
"Cepat bawa mereka kepada The Lord of Alpha. Biasakan kalian jalan cepat. Mungkin daging mereka bisa kita makan. Hmm.. daging Elf, sudah lama aku tidak memakan daging seorang Elf."
Seorang Elf dari kaum serigala mengendus aroma tubuh Shae, dengan gerak cepat Shae memalingkan wajah dengan menghindari endusan yang serigala lakukan padanya. Wanita yang mendominasi diantara paling depan dalam perjalanan itu berbalik badan dan melirik Fern dengan tatapan tajam.
"Panggil saja namaku Lyord," gigi taringnya sangat tajam dengan posisi diluar mulut. Wajahnya kembali menatap pandangan hutan memimpin para kelompok serigala. Tubuh Fern begitu lemas karena efek serbuk Oracle. Wajah Shae melihat Fern yang begitu lemas dalam perjalanan menyusuri dedaunan hutan dan aroma hutan yang pekat. Begitu sunyi hanya ada suara hewan-hewan dan jangkrik yang nyaring selama perjalanan.
"Bertahanlah Bodoh! Kau ini sebentar lagi akan mati karena cinta. Dia, Olea Mu itu sudah berada di tangan Raja Briar Twigi!" Shae berbisik keras dengan suara lantang dengan respon para serigala yang menatap geram.
__ADS_1
Fern terbangun ketika mendengar ucapan Shae. Wajahnya begitu terkejut dengan penuturan Shae yang mengingat kembali perdebatan mereka di Gua Heiley, "Hei bodoh!"
"Diam! Atau kalian aku buang ke jurang di Gunung Heiley," Teriak Lyord dengan murka karena perdebatan Fern dan Shae selama di perjalanan.
"Bertahanlah Bodoh! Kau ini sebentar lagi akan mati karena cinta. Dia, Olea Mu itu sudah berada di tangan Raja Briar Twigi!" Shae berbisik keras dengan suara lantang dengan respon para serigala yang menatap geram.
Fern terbangun ketika mendengar ucapan Shae. Wajahnya begitu terkejut dengan penuturan Shae yang mengingat kembali perdebatan mereka di Gua Heiley, "Hei bodoh!"
__ADS_1
Wajah Fern begitu pucat ketika mendapati mereka sudah tiba di pintu gerbang dimana wilayah Barat Asgard. Gerbang Setinggi 10 Meter dengan buatan dari kumpulan batang kayu pohon, Fern tidak pernah memasuki pulau ini sehingga ia tidak mengetahui celah dari pulau ini. Pertama kali baginya berada disini dan sangat asing.
"Bawa saja mereka dahulu ke King Tian, biarkan King Tian melihat para Elf ini, aroma mereka aroma Oracle," ucap Lyord kepada para pengawal kaum serigala, mulut Lyord kembali terbuka dan memperlihatkan taring tajamnya di hadapan Shae.
Hanya ada Shae dan Fern yang menghindari wajah mereka ketika Lyord mengeluarkan gigi taringnya. Pandangan Fern begitu buyar, ia tidak tahu harus berapa lama ia akan bertahan. Begitu pusing dan berbayang dengan apa yang pupil matanya lihat.
Tubuh Fern terjatuh ketika para kaum serigala akan membawa Shae dan Fern ke ruang penahanan Raja. Rantai yang terikat di pergelangan tangan Shae dan Fern membuat Shae ikut jatuh tersungkur ke tanah, "hei bodoh! Kenapa kau terjatuh! Cepat bangun!" Teriak Shae dengan kesal ketika mendapati dirinya ikut tersungkur. Dirinya berhenti berbicara ketika mendapati kedua mata Fern terpejam.
__ADS_1
Lyord kembali berbalik tubuh di perkemahan lantai tiga. Ia baru saja menaiki anak tangga ketika meninggalkan Shae dan Fern untuk memasuki ruang penahanan Raja. Wajahnya panik dengan langsung melompat dari lantai tiga. Kekuatannya begitu sempurna dengan loncatan yang ia ciptakan. Lyord memang terlatih jika harus berburu makanan di hutan Mirst. Dan kini tubuhnya melompat dari lantai tiga untuk melihat keadaan Fern yang tersungkur ke tanah.