
Tansy berjalan di lorong asrama dengan memain-mainkan pensil yang ia genggam, rupanya kedua mata gadis ini sangat tajam dengan melihat sosok pria yang ia curigai berdiri di ujung lorong. Seorang pria yang beraroma Elf dan tidak terdeteksi oleh Tansy.
"Rupanya kau?" Tansy berjalan dengan menatap wajah Shae yang sedang meminum sebuah minuman alkohol berkadar tinggi berbentuk kaleng.
"Ini batas asrama pria dan wanita jadi kau tidak boleh kemari," Shae mengerutkan alis tipisnya. Mata kiri yang melirik tajam ke arah Tansy.
Suara mesin minuman dingin mengeluarkan beberapa minuman kaleng di lantai dasar asrama. Tansy mengambil cepat beberapa minuman kaleng dingin.
Tansy tidak memberikan respon dan melangkah kembali ke kamar dengan membawa beberapa minuman kaleng untuk Sage dan Olea. Ekspresi wajah dingin tak membuatnya getir berhadapan dengan Elf seperti Shae, hingga kini Tansy masih tidak dapat melacak apakah Shae ras Elf yang berada di Valinor atau bukan.
"Jangan dekat-dekat denganku atau kau akan menyesal!" Sebuah ancaman Tansy terhadap Shae yang menatapnya tajam sembaring meminum minuman kaleng beralkohol tinggi.
Bibir singgung tipis Shae terlihat ketika Tansy berusaha memberikan respon berupa ancaman.
__ADS_1
"Hey! Aku bukan musuhmu."
Teriakan Shae terdengar hingga ujung lorong namun sayang Tansy tidak memperdulikan bahkan acuh akan sikap Shae. Ucapan yang ia lontarkan dengan penuh energi kini menjadi dingin dengan berbalas kepalan tangan.
Shae pergi dengan kekesalan yang membumbung hebat atas apa yang sudah Tansy lakukan. Bagaimana bisa seorang Elvis yang menjadi tugas untuk Atlantia lindungi memberikan respon negatif kepadanya. Shae geram akan sikap Tansy yang acuh kepadanya.
"Argh! Jika bukan karena tuan muda Rad semuanya tidak akan menjadi seperti ini!"
Shae menghancurkan botol kaleng minuman yang sudah ia habiskan. Beberapa pengawal utusan Rad datang dengan menghampiri Shae menggunakan jubah putih dengan daun telinga runcing, "Salam Atlantia ksatria Shae, ini tugas untukmu dari tuan muda Rad. Tas ini berupa pakaian dan uang untuk persiapan pesta topeng yang akan di selenggarakan di kampus dan juga tuan muda berpesan bahwa rencana ini harus segera selesai."
Shae mengangguk dan melihat tas yang ia jinjing di jari jemarinya. Tas coklat berbentuk persegi dengan ukuran sedang ini adalah tas rencana yang ia harus lakukan didalam pesta topeng.
Shae berjalan menuju kamarnya dan memeriksa beberapa barang yang berada di dalam koper. Sebuah surat terlampir di dalam kunci tas, sebuah catatan kecil untuknya dari tuan muda Rad.
__ADS_1
Catatan.
Shae. Pikirkan baik-baik dan ikuti semuanya atau kau akan kehilangan dirinya.
Ada pengorbanan dan perjuangan.
- Rad
Kertas yang berada di genggamannya kini robek tak tersisa, sebuah harga yang ia tak ingin lakukan dan kini harus ia lakukan. Sebuah perasaan yang harus ia tutupi kini hanya akan menjadi perasaan tidak berbalas, Tansy seorang Elvis pasangan mate dirinya yang ia yakini sedari ia pertama kali bertemu Tansy di Valinor dan mungkin semuanya akan berakhir dengan sia-sia.
Rad adalah orang pertama yang membantunya untuk menjadi seorang ksatria dan bisa dekat dengan Agraria, sebuah perasaannya terhadap Tansy kini hanya akan menjadi angan-angan dan harapan semata tapi nihil tidak akan pernah tersampaikan.
Jam 00.00 tepat tengah malam ia harus membawa Olea kembali ke Valinor secepat mungkin karena Kim sedang tidak sadarkan diri dan Shae harus melakukan perintah tuan muda Rad sang kakak tiri tuan muda Kim.
__ADS_1