Cinta Alea

Cinta Alea
38. Kejutan


__ADS_3

Meyer kemudian mengajak Alea untuk berangkat ke sekolah milik keluarga dia. Karena hari ini adalah perpisahan sekolahnya dan terakhir kali dia berangkat ke sekolahan.


" Aku berharap semoga setelah ini akan ada hal baik diantara kita berdua!" ucap Meyer dengan penuh harapan.


Tatapan penuh cinta yang diberikan oleh Meyer adalah kekuatan paling besar yang dibutuhkan oleh Alea saat ini. Dalam menghadapi kehamilannya.


" Setelah acara kelulusan selesai, nanti kita akan bertemu dengan kedua orang tuaku dan juga kakek serta nenekku. Aku akan memperkenalkanmu kepada mereka sebagai calon istriku!" ucap Meyer sangat bahagia.


" Apakah kedua orang tuamu dan juga Kakek dan Nenek kamu juga datang ke acara kelulusanmu hari ini?" tanya Alea benar-benar merasa surprise dengan berita tersebut.


" Benar sayang. Mereka akan datang dan percayalah padaku. Mereka pasti akan sangat bangga karena memiliki calon menantu sepertimu. Kakekku pasti akan sangat senang melihatmu!" ucap Meyer berusaha mensugesti dirinya sendiri ketika mengatakan hal itu kepada Alea.


Walaupun sebenarnya di dalam hati sendiri dia merasa ketakutan. Ya, takut kalau sampai kedua orang tuanya menolak Alea. Takut kalau sampai kakek dan neneknya tidak bisa menerima Alea.


" Meyer, bisa kah kau jujur padaku? Apakah kedua orang tuamu akan menerima aku?" tanya Alea yang sejujurnya sangat takut sekali karena dia pun sadar diri mengenai perbedaan usia dirinya dengan Meyer yang terlalu banyak yaitu 7 tahun.


Kalau dirinya menjadi orang tua Meyer pun pasti akan kesulitan untuk menerima perbedaan usia yang begitu mencolok di antara mereka.


Terlihat Meyer yang diam karena dia benar-benar kesulitan untuk jujur kepada Alea. Bahwa sesungguhnya ayahnya melarang. Bahkan tidak mengizinkan dia untuk berhubungan dengan Alea.


" Maafkan aku Alea. Sejujurnya Ayahku benar-benar marah ketika mengetahui aku berhubungan denganmu. Oleh karena itu kemarin dia memaksaku untuk kembali ke Jerman untuk memisahkan kita berdua." ucap Meyer sambil meremas telapak tangan Alea yang berada di dalam genggamannya.


" Kita gugurkan saja kandungan ini Meyer! Supaya aku tidak memberikan kesulitan untukmu! Meyer, Aku tidak mau kalau sampai kamu bermasalah dengan kedua orang tuamu gara-gara aku dan anak yang ada di dalam kandunganku sekarang!" ucap Alea benar-benar sedih memikirkan tentang masa depan mereka bertiga.


Mendengar apa yang dikatakan oleh Alea, sontak Meyer merasa terkejut luar biasa. Karena bagaimanapun dia sudah siap untuk mempertanggungjawabkan apa yang sudah dia lakukan terhadap kekasih nya.


" Percayalah padaku Alea. Aku tidak akan pernah lari dari tanggung jawabku kepadamu. Walaupun kedua orang tuaku tidak akan merestui kita, aku akan tetap maju dan memperjuangkan cinta kita berdua! aku mohon Alea. Percayalah padaku sayang. Karena hanya kepercayaanmu yang akan menguatkan jiwa dan ragaku dalam menempuh perjalanan panjang cinta kita berdua!" Alea benar-benar merasa tersentuh dengan janji dan juga kemantapan hati Meyer yang akan mempertanggungjawabkan apa yang sudah terjadi di antara mereka berdua.

__ADS_1


" Mang Bidin yang akan menjadi saksi dari janjiku ini kepadamu! Mang tolong ingatkan aku kalau suatu saat aku melupakan Alea. Bahwa dia adalah wanita yang paling kucintai dan aku akan berjuang untuk menjadikan dia sebagai satu-satunya wanita dalam hidupku!" kemudian Mayer menarik oleh ke dalam pelukannya dan berusaha untuk membuat nyaman dan juga merasa aman.


Begitu mereka sampai di sekolahan, Meyer langsung disambut oleh teman-temannya yang sudah tidak sabar untuk bertemu dengan pewaris dari pemilik sekolah itu.


Bayu Iswara dan Amanda pun sudah ada di sana dan menyambut kehadiran cucunya.


" Apakah Papa dan Mama tidak datang kemari?" tanya Meyer kepada Kakeknya yang sekarang sedang menatap kepadanya.


" Kedua orang tuamu datang ke Indonesia pada saat pertunanganmu dengan Angel. Oh ya, siapa gadis yang ada di sampingmu? Apa kau tidak ingin memperkenalkannya kepada kakek?" tanya Bayu sambil mengerutkan keningnya karena merasa tidak senang melihat cucunya yang paling berharga bergandengan tangan dengan wanita yang lebih tua dari usia cucunya.


" Bertunangan dengan Angel? Apa maksudnya itu?" tanya Alea merasa bingung.


" Yah pertunangan Meyer dengan Angel. Kami para orang tua sudah memutuskan untuk menjodohkan dengan Angel dan 1 bulan lagi mereka akan melaksanakan pertunangan. Setelah itu mereka berdua akan berangkat ke Jerman untuk kuliah bersama di sana!" ucap Bayu sambil menatap kepada Alea yang langsung pucat wajahnya.


