
Edelaine mengeluarkan kekuatan sihirnya untuk melindungi pintu ruang jiwa, sedangkan Viscount Rax sudah tak mampu menahan segala amarahnya ketika dimensi mata nya terbuka dan para kaum Oracle membawa anaknya ke wilayah Valinor.
"Lepaskan aku Wern! Kenapa kau menahan ku! Kau gila! Lihat anakku! Dia dibawa oleh para kaum Oracle."
Viscount Rax tampak kesal dan amarah, tubuhnya terkena sihir pengikat crown rainbow. Wern sengaja membuat Viscount Rax terikat agar dirinya tidak pergi dari portal crown. Konsentrasi Edelaine buyar dengan beberapa gerakan mata tertutupnya yang kehilangan fokus.
Bola permata Wern memberikan sinar merah muda ke tubuh Edelaine.
"Uhukkkk...uhukkk."
Edelaine melepas kristal kekuatannya, tubuhnya terjatuh dan tertahan oleh Gaile, "apa kau tidak apa-apa Edelaine? Wern, Buka kekuatan kalungnya sekarang! Kalung itu mampu melindungi tuan putri dari kaum Oracle dan melindungi Fern serta ksatria Shae!"
__ADS_1
Wern merapalkan mantra sihir untuk mengaktifkan kembali kalung Olea yang kini di bawa oleh para kaum Oracle, "Seha'Aloemaora!"
Krakk!
Suara langkah kaki Morth didampingi Rad memasuki ruangan, "Salam Agraria."
Rupanya Rad datang bersama Morth dari Kerajaan Ladheaven. Rad datang ke portal crown karena meminta pertolongan untuk melindungi Olea, ia tidak menyangka bahwa Gaile berteriak memanggil nama ksatria Shae didalam ruangan portal crown.
Countess Elia menyambut kedatangan Rad dihadapan para master magia yang sedang sibuk memberikan energi kekuatannya, "salam Agraria pangeran."
"Uhukk..uhuk.."
Edelaine masih terbatuk-batuk disandaran tubuh Gaile, kekuatan penyembuh yang Gaile miliki mampu menetralkan kondisi Edelaine saat ini, "ibumu! Ibumu ikut campur dalam hal ini tuan muda Rad. Ibumu yang mulia Ratu Calla!"
__ADS_1
Seluruh master magia saling menatap dan melihat Rad yang baru saja datang, "apa maksudnya Edelaine?" Rad terheran dengan apa yang master element katakan padanya.
"Ibumu! Ibumu ingin tuan putri Olea kami mati dan tidak bisa bersama adikmu! Uhukk..uhuk.."
Edelaine memuntahkan darah berwarna hitam ke atas lantai tanah. Gaile memberikan kekuatan penetral racun untuknya. Rax tidak menyangka bahwa ada hal yang tidak beres di Atlantia.
"Lepaskan aku Wern! Lepaskan ikatan ini, kenapa kau lakukan ini pangeran? Jika sampai Fern kami celaka maka kau akan aku kejar pangeran!"
Rax berteriak dihadapan para master magia di ruangan portal crown. Dirinya tidak menyangka bahwa ibu tiri Rad yang mulia Ratu Calla memiliki rasa tidak ingin keberadaan Olea di Valinor. Countess Elia menenangkan suaminya Viscount Rax yang masih terikat oleh segel sihir dari Wern, "sudahlah sayang. Kau jangan seperti ini. Fern kita tidak akan terjadi apa-apa."
Wern berhenti merapalkan mantra. Dirinya menyambut kehadiran Rad yang datang bersama Morth hewan kesayangannya, "salam Agraria pangeran."
"Wern, aku tidak menyangka jika pintu batu jiwa didatangi para kaum Oracle, maafkan aku Wern. Aku tidak bisa menunggu orangku dengan selamat disana. Aku meminta padamu untuk bisa membuat seluruh keadaan baik-baik saja. Maka ksatriaku mampu membawa Olea kembali."
__ADS_1
Rad berbicara dihadapan para master magia, dirinya tidak menyangka bahwa ibu tirinya ikut campur dalam permasalahan ini. Jelas saja adiknya harus menanggung segalanya. Tetapi ia tidak menyangka bahwa ibu tirinya menginginkan kematian Olea sang cahaya Valinor.