Cinta Alea

Cinta Alea
28. Alea kamu di mana?


__ADS_3

Dengan langkah gontai. Meyer masuk ke dalam Mansion wanita yang dia cintai. Alea yang selama 1 bulan lebih, selalu dia rindukan dengan segenap jiwa raganya. Selama Meyer berada di Jerman.


Meyer mencari petunjuk keberadaan kekasih hatinya. Dia kemudian menaruh koper yang dia bawa dari Jerman. Meyer kemudian mendatangi tetangga Alea yang tepat berada di depan mansion milik Alea.


Walaupun Meyer tidak yakin, bahwa tetangganya Alea akan tahu di mana Alea saat ini. Tetapi Meyer yakin bahwa usaha pasti tidak akan pernah menghianati hasil.


Dengan penuh keyakinan Meyer kemudian melangkahkan kakinya menuju pos security yang ada di depan mansion milik Alea.


" Permisi Pak. Bolehkah saya bertanya? Apakah anda tahu di mana pemilik mansion yang ada di depan sana?" tanya Meyer kepada satpam yang saat ini sedang berhadapan dengannya.


" Oh Non Alea maksud anda?" tanya Security pada Meyer.


" Benar! Apakah anda tahu di mana Alea sekarang?" tanya Meyer dengan wajah penuh antusias.


" Sekitar 2 minggu yang lalu, ada seorang laki-laki yang datang ke mansion itu dan dia selalu menteror Non Alea. Oleh karena itu non Alea akhirnya memutuskan untuk pindah dari mansion yang sekarang. Saat ini mansion ini sudah ditawarkan kepada orang lain untuk dijual!" ucap security itu pada Meyer.


Meyer benar-benar terkejut sekali ketika dia mendengarkan apa yang dikatakan oleh security itu.


" Seorang laki-laki yang menteror Alea? Apakah anda tahu siapa laki-laki itu?" tanya Meyer benar-benar sangat Penasaran sekali dengan identitas orang yang sudah membuat kekasihnya meninggalkan mansionnya.


" Yang Saya dengar dari security Nona Alea, dia adalah mantan kekasih non Alea sewaktu di kampung dulu. Dia meminta kembali kepada Non Alea untuk menjadi calon istrinya lagi. Akan tetapi Non Alea tidak mau menjadikan dia sebagai calon suaminya. Hal itu karena Non Alea sudah terlalu membenci laki-laki itu yang sudah menghianati nama ayah dengan sepupunya sendiri sampai hamil dan kemudian menikahinya. Tidak tahu kenapa pria itu datang lagi dan mencari Non Alea!" Meyer benar-benar merasa hopeless. Saat dia mendengarkan semua penuturan dari security itu. Meyer benar-benar tidak mengerti dan juga bingung bahwa ada kejadian semacam itu dalam hidup Alea ketika dia pergi meninggalkan gadisnya.


" Apakah Bapak tahu sekarang di mana Alea?" tanya Meyer penuh dengan harapan. Untuk bisa menemukan kembali kekasih hatinya.


Security itu terus menatap Meyer dari atas rambut hingga ujung kaki. Karena dia merasa pernah bertemu dengan Meyer tetapi dia merasa lupa-lupa ingat.


" Maafkan saya. Dari tadi kita berbincang panjang dan lebar. Tetapi saya tidak tahu siapa kamu yang sebenarnya. Jangan-jangan kamu adalah utusan dari mantan kekasihnya itu ya? Untuk mencari informasi tentang Non Alea ya?" tanya security itu sambil menatap penuh curiga kepada Meyer.

__ADS_1


Meyer sampai tidak bisa berkata-kata mendengarkan perkataan security yang mencurigainya sebagai seorang mata-mata.


" Saya adalah Meyer Clarkson Pak. Saya adalah kekasihnya yang sekarang. Kemarin saya terpaksa harus kembali ke Jerman. Karena orang tua saya meminta saya untuk kembali ke sana. Saya baru saja kembali dan mengetahui bahwa kekasih saya ternyata sudah tidak ada di sini. Oleh karena itu saya datang kemari, mungkin Bapak tahu keberadaan kekasih saya sekarang di mana!" ucap Meyer memberitahukan tentang identitasnya kepada sekuriti sehingga laki-laki itu jadi merasa aman berbicara dengannya.


" Saya pernah tinggal di Mansion itu selama satu bulan Pak. Masa Bapak tidak ingat dengan saya sih? Setiap hari kan saya selalu lari marathon bersama dengan Alea mengeliling kompleks ini." ucap Meyer menerangkan semuanya kepada security hingga akhirnya security itu pun mengingat Meyer kembali.


" Oh, ya ampun! Jadi kau adalah pemuda itu yang tiba-tiba saja menghilang? Apa kau tahu non Alea sampai mencarimu ke mana-mana. Dia sangat sedih setelah kepergianmu!" ucap security itu yang tampak begitu excited mendengarkan pengakuan Meyer.


" Benar Pak! Waktu itu orang tua saya menginginkan saya kembali oleh karena itu dia mengirimkan bodyguard untuk menjemput saya agar kembali ke Jerman!" security itu sampai geleng-geleng kepala mendengarkan penuturan Meyer.


" Ya ampun ternyata kamu orang kaya ya? Tidak sangka saya. Hebat ih! Bahkan sampai punya Bodyguard segala orang tuamu!" ucapnya tampak begitu takjub sekali.


Meyer hanya menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Dia merasa tidak enak hati karena sudah keceplosan membicarakan tentang keluarganya kepada sekuriti itu.