Terlihat Bayu yang saat ini sedang memperhatikan Alea dari atas rambut hingga ujung kaki. Dia merasa heran melihat ekspresi Alea ketika dirinya mengatakan tentang rencana pertunangan Meyer dengan Angel yang sudah direncanakan jauh-jauh hari oleh pihak dua keluarga.


Meyer kemudian memperkenalkan Alea kepada sang kakek sebagai calon istrinya.


" Kakek perkenalkan namanya adalah Alea. Dia adalah calon istriku Kek! Kami sudah bertunangan sekitar 2 minggu yang lalu!" ucap Mayer dengan begitu percaya diri memperkenalkan Alea kepada Bayu dan juga Amanda.


Bagaikan terkana sambaran petir di siang bolong. Bayu sontak sangat terkejut mendengarkan keterangan itu.


Plak


Terlihat Bayu yang langsung menampar pipi Meyer untuk mengekspresikan kemarahan hatinya ketika cucunya memperkenalkan wanita lain sebagai tunangannya.


" Apa katamu Meyer? Bukankah kau sudah tahu kalau pihak keluarga kita sudah menjodohkan mu dengan Angel? Apa-apaan kau ini huh? Kau benar-benar sangat mengecewakan Kakek!" ucap Bayu yang sangat marah mendengarkan pengakuan dari cucunya tadi.

__ADS_1


Alea hanya bisa menundukkan kepalanya. Dia benar-benar bingung dengan apa yang harus dia lakukan sekarang.


" Aku mencintai Alea kek dan kalian tidak bisa melarangku untuk mencintai dia!" ucap Meyer ketika Bayu kembali menampar pipinya karena dia benar-benar sangat kecewa dengan sang cucunya tercinta yang ternyata telah memiliki rencana lain.


Padahal dirinya sudah mewanti-wanti Meyer tentang rencana pertunangan tersebut.


Bahkan Angel pun sering mengingatkan Meyer tentang status mereka yang akan diturunkan oleh kedua orang tua mereka.


Angel yang saat ini sedang berdiri tidak jauh dari mereka. Dia hanya bisa tersenyum penuh kemenangan melihat Bayu Iswara yang membela dirinya dan bahkan sampai menampar Meyer ketika memperkenalkan Alea sebagai calon istrinya.


" Kau lihatkan? Aku pasti akan menjadi pemenang dari kompetisi ini. Wanita itu tidak akan mungkin bisa menang melawanku. Lihatlah! Berapa usianya dia dan berapa usia Meyer? Aku yakin kedua orang tuamu biarpun tidak akan merestui hubungan mereka. Tak perduli seberapa besar mereka saling mencintai satu sama lain. Hal itu tidak akan pernah berhasil dan tidak akan membawa apa-apa untuk mereka berdua!" ucap Angel dengan tersenyum licik dan penuh kebahagiaan.


" Berarti kau sudah pasti akan menjadi Nyonya Clarkson? Selamat ya Angel. Oh ya, kau jangan lupa! Kalau nanti kau menikah dengan Meyer kau harus mengundang kami semua karena kami yang selama ini selalu membantumu untuk mewujudkan cita-citamu menjadi istrinya Meyer!" ucap sahabat Angel yang selalu kemana-mana bersamanya.


Angel tampak begitu bangga ketika melihat Bayu Iswara yang membelanya dan juga memperjuangkan haknya sebagai tunangan dari Meyer.


" Kalau kakek masih tetap bersikeras untuk menjodohkan ku dengan Angel, maka Kakek dan Papah harus bersiap-siap untuk kehilanganku di dalam keluarga Iswara dan keluarga Clarkson!" Aliyah benar-benar terkejut mendengarkan kenekatan yang ditunjukkan oleh Meyer dalam rangka memperjuangkan cinta mereka berdua.


" Kami saling mencintai. Kenapa kalian harus memisahkan kami berdua? Apa kalian tahu kalau sekarang saya sedang ___, saya sedang___" Alea benar-benar mengalami kesulitan untuk mengatakan tentang kondisi dirinya saat ini kepada Bayu.


Amanda yang sejak tadi hanya memperhatikan interaksi antara suaminya dan juga Alea. Dia hanya terus menatap ekspresi oleh yang tampak begitu sedih melihat suaminya yang begitu keras menentang hubungan mereka.


" Alea, sebaiknya ayo kita pergi meninggalkan tempat ini saja. Aku tidak mau berada di antara orang-orang yang tidak mau menerima kamu sebagai bagian dari mereka!" ucap Meyer yang langsung menarik tangan aleah untuk keluar dari ballroom sekolahnya yang saat ini sedang diadakan pesta perpisahan sekolahan Meyer.


Bayu dan Amanda tampak terkesiap melihat kenaikatan Meyer yang langsung berlari meninggalkan mereka dan membawa Alea bersamanya.


Air mata Alea mengalir begitu deras. Melihat kenyataan yang ada di hadapan mereka saat ini. Bahwa ternyata cinta mereka menghadapi banyak rintangan dari pihak keluarga Meyer.

__ADS_1


" Meyer Lebih baik kau tinggalkan aku Aku tidak mau kalau sampai kau bermasalah dengan keluargamu gara-gara aku! Aku akan menggugurkan kandungan aku! Kita tidak usah bertemu lagi dan semoga kau berbahagia dengan pertunanganmu bersama Angel!" Alea benar-benar merasa sedih. Ketika tadi melihat Meyer yang ditampar oleh kakeknya di hadapan begitu banyak orang demi memperjuangkan cinta mereka.


" Apa maksud kamu Sayang? Bagiku Kau adalah hidupku dan kau adalah jiwaku. Bagaimana mungkin aku bisa hidup tanpa kamu sayang? Tolong kau jangan ngawur!" ucap Meyer sambil memeluk Alea di dalam pelukannya.


__ADS_2