Cinta Alea

Cinta Alea
66. Tenanglah


__ADS_3

Meyer memeluk Alea dan berusaha untuk menghibur istrinya. Ya, mereka sekarang sudah resmi menjadi suami istri di catatan Sipil yang ada di negara Australia.


" Udah yuk kita pulang dulu, kita istrahat. Apa kamu ingin kita merayakan pernikahan kita? Kita melakukan pesta kecil-kecilan untuk diri kita sendiri?" tanya Meyer pada Alea.


Alea terlihat menetap Meyer dengan lembut. Alea meraih jemari Meyer dan kemudian menautkannya dengan jemari tangannya.


" Aku tidak membutuhkan apapun. Selama tangan ini masih menggenggam tanganku dengan erat. Aku pasti bisa menghadapi segalanya dengan tegar dan kuat!" ucap Alea dengan senyum yang mengembang di bibir nya yang sangat cantik sekali.


Meyer merasa bahagia sekali dengan kata-kata Alea.


" Aku juga berani menantang apapun. Asalkan kau selalu menggenggam tanganku! Alea sayang! Percayalah padaku. Kita pasti bisa menghadapi semua masalah yang terjadi bersama-sama." ucap Alea merasa bahagia sekali dengan pernikahan mereka.


Alea dan Meyer kemudian pulang ke rumah sederhana yang disewa oleh Alea selama berada di Australia.


" Kita kembali ke Indonesia ya? Bisnisku di sana banyak yang terbengkalai. Aku yakin perusahaanmu juga pasti sekarang sedang kalang kabut karena tidak ada ceo-nya!" ucap Meyer saat mereka menuju ke rumah milik Alea dengan menggunakan taksi.


Alea memang berniat tinggal di Australia hanya sementara. Hanya sampai dia melahirkan dan kuat untuk pergi meninggalkan Australia. Oleh karena itu dia tidak memberi rumah ataupun mobil.


" Tapi aku sudah menyewa rumah ini sampai setidaknya aku melahirkan," ucap Alea yang terlihat keberatan dengan keinginan Meyer yang ingin mereka kembali ke Indonesia.


" Kau kembali saja ke Indonesia untuk mengurus bisnismu. Aku akan tetap di sini setidaknya sampai aku melahirkan. Aku tidak mau membuat heboh orang-orang dengan aku tiba-tiba melahirkan padahal kita baru saja menikah itu pun hanya kita daftarkan saja. Tanpa resepsi pernikahan!" ucap Alea sambil menundukkan kepalanya.


Hati Alea benar-benar sangat sedih sekali. Akan tetapi dia pun tidak bisa melakukan sesuatu untuk merubah keadaan itu.

__ADS_1


" Tenanglah Alea. Setelah kau melahirkan, aku akan membuatkan resepsi yang sangat meriah untuk pernikahan kita. Atau kau berkeinginan kita melakukannya sekarang? Tidak masalah kita bisa mengundang orang di lingkungan ini untuk merayakan pernikahan kita!" ucap Meyer sambil meremas telapak tangan Alea yang terasa begitu dingin.


Alea menggelengkan kepalanya lalu tersenyum kepada Meyer yang sejak tadi terus memperhatikan dirinya.


" Tidak usah Meyer. Kita tunggu setelah aku melahirkan saja. Supaya foto pernikahan kita menjadi sempurna!" Meyer mengecup kening Alea dan mengirimkan Sinar cinta untuk istrinya yang baru saja dia halalkan.


Alea adalah anak yatim piatu yang tidak memiliki siapapun untuk bisa dia jadikan sebagai wali nikahnya. Oleh karena itu dia menggunakan wali hakim sebagai walinya pada saat pernikahan mereka berdua.


" Alea Aku benar-benar beruntung sekali karena kita kembali dipertemukan dan sekarang kau sudah menjadi istriku. Aku berharap setelah ini kedua orang tuaku dan juga keluarga besarku bisa menerima pernikahan kita!" ucap Meyer.


Mereka kemudian turun dari mobil setelah sampai di kediaman Alea. Akan tetapi tiba-tiba saja ada sebuah mobil yang menghadang mereka.


Kemudian keluar 4 orang laki-laki berbadan besar dan langsung menangkap Meyer begitu saja di hadapan Alea.


