Cinta Ada Karena Terbiasa (S3)

Cinta Ada Karena Terbiasa (S3)
Episode 20. Dilema hati


__ADS_3

halo reader budiman, jangan lupa like sebelum baca ya. Hehe, biar author selalu semangat buat up🤭😘😘😘makasih šŸ™šŸ™


selamat membaca 😘


_______________________


Ketika sebuah rasa terkungkung sukma. Raga hanya dapat meraba hati tanpa suara. Seperti perasaan Raffi pada Lian. Hanya bisa tersimpan dalam hati tanpa bisa dirasa dan didengar oleh sang pemilik hati Raffi, Lian.


Raffi duduk termenung dalam kegelapan di dalam kamarnya. Rahasia hati yang ia simpan selama lima tahun itu telah ia beberkan pada Seno. Setelah mengeluarkan isi hatinya pada Seno, entah mengapa Raffi jadi merasa takut. Takut jika Seno memberitahu orang lain atau tidak sengaja membeberkannya pada Key. Meskipun Raffi tahu, Seno tidak akan berkhianat, tetapi Raffi tetap merasa resah.


"Aku tidak pernah merasa resah sekali seperti ini, ada apa denganku?" lirih Raffi.Ā 


Tok! Tok! Tok!


"Masuk!"Ā 


Raffa membuka pintu kamar Raffi setelah mendapat izin. "Gelap sekali, padahal penghuni kamar ini belum tidur. Aku nyalakan lampunya, ya?"


"Nyalakan saja. Ada apa mencariku? Bukannya tidur?"Ā 


"Fi, aku ingin berbagi kabar gembira denganmu."


"Kabar apa?"


"Aku dan Lian akan bertunangan bulan depan. Lian sudah melewati UN, dan bulan depan dia sudah lulus dari SMA."


"Oh, selamat, ya. Akhirnya aku akan bebas dari Lian," ucap Raffi. Ia mengatakan hal itu dengan menahan rasa sakit di hatinya.Ā 


Raffa tersenyum kecut. "Dia tidak mau menunjukkan perasaannya. Maafkan aku yang egois dan mungkin akan menyakiti hatimu lebih banyak. Izinkan aku melakukan apa yang aku inginkan," gumam Raffa dalam hati.Ā 

__ADS_1


"Terima kasih. Ah, lelah sekali. Aku ingin tidur, kamu juga tidurlah. Supaya kamu cepat pulih," ucap Raffa sebelum keluar dari kamar Raffi. Raffa mematikan lampu kamar Raffi kembali sebelum menutup pintu. Ia masuk ke dalam kamarnya dan membuka pintu balkon kamarnya. Raffa berdiri di balkon kamarnya. Ia merenung, entah apa yang ia pikirkan. Namun, terlihat sekali jika Raffa sedang banyak pikiran. Apakah ia memikirkan pembicaraan Seno dan Raffi tadi? Atau ia sedang memikirkan Lian? Hanya dia dan Tuhan yang tahu tentang apa yang ia pikirkan.Ā 


***


Di kamarnya, Lian dan Vira baru selesai mencuci muka dan membersihkan riasan di wajah mereka.


"Li, aku bertanya padamu sekali lagi. Kamu yakin akan menerima lamaran Raffa?"


"Vi, kumohon. Jangan membahas ini lagi, ok. Aku tidak mau kalau sampai Mama mendengar pembicaraan kita. Aku akan menyudahi pembahasan masalah itu sampai di sini."


"Ok. Aku hanya berdoa semoga kamu bahagia. Aku selalu ingin melihatmu bahagia. Dengan siapapun nanti kau berjodoh, semoga dia adalah pria yang bisa membahagiakanmu, pria yang sangat mencintaimu," ucap Vira memeluk Lian.


Mereka kemudian mengganti topik pembicaraan mereka dengan rencana wisata kelulusan ke Bali. Jam dinding sudah menunjukkan jam dua dini hari, Vira mulai mengantuk dan pergi tidur lebih dulu. Setelah Vira tertidur lelap, Lian duduk di depan meja belajarnya. Lian membuka galeri di ponselnya. Ia menatap foto Raffi. Rupanya saat pesta ulang tahun tadi, diam-diam Lian memotret Raffi yang sedang bicara dengan Daisy dan Juan.


