
Setelah Liyra menjemput Manisa Liyra mengajak Manisa ke rumah Angga tapi setelah beberapa saat entah apa alasan Liyra hingga Liyra pulang lebih dulu
Manisa dan Angga yg sudah lama tak bertemu tampak canggung memulai percakapan
Dengan perlahan Manisa memulai percakapan. " Kamu dirumah sendiri,?"
" Yaa kebetulan kemarin Ayah dan ibuku ada acara ke luar kota,"
" Emmhh " ucap manisa sambil mengangukan kepala
" Apa kau lapa? " tanya angga
" Biasa saja."
Tiba-tiba perut Angga berbuny dengan nyaring mencairkan suasana yg canggung.
" Angga, kamu lapar? "
Angga mengangguk manja pada istri orang tersebut " tapi tak ada makanan di dapur. ayo kita cari makan keluar..!! "ajak nya
Manisa mulai berfikir bagai mana kalau kejadian di mall waktu itu terulang lagi. " tidak, bagai mana kalau kita bertemu ka Ardi,?"
" Baik lah kita cari cemilan saja di dapur. " Ajak Angga
Setelah mereka sampai di dapur Manisa melihat bahan makanan yg begitu lengkap, tangannya mulai terasa gatal untuk meng eksekusi bahan-bahan tersebut.
__ADS_1
" Kenapa senyum-senyum? " Tanya angga heran
" Ayo kita masak,"
" Kamu bisa masak??" tanya nya ragu
" Lihat saja"
Manisa kemudian memasak nasi putih dengan megic com dan mengolah beberapa sayuran menjadi capcay udang lalu dia menggoreng telur dengan di tambahkan rempah-remah
Selama Manisa memasak sesekali Angga membantunya memotong bahan makanan walau terkadang di iringi dengan kejailan yg ia lakukan pada gadis manis itu.
Canda, tawa, dan kehangatan begitu terasa hingga acara masak memasak pun usai
" Eeuummm masakan mu lezatt sekali, aku tak menyangka kau jago masak. " puji Angga
" Tidak juga, " ucap Manisa merendah, " Aku hanya terbiasa masak masakan rumahan saja, Karna sejak ibuku meninggal aku terbiasa mandiri, "
" Maaf " Ucap Angga yg melihat raut wajah manisa berubah saat berbicara tentang ibunya.
" tidak apa-apa? " Manisa kemudian tersenyum dan melanjutkan makan
Setelah selesai makan Manisa segera beranjak dari tempat duduk hendak membereskan piring,
Angga langsung meraih tangan Yudha, " Tidak perlu biar aku suruh orang yg biasa membereskan rumah ini untuk kesini,"
__ADS_1
Manisa pun kembali duduk
Angga kemudian tersenyum sambil menatap manisa dengan lembut. "Manisaa"
" Yaaa"
" Itu di bibirmu ada sesuatu."
Sisa makanan menempel di mulutnya, belum saja ia membersihkanya tangan Angga tlah mendarat di bibirnya dengan lembut
Dengan lembut ia menyentuh bibir Manisa sungguh terasa lembut tanpa sadar wajah Angga mendekat ke wajah Manisa dan mencium bibir Manisa,
Manisa berusaha menolak tapi ciuman itu tak dapat di lepaskan " ini tidak benar, " keluhnya dalam hati ia terus saja berusaha mundur hingga ia pun terjatuh dari kursi,
Setelah terjatuh Manisa buru-buru bangkit, dengan ekspresi wajah marah ia mengambil tasnya dan berlari keluar
Angga berusaha mengejar Manisa sambil berlari keluar,
Teryata keberuntungan masih adadi pihak Manisa baru saja ia keluar dari rumah mewah itu ada taksi yg melintas, tanpa basa basi ia menghentikan taksi itu dan berlari
Teriakan Angga sama sekali tak d gubris oleh manisa dan taksipun berlalu,
" Sial.'"" keluh anggaa " kenapa dia tak memberi ku kesempatan untuk minta maaf.
Manisa meneteskan air matanya bagai mana bisa ia melakukan hal bodoh itu, padahal status nya adalah seorang istri, sungguh ia merasa seperti gadis murahan.
__ADS_1