Dengan kemampuan bertarungnya, Meyer pun kemudian menghajar para Bodyguard itu yang sampai babak belur gara-gara Meyer.


" Awas kalau kalian berani lagi muncul di hadapanku. Maka akan aku habisi kalian!" ucap Meyer merasa marah sekali dengan kelakuan mereka yang sudah lancang sekali mengganggu kebahagiaannya bersama Alea.


Para bodyguard itu tampak ketakutan dan meminta ampun kepada Meyer.


" Ampun Tuan muda saya datang kemari hanya karena diutus oleh Tuan besar Steven untuk menjemput anda kembali ke Indonesia! Kakek Anda saat ini sedang kritis dan sangat membutuhkan anda!" ucap pemimpin dari Bodyguard yang saat ini sedang memohon ampun kepada Meyer.


" Apa? Kalian bohong bukan? Terakhir kali saya berteman dengan Kakek saya dia masih baik-baik saja!" ucap Meyer benar-benar tidak percaya dengan apa yang dikatakan oleh Bodyguard itu.

__ADS_1


Bodyguard yang benar-benar merasa ketakutan melihat amarah Meyer Kemudian menceritakan tentang Bayu yang saat ini sedang kritis di ruangan ICU.


" Sayang ayo kita ke Indonesia. Kakekku tidak mempermasalahkan hubungan kita berdua. dia menginginkan untuk bertemu denganku!" ucap Meyer mengajak Alea untuk ikut bersamanya ke Indonesia.


Alea yang benar-benar sedang bingung dan galau, dia menatap Meyer dengan begitu lekat dan intens.


Meyer bisa melihat keraguan dan juga ketakutan di mata Alea, ketika Meyer yang mengajaknya untuk kembali ke Indonesia dan bertemu dengan keluarga besarnya.


" Maafkan aku Meyer. Sepertinya lebih baik kau pulang sendiri saja. Aku benar-benar tidak berani untuk berhadapan dengan kedua orang tuamu maupun keluarga besar mau yang lainnya!" aleah sampai menghapus air matanya yang mengalir begitu saja karena perasaan yang sangat sedih harus kembali berpisah dengan Meyer.


Meyer yang tidak tega untuk meninggalkan Aea sendirian di Australia. Dia memaksa untuk Alea ikut dengannya.


" Aku mohon Alea. Ayo kita kembali ke Indonesia bersama-sama. Kita berdua akan menghadapi rintangan dan cobaan pernikahan kita bersama-sama. Aku janji aku tidak akan membiarkan kamu sendirian menghadapi semua ini!" ucap Meyer sambil menggenggam telapak tangan Alea.


" Kalau aku pergi ke Indonesia sendiri, aku takut kalau kau nanti meninggalkan aku lagi dan pergi dariku lagi. Aku mohon Alea! Ayo ikut bersamakun Aku janji sayang. Aku akan selalu melindungimu dari siapapun yang akan melukaimu!" janji Meyer kepada Alea yang terus menatapnya dengan begitu lekat.


Hati Alea menjadi bimbang seketika melihat Meyer yang pantang menyerah dan terus membujuknya untuk ikut ke Indonesia.


" Baiklah aku akan ikut denganmu. Tapi kalau kedua orang tuamu ataupun keluargamu mengusirku. Maka Aku akan kembali ke mari untuk melahirkan anakku di sini. Aku tidak mau menjadi bahan pergunjingan maupun olokan warga di sekitarku! Kau tahu kan? Orang di Indonesia bagaimana dalam menangkap Proses melahirkan seperti yang saat ini sedang kualami!" ucap Alea sambil mengurus perutnya yang buncit.


Para bodyguard yang tadi habis di hajar oleh Meyer hanya bisa saling menatap satu sama lain.


Mereka sangat tahu berapa banyak cinta yang dimiliki oleh Meyer untuk Alea. Alea juga sangat mencintai Meyer akan tetapi situasi dan kondisi benar-benar tidak mendukung untuk mereka bisa menyatukan cinta mereka.

__ADS_1


" Baiklah sayang. Kita bisa melakukan apapun yang kau mau yang penting aku bisa melihat kamu dan bisa memastikan tentang keselamatan kamu dan kesehatanmu!" Ucap Meyer yang tampak begitu excited Karena sekarang bersama dengan Alea.


__ADS_2