Chronicle : Chance

Chronicle : Chance
Jendral Srinx


__ADS_3

Olea dan Huan berjalan keluar rumah menemui Fern yang sudah bersiap untuk mengantar Olea pemotretan siang ini.


"Huan aku menyayangimu kau harus yakin bahwa aku akan selalu baik-baik saja dan juga doakan aku supaya aku selalu bahagia berjauhan dengan bibi" Olea memeluk tubuh Huan yang berdiri di sisi kanan Olea, perasaannya sangat tidak enak tetapi dirinya hanya mampu menahan dan mengusap pundak Olea yang sudah ia anggap seperti anak sendiri.


Huan memegangi tengkuk wajah tirus Olea dihadapannya dan merapikan helai demi helai rambut yang terjatuh menutupi matanya, "nona Olea jaga diri ya, kau harus tahu bahwa semua orang mencintaimu aku hanya ingin kau baik-baik saja."


Olea mengangguk dan berpamitan kepada Huan yang sedari tadi resah terhadapnya.


Fern tersenyum dan menjemput Olea yang berada di pelukan Huan, "bibi jangan khawatir Olea akan aman bersamaku dan juga Olea akan selalu kujaga setiap detiknya agar aman."


Huan hanya mampu percaya tetapi firasat debaran jantungnya sungguh tidak enak, "ah tuan Fern tunggu! M.. tolong jaga nona Olea kami dengan sangat ketat dan turuti apa yang ia inginkan."


Fern tersenyum, "ya bibi kami berangkat supaya Olea tidak terlambat."

__ADS_1


Mobil Fern dan Olea pergi menjauh dari kompleks rumah yang terdapat lingkaran kekuatan sihir rainbow stone.


Huan kembali masuk kedalam rumah dan mencari Yoju yang sedari tadi memotong dedaunan di halaman belakang rumah.


"Yoju, apakah mereka akan baik-baik saja? Perasaanku sangat tidak enak, bagaimana ini semoga Eru dan Dewi seluruh Valinor menjaga nona."


"Nona sudah memiliki kalung permata agraria dan itu kalung terkuat dan hanya nona yang memiliki dan juga ada tuan Fern jadi kau tidak usah cemas" Yoju menjawab seluruh keluhan Bo Huan yang terduduk di kursi sofa teras halaman belakang rumah.


Huan kembali berdiri, "yasudahlah aku akan kembali membereskan seluruh rumah dan juga kau jangan lupa hubungi tuan Rue dan nyonya May tentang nona Olea yang sudah menjalin hubungan dengan tuan Fern."


Dari kejauhan terlihat beberapa para Elf dengan jubah hitam yang mendengar apa yang menjadi percakapan Yoju dan Huan katakan.


__ADS_1


"Apa kau mendengarnya? Katakan pada tuan bahwa kita akan mendekati Valinor dan juga katakan untuk membawa pasukan mundur dari perbatasan serta jangan lupa kabarkan padanya buka gerbang Ancalagon black."


"Tapi jendral Ancalagon tidak sembarang dibuka karena ia adalah naga yang memiliki api hitam, jika Ancalagon terbuka maka akan memancing naga lain di Arda."


"Jika kau banyak bicara kau akan merasakan kesakitan dari para Orc, katakan pada tuan dan aku akan segera membawa hadiah untuknya ke Dark Land."


"Baik jendral."


Diatas atap beberapa rumah terdapat beberapa pengawal yang bersiap membawa kabar dari pimpinan mereka sang jendral.


Seluruh Elf kembali menghilang dengan sinar stone kaum Oracle Erven dengan sihir iblis.


Sinar Black Shadow keluar dari telapak tangan sang jendral yang tersenyum menyeringai tipis dari wajah misteriusnya, jendral Srinx adalah Elf keturunan Dark Elf kaum Oracle Erven dari ras Drow. Para Drow tinggal di kediaman Dark Land kaum Erven yang dibuang ke daerah subterranean underdark, dan mereka terkenal sangat jahat dalam sub-ras elf. Secara fisik, kulit mereka cenderung lebih gelap dan berambut abu-abu atau kuning pucat. Kebanyakan mereka memiliki mata berwarna merah darah. Tubuh mereka lebih kecil dan lebih ramping dibandingkan kebanyakan sub-ras elf lainnya. Mereka pengikut dari Vhareaun keturunan para iblis.

__ADS_1



__ADS_2