Cinta Dan Jodoh

Cinta Dan Jodoh
Ancaman Diana


__ADS_3

Sungguh malam ini malam yg panjang bagi Yudha.....


sepanjang malam bocah itu masih tampak tak mengantuk.. ia terus saja bercerita tentang semua hal selama bibinya itu tak bersamanya.


Yuda kemudian mengambil ponselnya dan mengirim pesan pada sahabat sekaligus kakak iparnya itu " apa apaan ini.... bagai mana aku bisa melakukanya sedangkan anakmu masih saja disini "


Ardu kemudian membalas pesan itu " maafkan aku.... aku tak bicara apa apa tentang rencana ini pada istriku "


" ya sudah lahh... semoga anak mu cepat tidur akan ku pindahkan dia ke kamarnya."


" sepertinya akan sulit " jawab Ardi


" kenapa "


" dia baru saja bangun.... entah kapan ia akan merasakan kantuk."


Yudha kemudian meletakan ponselnya dan menggaruk kepalanya yg tak gatal itu...


" Ya tuhaaan cobaan apa lagi ini " bisik nya


Manisa tersenyum manis melihat tingkah suaminya itu " haha makanya jangan ajarin mesum bocah kayak aku... tuhan tak mengijinkan aku ternodai " bisiknya dalam hati..


Yudha kemudian menutup kepalanya dengan selimut berharap segera tidur untuk menghilangkan kekecewaan yg memuncak itu.


Manisa dan Aura masih saja bermain dan bercerita..


Entah jam berapa mereka tidur... tapi ketika jam sarapan Aura belum tampak di meja makan...


Mba Ani kemudian bertanya pada Manisa " Aura mana nis "


" Masih tidur mba " jawab nisa

__ADS_1


"Menjelang subuh ia baru tidur dia bercerita semalam suntuk."


kakak iparnya kemudian tersenyum mendengar tingkah anaknya


Di teras dapur tampak Yudha dan Ardi sedang duduk dan menikmati kopi


" kakak kok keluar?... kan sakit " tanya nisa


" katanya udah baikan... lagi pula mba menyuruhnya pake jaket kq"


Yudha mulai bercerita tentang kekecewaanya semalam yg sudah bisa memancing gairah istrinya itu.


" hampirr.... dikit lagi pasti dia mau ." ucapnya


" yaahh sepertinya memang kau sedang di uji kawan. " jawab Ardi santai


" lalu aku harus bagai mana... kesempatan itu sulit aku dapatkan.. di rumah kami tidur terpisah "


" Sekarang ayo kita sarapan dulu."


Sore menjelang Manisa dan teman temanya keluar dari gerbang sekolah.. di lihatnya wanita bergaun mini warna hitam berdiri di depan pintu mobilnya


...Liyra mengenali siapa wanita bak model itu....


" itu Diana kan perancang busana yg senang naik pamor itu. mau apa dia kemari?"


" benar " manisa pun terkaget melihat mantan istri suaminya itu datang ke sekolahnya


Wanita yg sedang meraka pandangi tiba tiba menghampiri mereka...


" kau manisa kan aku ada perlu dengan mu, ayo ikut aku " ajaknya

__ADS_1


" ada apa..? " tanya manisa sedikit gugup


" aku perlu bicara"


" kita bicara di sini saja " tegas manisa


" ayolahh ini tak akan lama "


Akhirnya manisa mengikuti permintaan Diana dan masuk ke mobilnya..


Sesampainya di cafe yg tak jauh dari sekolah itu mereka langsung memesan minuman dan duduk


manisa mulai kesal melihat Diana belum juga mengatakan maksudnya


" kau ini ada apaa kw menngajak ku kesini."


Diana tersenyum sambil mengaduk minumannya. " lepaskan yudha " ucapnya tiba tiba


" kau ini aneh sekali... kenapa tak meminta Yudha untuk melepaskan ku." ucap manisa


" yaa aku sudah memintanya... tapi dia menolaknya "


Manisa lalu tersenyum " benarkah itu artinya kak yudha menyukaiku " bisiknya dalam hati


Diana melanjutkan kata katanya " aku mau kau yg meninggalkan yudha "


" jika aku menolak..? " tanya manisa


" kalian akan tau akibatnya " ucap diana dengan tatapan tajam dan nada mengancam


manisa lalu berdiri dari tempat duduk nya " aku menolak dan jangan ganggu hubungan kami lagi " manisa lansung meninggalkan Diana pergi

__ADS_1


" Dasar bocahh " ucap Diana geram liat saja apa yg dapat aku lakukan untuk kalian.


__ADS_2