
Beberapa hari setelah pertem Yudha dan Ardi.. Ardi mulai melancarkan aksinya dan berkata ia sedang sakit.
Manisa tampak resah menunggu suaminya pulang sampai akhirnya Yudha pun pulang..
" kak... kita kerumah ka ardi boleh... " Manisa tampak hati hati mengucapkan keinginannya mengingat suaminya tampak lelah dan menyandarkan tubuhnya di sofa ruang keluarga...
" memang ada apa ? " tanya nya singkat
" kak ardi sakit... ia meminta ku untuk membatu mba ani menjaga aura.." jawab nya
yudha tersenyum sangat lebar " akhirnya rencana ini segera di lancarkan " bisaknya dalam hati
" kenapa kakak terseyum.." ucap nisa yg merasa aneh
" oh tidak " jawab yudha kaget
" o.k.. kita kesana setelah makan malam ya... kakak ingin beristirahat sebentar."
Setelah malam tiba Yudha dan manisa pun segera berangkat menuju rumah Ardi...
Sesampainya di sana Ardi dan istrinya menyambutnya dengan hangat.
" Aura mana.." tanya manisa..
Setelah menyodorkan minuman Ani pun ikut duduk bersama mereka dan menjawab pertanyaan manisa " dia sudah tidur... dari sebelum magrib dia tidur.. biasanya tidak begitu."
" lalu kakak sakit apa? " manisa kembali bertanya
" kakak cuma ga enak badan " ucap nya
manisa mengerutkan keningnya ke arah kakak nya... kakak nya mengerti tentang ekpresi wajah adiknya itu
__ADS_1
" kakak meminta mu untuk membatu ka Ani.. kasihan dia ."
" yaa... nisa ngeti " jawab
setelah mereka mengobrol hangat akhirnya mereka pun masuk ke kamar masing masing
Yudha tampak begitu tegang ia seperti pengantin baru di malam pertama...
manisa yg tak mengetahui rencana suaminya itu tidur di sebelah suaminya seperti biasa dan meletakan bantal guling di tengah mereka.
Yudha secara perlahan memindahkan guling yg menjadi penyekat antara mereka.. ia pun langsung memeluk manisa yg membelakangi nya..
manisa mulai merasakan ada yg menyentuh tubuh nya tanpa mengubah posisi tidurnya manisa pun bertanya " kakak,,, ada apa..?"
yudha mengangkat sedikit kepalanya dan berbisik di telinga istrinya " aku mohon malam ini berikan hak ku padaku.."
jantung manisa langsung berdetak begitu cepat.. tubuhnya terasa begitu panas " bagai mana ini " fikirnya
Yudha secara perlahan menjalarkan bibir nya ke telinga gadisnya itu... bibirnya mulai menjalar pada leher jenjang maniss
Manisa menutup matanya rapat rapat tanpa menggerakan tubuhnya sedikit pun,
ia sama sekali tak mengerti apa yg harus ia lukukan...
sementara tangan Yudha mulai menjalar pada bagian dada gadis itu dengan lembut ia meremas remas daging yg masih tertutup kain itu
manisa mulai mengeluarkan suara nikmat nya... baru kali ini ia mendapatkan kenikmatan yg kata orang surga dunia itu.
Yudha yg melihat istrinya mulai mendesah nikmat makin melancarkan seranganya dan mencoba membalikan tubuh sang gadis yg sedang membelakangi nya...
baru saja ia mrncoba membuka kancing baju istrinya suara ketuk kamar pun terdengar.
__ADS_1
" bibi... bibi... ini aura bi.." gadis berusia 5 tahun itu tak sabar lagi ingin bertemu dengan bibinya
" bibi buka pintunya aura kangen.."
Manisa langsung terperanjat bangun dan membenarkan beberapa kancing bajunya yg terlepas...
" ya sayang " manisa langsung bergegas membuka pintu dan memeluk gadis kecil itu
" bibi aura kangenn.. bibi lama tak kemari..." ucapnya polos
" bibi juga kangen... tadi waktu bibi datang aura sedang tidur.."
" ia.. aura tidur dari siang jadi sekarang tak mengantuk. "ucap nya
mba ani kemudian datang menemui mereka " aura sayang besok yaa main sama bibi manisa sekarang bibi manisa nya mau tidur.. kita k kamar aura lagi ya " ajak sang ibu
" ga mau aura mau tidur bersama bibi.."
" tidurnya sama mama deh" bujuk ibunya..
" engga ma mau sama bibi.. bolehkan " aura menatap manisa dengan penuh harap.
sang ibu pu tak tega melihat aura yg begitu rindunya pada bibinya itu yg selalu bersamanya sebelum menikah
" kak.. boleh ga aura tidur disini " tanya manisa pada suaminya
Ydha yg sejak tadi tak beranjak dari tempat tidur pun berkata " iya bolehh... tentu saja boleh"
Ibu aura pun tersenyum " terimakasih ya... aura memang sangat merindukan bibiny"
Yudha pun menggaruk kepalanya dengan kasar sementara manisa dan aura pun masuk ke kamar dan menutup pintunya.
__ADS_1