
Rad masih berbicara dengan para master magia di Portal Crown Rainbow, seluruh para master magia masih menenangkan keadaan Viscount Rax. Countess Elia mengusap punggung suaminya, "sudahlah sayang anak kita akan baik-baik saja."
Rupanya Morth tampak gelisah, ekornya mengibas serta mendapati dirinya berbeda. Magizoo Crisdione datang dengan tubuh yang bersinar terang bagaikan cahaya, "Salam Agraria Pangeran Rad."
Rad menyipit dengan setengah membungkuk memberi hormat, dirinya tidak menyangka akan bertemu dengan hewan magizoo yang langka hampir tidak pernah menampakkan diri, "salam Agraria Cris."
Wern berjalan menghampiri Crisdione dengan memegang tongkat magia miliknya. Ia tidak menyangka kehadiran Rad akan menuntun Crisdione sang magizoo legendaris ikut hadir dalam pertemuan meja arcana. Crisdione berjalan mengitari meja suci. Hidupnya mengendus bola crystal seluruh elemen yang berada di ruangan meja arcana.
"Mirst Land."
Rad mengangkat setengah alisnya dengan dahi yang mengerut, Morth masih gelisah dengan mengibaskan ekornya, Rad tidak menyangka bahwa nama pulau Dark Land akan disebut oleh magizoo legendaris. Rad menghampiri Crisdione dengan langkah pelan, "apa maksudnya itu Cris? Kenapa kau menyebut nama pulau misteri."
"Mereka ada di titik lokasi Mirst Land," ucap Crisdione dengan mengeluarkan sinar putih berwarna perak menyala diseluruh tubuhnya.
__ADS_1
Gaile menggigit bibir bawahnya, "mustahil, sangat mustahil. Aku hanya bisa mengirimkan pesan sinyal lewat cahaya element untuk memberi tanda akan keberadaan mereka. Itupun, jika berhasil."
"Disana banyak sekali Elf hutan yang buas dan ganas," Rad berdecak bingung, gumamnya lirih ketika mengingat kaki tangannya Ksatria Shae.
Wern sudah membuka kekuatan kalung rainbow stone milik Olea, baginya keselamatan tuan putri adalah yang utama. Karena hanya Olea yang mampu menjawab segala permasalahan ini.
Edelaine dan Herdreclis mendengarkan apa yang para master magia katakan. Edelaine masih dalam proses penyembuhan oleh serangan sang Ratu Calla Gazer. Herdreclis mencoba berpikir untuk menarik mundur kepulangan Putri Olea di batu ruang jiwa.
"Dapatkah aku membuat waktunya berhenti seketika? Dan disaat itu juga kau bisa masuk ke dimensi ruang dan waktu dimana para kaum Oracle membawa mereka Pangeran Rad?"
Seluruh master magia tidak habis pikir kenapa Herdreclis memberikan sebuah saran untuk memberhentikan waktu, itu sama saja membuat dirinya akan kehilangan setengah kekuatan miliknya jika ia gagal.
Gaile menghampiri Herdreclis, "Ah ayolah kau jangan bodoh! Itu kekuatan energi murni tingkat tinggi. Jika kau gagal, kau akan bahaya Herdreclis!"
__ADS_1
Kekesalan Gaile semakin bertambah ketika Herdreclis mencoba untuk mempertaruhkan kekuatan dan nyawanya.
Groaaaaaaarrrr!
Morth menjadi liar, kedua matanya mengeluarkan cahaya merah. Tubuhnya bergetar dan terlihat kesakitan. Rad mencoba menenangkan hewan kesayangan miliknya tetapi sayang ia tidak mampu, justru Morth menjadi semakin liar.
Crisdione mengeluarkan sinar putih dari tubuhnya, membuat Morth jatuh tersungkur di atas tanah dengan kesakitan, "wabah Ancalagon sudah mulai bereaksi."
Rad tentu saja kaget mendengarnya, ia baru saja pertama kali mendapati hewan kesayangan miliknya kesakitan bahkan mengeluarkan muntah darah di atas tanah ruangan Portal Crown.
"Cris, tolong hewan kesayanganku Cris! Tolong jangan membunuhnya."
Rad terlihat panik ketika melihat Morth meraung kesakitan dan mendadak menjadi liar, Wern mencoba menenangkan Rad di sampingnya, "tenanglah Pangeran. Hanya beberapa menit saja semua akan baik-baik saja."
__ADS_1