Akan tetapi dia harus melakukannya kalau ingin mendapatkan kepercayaan dari laki-laki paruh baya itu. Karena saat ini dirinya benar-benar membutuhkan informasi keberadaan Alea yang terbaru.


" Sayang sekali. Saya jauh-jauh datang dari Jerman hanya untuk bertemu dengan Alea. Tetapi ternyata saya terlambat dan tidak mengetahui keberadaannya sekarang. Apa saya terpaksa harus kembali ke Jerman lagi?" monolog Meyer sambil terus menepuk kepalanya dan memijat pelipisnya di hadapan security yang terlihat begitu tidak tega dengan Meyer.


Mendengar nama Mang Cecep disebutkan oleh security. Auto meyer merasa sangat bahagia. Karena selama ini mang Cecep memang selalu mendukungnya untuk memiliki hubungan yang baik dengan Alea.


" Cepatlah hubungi dia Pak. Nanti aku akan bicara dengan Mang Cecep." ucap Meyer benar-benar bersemangat. Karena dia melihat ada harapan dirinya untuk bertemu lagi dengan Alea, kekasih hatinya.


Security kemudian menghubungi Mang Cecep untuk mengabarkan keberadaan Meyer saat ini yang kemudian telepon itu langsung disambungkan kepada Meyer.


" Assalamualaikum Mang Cecep. Saya Meyer Mang. Apakah saya bisa bertemu dengan Alea? Saya datang ke mansion tapi tidak ada siapa-siapa di sini Mang!" ucap Meyer yang langsung memberondong banyak pertanyaan kepada Mang Cecep.


Mang Cecep yang berada di seberang sana merasa sangat senang mendengarkan suara Meyer kembali setelah hampir 1 bulan menghilang entah kemana.

__ADS_1


" Waalaikumsalam Den Meyer. Akhirnya saya bisa lagi mendengarkan suaramu. Apa Den Meyer tahu? Kalau non Alea sangat sedih sekali setelah kepergianmu yang tiba-tiba sekali?" tanya Mang Cecep yang mulai merasa sedih.


" Saya baru kembali dari Jerman Mang. Di mana sekarang kalian? Saya akan segera datang ke sana!" ucap Meyer dengan bahagia. Karena sekarang dirinya sudah bisa dipastikan akan bertemu dengan Alea.


Mang Cecep kemudian mengatakan bahwa dia akan menjemput Meyer di mansion lama dan Meyer disuruh untuk menunggu di sana.


Akhirnya Meyer pun mengucapkan terima kasih kepada security yang tadi sudah membantunya untuk bisa berhubungan dengan Mang Cecep sehingga dirinya bisa bertemu kembali dengan Alea.


" Sama-sama Den Meyer. Saya berdoa sih, semoga kalian berdua bisa menjadi pasangan yang serasi. Walaupun saya sedikit ragu sih, kalau melihat usia kalian yang tampaknya jauh berbeda!" ucap security itu sambil meraup wajahnya dengan kedua tangannya.


Meyer hanya tersenyum mendengarkan penuturannya dia sama sekali tidak keberatan dengan pendapat orang lain tentang hubungannya bersama dengan Alea.


Bagi Meyer yang penting Alea mencintainya. Hal itu sudah cukup dan dia akan berjuang untuk mewujudkan cinta mereka berdua yang dianggap oleh orang lain sebagai Mission Impossible.


" Terima kasih sekali lagi Pak. Saya akan ke Mansion Alea dan menunggu Mang Cecep di sana!" WhatsApp Meyer berpamitan kepada security yang merasa bahagia sekali telah berbicara dengan orang kaya seperti Meyer yang baik hatinya dan juga budinya.


" Non Alea benar-benar sangat beruntung sekali. Karena dia memiliki seorang kekasih yang sangat muda seperti dia dan tampaknya Dia sangat mencintai Non Alea. Semoga saja hubungan mereka lancar-lancar dan tidak ada halangan yang berarti!" ucap security itu ketika dia melihat Meyer yang melangkahkan kakinya menuju mansion milik Alea.


Setelah sekitar setengah jam menunggu, Meyer menunggu Mang Cecep. Akhirnya mobil milik Alea datang untuk menjemputnya.


Hati Meyer benar-benar bahagia sekali. Ketika dia melihat Alea turun dari mobil dan langsung berlari menuju ke arahnya.


Terjadilah pertemuan yang sangat mengharu biru di antara keduanya. Kerinduan yang membuncah di dalam dada, di antara dua kekasih yang selama satu bulan lebih saling merindukan satu sama lain dalam jarak dan waktu yang berbeda.


Meyer langsung memeluk dan mencium bibir Alea. Ketika mereka sudah berdekatan. Alea bahkan sampai menitikan air matanya karena perasaan haru dan bahagia yang bercampur aduk jadi satu. Akhirnya bisa bertemu lagi dengan laki-laki yang dia kira tidak akan pernah lagi bisa dilihat dalam hidupnya.


" Kamu ke mana aja sih? Ya ampun! Aku mencarimu ke mana-mana." ucap Alea setelah keduanya selesai melepaskan rasa rindu setelah berpisah sangat lama.

__ADS_1


Meyer tersenyum begitu bahagia. Ketika dia melihat Alea yang ternyata merindukan dia juga sama seperti dirinya. Rasanya semua perjuangan Meyer untuk bisa kembali ke Indonesia benar-benar terbayar lunas melihat senyum dan kebahagiaan di mata Alea.


Meyer tidak menyesali perbuatannya yang telah mengibarkan bendera perang dengan ayahnya sendiri dengan merayu sugar baby sang ayah. Sehingga membuat ayahnya marah dan mengirimkan Meyer untuk kembali ke Indonesia.


__ADS_2