Chronicle : Chance

Chronicle : Chance
Dimensi portal Crown Rainbow


__ADS_3

Wern kembali ke Valinor dengan membawa kabar dari dimensi Rue. Seluruh Agraria menjadi sibuk, Wern seorang penjaga crown of rainbow stone kunci sihir terkuat Agraria membawa tongkat bunga Chrysant dan berjalan memasuki ruangan dibawah pohon Ancaladia.



Bola crystal berwarna merah muda menyala memberikan cahaya terang disekitarnya yang gelap dan pekat.


Sebuah pohon dimana sang light Drakon Khalkikos yang menjaga hutan pegunungan Grey Montains Golden Fleece berada.


Pohon Ancaladia yang terletak di hutan suci Grey di Hither Land dengan banyak sihir perlindungan dari Agraria dan Wern membuatnya kembali terbuka.


Wern membuka gerbang berwarna biru besar dengan lilitan rantai segel sihir khusus dari Agraria.


Bola permata bunga Chrysant memperlihatkan cahaya dan mengayun di hadapan gerbang didepan ruangan Drakon Khalkikos.


"Regestafruz."


"Regestafruz O'Leomostah."


Kalimat kalimat kunci segel sihir terus dibacakan oleh Wern yang memejamkan mata dengan menyilangkan tangan di kepulan dadanya.


Kedua mata Wern kembali terbuka.


Gerbang sang Drakon Khalkikos langsung terbuka dengan rantai-rantai yang bergerak secara acak mengikuti mantra.


Dazzz… suara jejak kaki yang menghampiri dengan melihat sinar dari balik gerbang yang terbuka.


Suara hembusan angin terdengar dari ujung lorong dengan pijakan keras sang Drakon Khalkikos. Erangan light Drakon mampu membangunkan burung-burung sekitar hutan Golden Fleece untuk beterbangan.

__ADS_1


"Regestafruz O'Leomostah."


"Regestafruz O'Leomostah."


Mantra-mantra sihir Wern menghampiri light Drakon Khalkikos.


Kedua mata dengan sinar yang menyeramkan bertemu dengan bola kristal merah muda tongkat bunga Chrysant.


Wern mengusap wajah bersisik sang light Drakon.


"Kau sudah lama berada diruangan ini light dan kau akan bertugas kembali untuk menjaga wilayah perbatasan Hither Land. Light tolong jaga Agraria hingga putri Olea tiba di Valinor."


Wern membawa light Drakon berjalan keluar ruangan pohon Ancaladia dengan pantulan sinar merah muda crystal tongkat sihir miliknya.


Sang light berjalan mengikuti Wern keluar wilayah hutan.


"Pergilah light jagalah perbatasan, aku mempercayaimu."


Light Drakon mengibaskan sayapnya dan terbang menuju perbatasan Hither Land.


Ancalagon menyemburkan api merah yang membara dengan teriakan-teriakan mematikan.


Dari jauh Ancalagon menerima suara balasan sang light Drakon.


Seluruh Elf kaum Faro menerima kedatangan sang Light Drakon Khalkikos di perbatasan.


Naga yang saling berbicara itu kini saling memandang di perbatasan Hither Land.

__ADS_1


Drakon menyemburkan energi listrik dengan suara petir yang mematikan berbalas di langit-langit.


"Kita bertemu lagi rupanya."


"Aku tidak akan menyerang jika kau tidak menyerangku Light."


"Kau sudah membunuh ratusan Elf di Valinor hari ini."


"Diamlah jika kau berbicara kembali aku akan membuat seluruh Elf di Valinor musnah."


"Dia akan datang dan memusnahkanmu jika kau berbuat itu."


Ancalagon menyemburkan api merah ke arah light Drakon dan berjalan kembali di tempat perbatasan.


Light diam dan duduk di garis perbatasan melihat pergerakan Ancalagon.


Hanya para Elf kaum Faro yang menyaksikan apa yang mereka lihat malam ini. Sepasang naga terkuat saling berbicara dan saling memberi balasan.


Dari kaki bukit Briar Twigi menyaksikan Ancalagon dan Light saling berbicara, kedua mata yang memahami diantara keduanya tidak menghindar dalam menatapnya.


"Bawa wanita itu padaku malam ini. Jika memang itu yang mereka inginkan!"


"Baik yang mulia."


Sang jendral Srinx mengetahui apa rencana yang akan ia lakukan malam ini. Pertemuan antara dirinya dan Briar Twigi untuk membahas rencananya kali ini terhadap Olea kembali setelah mematai-matai dirinya di Asrama.


Briar Twigi kembali memakai jubah dan kembali ke kastil Osiris dengan para pengawal kerajaan. Jendral Srinx masih melihat Ancalagon dan Light dari jauh, "aku menyaksikan peristiwa ini dan ternyata kisah ini nyata. Kalian akan musnah wahai kaum Valinor."

__ADS_1



__ADS_2