Chronicle : Chance

Chronicle : Chance
Osiris


__ADS_3

Ruangan pribadi Briar terletak di ruangan dasar paviliun kastil diujung lorong, berdinding berbentuk labirin dengan kekuatan sihir 1000 lapisan sihir iblis, terdapat black shadow crystal stone sihir terkuat didalamnya. Kekuatannya mampu membuat seluruh wilayah Dark Land hancur berkeping-keping tanpa sisa.



Kedua mata Briar membesar, pupil matanya tak mampu untuk berpaling dari sinar black shadow.


"Ayah aku akan membalas kematianmu! Bukan aku yang akan mati! Tapi mereka yang harus mati!" Tangan kanan Briar mengepal, rasa dendamnya sudah tak mampu lagi tertahan.


Jendral Srinx kembali dari dunia manusia, tubuhnya setengah membungkuk di hadapan Briar.


"Salam Oracle yang mulia, kunci sudah ditemukan dan akan merencanakan rencana B serta di sekitarnya terdapat pengawal dari kaum Valinor yang memiliki kekuatan setara dengan pangeran Kim dari kerajaan Atlantia" Srinx menjelaskan dengan wajah tertunduk, suara langkah kaki Briar mengarah ke hadapannya.



"Bawa dia kepadaku atau kau akan menjadi santapan para Wolf Beast dan ribuan Orc."


"Baik yang mulia."


Jendral Srinx kembali merencanakan perintah dari Briar Twigi.


Darrrr... suara salah satu pajangan kristal di sudut dinding yang hancur akibat serangan black shadow Briar yang mengerat dendam, "kau akan mati Kim kau akan mati! Aku berjanji kau akan mati! Ha ha ha ha kau akan mati! Kau harus membayar semua yang ayahku rasakan!"


Briar berbalik kembali ke ruang aula istana dan menutup pintu labirin dimana ruangan kekuatan black shadow disimpan.


"regastameferur"


Hanya ada para pengawal yang berdiri berjaga di setiap sudut ruangan. Kastil yang sunyi hanya ada dirinya dan adiknya berada.


**

__ADS_1


Ancalagon datang dari arah timur dengan ukuran sayapnya yang menutupi wilayah Hither Land. Seluruh prajurit kaum Faro berhenti berperang, para Orc menarik mundur para pasukan.



Jendral Orc Kwintacle membawa seluruh pasukan para Orc Oracle Erven untuk tidak melanjutkan peperangan.


Hanya darah dan mayat Orc serta kaum Faro yang membanjiri benteng perbatasan Hither Land.


Ancalagon menyemburkan api serta mengeluarkan suara bising yang mampu membuat para Elf mati seketika.


"Ancalagon."


Wajahnya hanya takjub akan kebesaran tubuh Ancalagon sang naga legendarium. Langkahnya kembali ke benteng pertahanan kaum Faro.



Rad mengambil alih dengan menarik mundur pasukan kaum Faro, kedua matanya melihat Kim yang jatuh tersungkur diatas tanah.


"Kim! Kim!" Rad melesat cepat menuju tubuh Kim yang tersungkur dan berteriak memanggil nama adiknya yang hilang kendali.


"Rad, sangat sakit Rad seluruh tubuhku sangat sakit. Jantungku seperti ingin berhenti Rad, sangat sesak."


"Kim! Bertahanlah Kim."


Rad menarik mundur pasukan dari medan peperangan dan membawa Kim kembali ke Atlantia.


Kekuatan kristal fire stone mampu membuatnya melesat dengan cepat dalam hitungan 5 detik hingga di ruangan kamar pribadi Kim di kerajaan Atlantia.


Rad menaruh tubuh adiknya diatas ranjang miliknya.

__ADS_1


"Bertahanlah Kim."


Rad membuat Kim tertidur untuk beristirahat dengan sihir miliknya, Para pelayan membantu melepaskan pakaian besi dari tubuhnya yang membuat nafasnya sesak.


Seorang pengawal datang dengan pakaian prajurit menghadap Rad yang berdiri di dekat kamar Kim. Rad tahu siapa yang datang disaat seperti ini.


"Katakan padaku yang sebenarnya ada apa sebenarnya? Kenapa Kim seperti ini?"


"Salam Atlantia tuan muda, saat ini belahan jiwanya sudah memiliki hubungan dengan kaum Elf lain dan mereka melakukan sumpah mate abadi."


Rad sangat marah dengan kabar yang ia dengar, emosinya meledak hebat.


Kerah seragam ksatria Shae di kerat hingga tercekik, "jika sampai adikku mati kau akan mati Shae! Aku memang menginginkan bersaing dengannya tetapi aku tidak ingin lawanku mati terkapar hanya karena perihal mate."


Shae merasakan sesak, matanya menyipit. Pupil kedua mata Rad yang memberikan pandangan tajam membuatnya tidak mampu untuk melawan, "a aku.. aku.. aku akan membuat mereka berpisah tuan muda. Aku berjanji padamu."


Rad melepas kerah seragam Shae dengan menyungkurkan tubuhnya diatas lantai, "pergi dan bawa dia kembali ke Valinor. Siapa dia?"


Shae kembali menjawab dengan tubuh yang menunduk, "anak dari viscount Rax dari kerajaan Agraria."


Rad membawa pedang fire stone kembali ke kediamannya.


"Pergilah dan bawa dia kembali ke Valinor."


"Baik pangeran."


Shae kembali melesat terbang dengan kecepatan sayapnya menuju pintu perbatasan dimensi batu jiwa untuk teleportasi kembali ke Asrama. Ia harus membawa tugas pangeran Rad untuk membawa Olea kembali ke Valinor malam ini.


__ADS_1


__ADS_2