Chronicle : Chance

Chronicle : Chance
Janji Mirst


__ADS_3

Miracle galad


(Cahaya Keajaiban)


i whole nature sings beautifullui


(Seluruh alam bernyanyi indah)


Happui a pant -o mel


(Bahagia dan penuh cinta)


Nature na- so real


(Alam begitu nyata)


All Nirvana speaks


(Seluruh Nirvana berbicara)


Mel with mel


(Cinta bersama cinta)


A miracle i will ech- cin happui

__ADS_1


(Keajaiban yang membuat bahagia)


i tip -o Jotunheim na i tip -o Vananheim sings


(Ujung Jotunheim hingga ujung Vananheim bernyanyi)


Nall- bo i galad


(Berseru kepada cahaya)


Mirst na- pant -o miracles


(Mirst penuh keajaiban)


Mirst's ber na Nirvana


Ost. O'Fairui purple Mirst nimloth - glír -o Mirst dúr dór   


(Lagu keajaiban Cahaya Mirst )


Kedua kaki langkah King Tian kembali ke Wilayah Barat Asgard dimana dirinya harus bertemu dengan Beta kaki tangannya, Rone menunggu dirinya di ujung jembatan kayu rotan.


Berdiri dengan terdiam dan menatap Raja nya berjalan sendiri melintasi jembatan. Ia tahu penantian pimpinannya sang Alpha dalam pasangan mate abadinya sangat setia. Banyak para kaum serigala yang ingin King Tian menjadi suaminya tetapi King Tian tidak semudah itu untuk mendekati para wanita.


King Tian membawa beberapa daun Pohon Mirst untuk penyembuhan Fern putra Viscount Rax. Dirinya tidak dapat menutupi kesedihan karena harus sekali lagi mengalah, "apa kau mendengarnya?" Tanya King Tian dengan memegang beberapa daun Pohon Mirst dan memberikannya kepada Rone.

__ADS_1


Dengan kepala tertunduk Rone mengambil dedaunan tersebut dan menjawab apa yang ditanyakan oleh King Tian, "bersabarlah Yang Mulia, mungkin memang itu benar. Pasangan mate mu bukanlah Putri Olea."


Lagi-lagi King Tian berdecik, ia kembali berjalan menuju Kerajaannya dimana Wilayah Barat Asgard adalah kediaman Elf hutan dengan warewolf berada. Ada beberapa Elf hutan yang sudah terpencar diberbagai wilayah Pulau Misteri.


"Aku tidak tahu. Apa kau tau bahwa Viscount Rax sudah memasuki wilayah Pulau Misteri? Hewan itu yang mengantarnya. Crisdione," King Tian kembali berbicara kepada Rone sembaring berjalan melewati beberapa pohon yang kembali bermekaran.


Rone hanya terkejut sesaat ketika dirinya mendengar hewan master magia disebut. Magizoo legenda, "apakah Crisdione juga ikut ke pulau ini? Jikapun iya banyak para Elf yang akan melihat keajaiban ini. Lagipula dia hewan legenda yang tidak pernah terlihat di dataran bumi Arda."


King Tian tertawa dengan menggeleng kepala, "dia tidak ikut. Karena itu Gaile sudah membawa syarat yang ada di tubuh Viscount Rax. Ah, para Elf itu sudah menolongku dari bahaya. Apa kau merindukan pamanku King Camello, Rone?" King Tian kembali memberitahu Rone dengan tertawa kecil.


Ia tertawa ketika melihat Rone yang ingin sekali keluar dari Pulau Mirst ini. Banyak sekali para Elf hutan yang terjebak di Pulau Misteri ini karena segel yang Osiris berikan. Sehingga banyak Elf hutan yang terpencar akibat serangan para kaum Oracle. Tentunya, hanya terpencar beberapa di wilayah Pulau Mirst.


Gerbang Wilayah Barat terlihat, begitupun dengan kehadiran King Tian yang seluruh pengawal serigala langsung tunduk seraya hormat kepadanya. King Tian berjalan dengan diikuti oleh Rone. Pergi ke ruang tahanan Raja. Hanya nama saja yang menyeramkan dan isinya sangat mewah.


Ruang tahanan Raja adalah ruang untuk para tamu King Tian, King Tian memasuki lorong. Rone memberikan lampu sebuah lentera untuk menuntun berjalan, ruangan yang perjalananya agak remang dengan pemandangan sejuk di dalam hutan.


"Selamat datang Yang Mulia," beberapa pelayan wanita dari kaum serigala menyambut kedatangan King Tian.


King Tian memberikan isyarat tangan untuk memberikan tanda bahwa ia tidak ingin ada suara sambutan. Beberapa pelayan menunduk setuju dan pergi dari pandangan King Tian.


Terlihat Shae yang sedang duduk di kursi bambu, dirinya sudah habis beberapa piring hidangan makanan lezat yang Wilayah Barat sediakan. Mulutnya mengunyah dengan keringat yang mengucur, "…pe..la..y..an.. krauk..krauk."


Tak sempat Shae melanjutkan panggilan kepada pelayan, King Tian memasuki ruangan Raja, "Apakah itu enak? Jika enak maka para pelayanku akan menyajikan kembali hingga kau menjadi gendut di sini," King Tian berbicara dengan membuat Ksatria Shae terkejut. Ia beranjak dengan perasaan tidak enak dan menelan makanan cepat-cepat.


"Ah tidak apa-apa, kau makan saja lagi. Bagaimana temanmu? Apakah ia sudah sehat?" King Tian berjalan mencari keberadaan Fern yang tertidur di sebuah ranjang, tubuhnya sangat lemas, racun api adalah racun paling ganas yang Oracle ciptakan.

__ADS_1



__ADS_2