Cinta Dan Jodoh

Cinta Dan Jodoh
pelukan Angga


__ADS_3

Waktu terasa begitu cepat berlalu... pagi ini Manisa kembali terbangun dengan mata sembab.. ia memutuskan untuk datang menjenguk Diana setelah ia mengetahui rumah sakit tempat Diana di rawat dari chat suaminya itu..


Menjelang siang Manisa melangkahkan kakinya menuju lorong rumah sakit. segera mencari tempat dimana.


Sementara Yudha,,, Yudha masih dengan telaten menyuapi mantan istrinya itu


Diana sangat bahagia dengan perlakuan Yudha padanya...


" Dari kemarin kau tak pulang..?? " tanya Diana membuka percakapan mereka


" Tidak... kalau aku pulang siapa yg akan menjaga mu..? orang tua mi sedang berada di luar negri dan belum ada yg mengabari mereka dengan kondisi mu..." jawab Yudha..


" Biarkan lah untuk saat ini aku tak ingin membuat mereka khawatir. "


" Bagai mana dengan istri mu... apa dia tidak apa apa.?" tanya Diana


Yudha menarik nafasnya panjang sambil berkata " aku sudah mengabarinya "


" apa dia menjijinkan mu..? " tanya Diana penasaran


" Sudah lah... aku yg membuat ku begini... dan aku akan menjaga mu sampai kau pulih. " ucap Yudha

__ADS_1


" Tapi "


Yudha kemudian menggenggam tangan Diana yg ada di hadapanya dan berkata " Sekarang kau adalah prioritas utama ku... kau tak perlu memikirkan tentang Manisa.... karena bagiku yg terpenting sekarang adalah kesembuhan mu. tidak yg lain."


Kalimat terakhir yg di ucapkan Yudha ternyata di dengar oleh Manisa yg baru saja membuka pintu ruangan tersebut.


Yudha kemudian menoleh ke arah pintu dan menyadari ada orang lain di sana


Manisa terpaku melihat kemesraan mereka... matanya terasa perih seperih hatinya... ia kemudian membalikan tubuhnya dan berlari meninggalkan tempat itu


Yudha kemudian bangkit dari kursinya dan berusaha mengejar istrinya sambil berteriak " Manisa "


Manisa terus berlari sambil nenundukan pandanganya... matanya penuh dengan butiran butiran bening yg menghalangi pandangannya.. hingga tanpa sadar ia menabrak seseorang...


" Hai manisa... ada apa, kau menangis..? "


Manisa mengangkat dagunya dan memandang orang yg baru saja ia tambrak " Angga " Manisa kemudian menarik tangan Angga dan berkata


" Antar aku "


Manisa tampak begitu terburu buru... ia menyadari bahwa suaminya masih mengejarnya...

__ADS_1


Angga yg binggung itupun mengikuti tarikan tangan wanita istimewa di hatinya itu " Hai kita mau kemana ? "


Manisa terus saja melangkahkan kakinya dengan cepat sambil mrnarik tangan Angga " Kau harus mengantarkan aku pergi dari sini "


Sementara Yudha akhirnya ia kehilangan jejak istrunya itu " Ya tuhaann masal apa lagi ini " ucap Yudha sambil memegangi kepala nya


Sementara Manisa dan Angga berada di dalam mobil milik Angga...


Angga terdiam melihat orang yg di cintainya menangis, lalu dengan lembut ia berkata " Kita mau kemana "


Manisa tiba tiba mengeraskan tangisnya dan berkata " huhuhu... aku melakukan kesalahan besar " manisa kemudian memeluk bahu Angga yg ada di sebelahnya


Angga binggung melihat tinggah gadis manis itu " Hai manisa ada apa ini...?"


" aku kecewa... aku melihat kak Yudha dan Diana sanggat mesra di kamar rumah sakit.."


Angga kemudian membelai rambut manisa " sudahlah... mungkin kau salah lihat atau mungkin kau salah paham saja. " hibur Angga


" tidak... aku yg bodoh... aku tak bisa menjalankan peringatan Liyra " keluh Manisa


Angga sangat binggung melihat tingkah istri Yudha itu, is tak tahuharus berbuat apa " sudah lah nis... jsngan menangis gini... aku tak tega melihat nya .!

__ADS_1


Manisa masih terus saja menangis di bahu Angga, sungguh ia merasa kekecewaan yg sangat


Angga mengubah posisi duduknya... ia menghadapkan tubuhnya pada tubuh manisa ia kemudian memrluk erat gadis yg sejak lama ia sukai itu sambil berkata. " tak kan ku biarkan kau menangis,,, aku akan selalu berusaha untuk menjadi orang pertama yg selalu ada ubtuk mu.. di saat apapun.


__ADS_2