"Dasar pria jahat. Kau bilang aku bukan tipemu? Aku ini akan jadi wanita dewasa yang sangat cantik, kau pasti menyesal menolakku." Lian bergumam sendiri sambil memandang foto Raffi. Lian bergumam lirih untuk menghibur hatinya yang sedang sedih. Lian benar-benar patah hati saat ia tahu jika hati Raffi telah dihuni oleh wanita lain. Dulu, Lian masih merasa ada sedikit harapan untuk memenangkan hati Raffi. Namun, kini ia telah putus asa dan menyerah. Lian mematikan ponselnya dan menyusul Vira yang sudah terlelap di ranjang Lian.Ā 


***


Di kamarnya, Raffa sudah rapi dengan setelan jas abu-abu. Ia turun dengan senyuman manis menghias bibirnya. Raffa menyapa Daisy dan Juan, juga sang kakek, Denis.Ā 


"Pagi Pa, Ma, Kakek," sapa Raffa. Ia melihat tempat duduk Raffi masih kosong. "Raffi belum bangun, Ma?"


"Sudah, tadi minta dibawakan roti dan segelas susu hangat saja ke kamar. Sepertinya masih belum pulih benar," ucap Daisy.


"Oh," jawab Raffa singkat. Mereka menyantap sarapan pagi tanpa Raffi.


Raffi tidak menyentuh makanannya. Ia memilih membuka laptop dan melihat foto pemandangan. Ia menelusuri laman yang memuat spot wisata. Hati Raffi tergerak untuk memesan tiket liburan selama seminggu ke Gianyar-Bali. Raffi memesan untuk esok hari, tetapi tiketnya sudah habis. Hanya ada tiket untuk keberangkatan minggu depan. Karena Raffi merasa butuh liburan untuk menenangkan diri, Raffi pun tetap memesan tiket liburan dua hari tiga malam ke Gianyar untuk minggu depan.


"Ma, Raffa ke kantor dulu." Raffa berpamitan setelah sarapan. Raffa keluar rumah dengan wajah ceria, tetapi saat masuk ke dalam mobil wajah Raffa berubah sendu. Rupanya pembicaraan Seno dan Raffi telah mengusik hatinya. Semalaman Raffa tidak bisa tidur. Ia menjadi dilema. Di satu sisi ia bahagia karena Lian menerima lamarannya, tapi di sisi lain Raffa sedih mengetahui kenyataan Raffi juga mencintai Lian. "Kenapa harus jadi begini?" lirih Raffa sambil mengemudikan mobilnya menuju kantor.

__ADS_1


Cinta pertama Raffa dan Raffi selama lima tahun adalah gadis yang sama. Gadis yang selalu menemani mereka saat kecil dulu. Seperti peribahasa kuno dari sang kakek, Denis. Cinta bisa tumbuh tanpa disadari ketika kita sering bersama. Kebersamaan Raffa, Raffi dan Lian membuat hati mereka berubah. Hati mereka yang awalnya hanya sebatas sepupu, berubah menjadi perasaan cinta yang dalam dan tulus.


Raffa sudah tiba di parkiran kantor, tetapi ia tidak segera keluar. Raffa menundukkan wajahnya dan menempelkannya di atas setir. Ia malas untuk bekerja, akhirnya Raffa menyalakan kembali mesin mobilnya dan melaju pergi meninggalkan parkiran kantor. Entah dia akan kemana? Yang jelas hari ini Raffa tidak ingin berkutat dengan pekerjaan.Ā 


__________________________


Tinggalkan jejak kalian ya reader.


Terima kasih buat yg sudah like n voteĀ 


Mampir jg disini yuk!


-Pengasuh Cantik Sang Putri CEO (END)


-Cinta Ada Karena Terbiasa (season 3)


-Cinta Ada Karena Terbiasa (END)


-Status Gantung Miss CEOĀ 


-Kupilih Hatimu (END)


-Putri Yang TergadaiĀ 


-Nazein & DarlanĀ 


-Serpihan Hati Yang Hancur (END)


Ā I Love you, readers ā™„ļøā™„ļøā™„ļø

__ADS_1


__ADS_2