanya dengan raut wajah panik tapi masih tetap cantik dan imut kerena ini kali pertamanya memakai riasan.


"Astaga Asma! Kamu ini ...! Sini-sini Mama bukain mata kamu," geram Mama Asma sambil pelan-pelan membuka mata Asma, sambil berkata lagi.

__ADS_1


"Kamu ini, cuman pakai mascara sedikit banyak udah panik kayak gini! Gimana coba kalo pakai lensa mata atau bulu mata palsu? Mungkin kamu kira mata kamu itu mau di conkel," celoteh Mama Asma seusai membantu Asma.


"Maklum kali Ma, kan baru pertama macup," ucap Asma membela dirinya, tapi belum sama sekali melihat dirinya di cermin.


"Gimana kalo acara akad nanti? Riasan kamu itu nanti banyak dan tebal dan juga ....," belum sempat Mama Asma melanjutkan ucapannya, Asma sudah memotongnya.


"Itu urusan belakangan Ma ..., Kan masih lama," ucap Asma sambil berbalik ke cermin dan waow, dia terkejut sampai hampir terjatuh dari kursi riasnya, kerena melihat pantulan dirinya di cermin.


"What?! Ini aku Ma?" Tanyanya sambil memegang cermin.


"Siapa lagi kalo bukan kamu?" Jawab Mama Asma.


"Udah-udah ayo turun, nanti aja mengagumi diri sendiri, semua orang udah pada nunggu di bawa," ucap Mama Asma sambil menarik Asma tidak lupa memakaikan hack ke Asma.


***


Setelah menuruni tangga menuju ruang keluarga Asma di suruh berjalan duluan oleh Mamanya. Dengan langkah sangat hati-hati dan hati yang sudah berdebar kencang, Asma melangkah karena ini kali pertamanya memakai sepatu hack setinggi setengah jengkal.


Dan apesnya lagi pas Asma ingin sampai di tempat duduknya dia tidak sengaja menginjak gaunnya sendiri sehingga dia jatuh tepat di pangkuan Dito.


Bruk!

__ADS_1


Hening seketika, sedetik setelah jatu mata mereka berdua bertemu dan saling memandang, detak jantung yang di rasakan keduanya sangatlah lembut, ada rasa nyaman ketika mereka berdua berdekatan, senyuman tipis, tipis sekali terukir di bibir Dito, sedangkan Asma masih dengan tatapan nya.


"Cantik, manis," ucapan atau sering di sebut pujian, itu lolos begitu saja dari mulut Dito sambil tersenyum melihat bibir Asma yang mengundangnya.


Sedangkan Asma dengan cepat tersadar dari lamunannya dan menyentuh dadanya yang hampir runtuh gara-gara detakan janntungnnya, dengan secepat kilat dia langsung berdiri dan duduk di kursi dekat Mamanya.


Sedangkan keluarga Dito dan Asma hanya senyum-senyum manis melihat anak mereka yang menurutnya sedang kasmaran.


Sedangkan Dito salting gara-gara ketahuan melirik dua bukit milik Asma ets tapi kiranya yah, lain juga dengan Asma.


"Ya udah sekarang kan kita semua udah ngumpul jadi kita bahas sekarang aja yah hari dan tanggal dan bulan pernikahannya," jelas Ayah Dito.


"What?! Tanggal?! Ma-maksudnya apa ni?" Tanya Asma kaget.


"Iya Asma sayang, emang Dito enggak kasi tau kamu?" Tanya Bunda Dito sambil memegang lengan Asma.


"Kasi tau apa Tan? Dito enggak pernah ngomong apa lagi ngechat aku, emang ini ada apaan?" Tanya Asma serius.


"Dito Dito, dasar nakal! Gini loh As, hari dan tanggal pernikahan kalian di percepat," jelas bunda Dito.


"Apa?! Di percepat?!" Kaget Asma sedangkan Dito hanya tersenyum kemenangan.

__ADS_1


To be Continue


__ADS_2