
Angga dan manisa berada di rumah Angga.... Angga tak tahu harus membawa kemana gadis yg sedang menangis di mobilnya itu...
Angga menghentikan mobilnya di depan rumahnya...
Manisa menandang keluar dari kaca jendela mobil " Kenapa kau bawa aku kerumah mu..?
" aku harus bawa mu kemana... membawa seorang wanita yg sedang menangis k tempat umum?"
Manisa terdiam mendengar jawaban Angga, ya.... tetesan air matabya memang belum bisa ia hentikan sejak tadi.
Angga keluar dari mobil dan membuka pintu mobil sebelah manisa... " Masuk lah.... tidak ada seorang pun di rumah, kau bisa menenangkan diri di rumah ku."
Manisa secara perlahan keluar dari mobil Angga dan masuk ke rumah Angga...
Angga membawanya ke ruang makan dan menyiapkan makanan untuk Manisa.
manisa duduk di meja makan, air matanya masih saja tak mau berhenti
Angga menyodorkan piring berisi makanam pada Manisa " ayo makan..! "
" aku tidak lapar " jawab manisa
pandangan manisa tampak kosong dan tanpa ekspresi...
" Ayo lah... sedikit saja..! aku yakin dari pagi kau belum sarapan...! " angga mengambil sendok yg ada di hadapan manisa dan berusaha menyuapi gadis itu.
manisa menggerakan sedikit kepalanya, ia mencoba menjauhkan bibirnya dari sendok yg ada di depan nya.
" Ayo lah.... sedikit saja...." Ucap Angga sambil tersenyum
__ADS_1
Manisa membuka mulutnya perlahan dan memasukan makanan yg ada di hadapannya ke mulutnya.
Angga tersenyum senang " nah gitu dong..." ucap angga..
Angga dengan telaten menyuapi gadis manis di hadapanya itu.
" sudah cukup " ucap manisa merasakan perutnya mulai terisi
" sedikit lagi, habiskan ya..!"
" tapi aku sudah kenyang."
" habiskan ini dulu.... aku mohon..." ucap angga memelas..
Manisa pun menuruti perintah Angga.
setelah makanan habis Angga menuangkan air minum untuk manisa " Minum lah "
" tidur lah... matamu sembab entah berama lama kau menangis semalam." ucap angga
Angga kemudian melangkahkan kakinya keluar dari kamar itu
" jangan pergi ." ucap manisa tiba tiba
Angga kemudian menghentikan langkahnya
manisa membalikan tubuhnya dan memeluk Angga " Aku.... Aku butuh tempat bersandar "
Angga membalad pelukan gadis ygsedang menangis tersedu sedu itu " sudah.... jangan menangis lagi, biar kau tak pantas menangisi pria bodoh sepertinya..!"
__ADS_1
manisa terus saja menangis di pelukan Angga...
Angga pun membalas pelukan Manisa..
Selang beberapa saat Manisa tidur di pangkuan Angga... Angga duduk di tempat tidur dan membelai rambut manisa dengan lembut
Suasana terasa hening sampai Angga memberanikan diri membuka suaranya " Apa kau mencintai nya...?"
Dengan perlahan Manisa menganggukan kepalanya di pangkuan Angga
" Jika kau mencitainya, perjuangkanlah... seperti aku yg sampai saat ini masih memperjuangkan cinta ku "
manisa terdiam sesaat mendengar ucapan Angga.. " Maafkan aku.. " bisiknya
" Tidak apa apa, aku tidak akan menyerah sampai melihat kau bahagia, entah dengan ku atau dengan pria labil itu."
manisa memegang kepalanya yg mulai terasa pusing....badan nya mulai terasa demam
" kenapa...? " tanya angga...
" kepala ku tiba tiba pusing..." ucap Manisa
Angga kemudian menyentuh kening manisa " Ya anpun.. kau demam,, apa perlu kau ku bawa ke dokter?"
" tidak perlu.." jawab manisa
"aku hanya butuh istirahat."
Manisa kemudian bangkit dari pangkuan Angga dan merebahkan posisinya di kamar tamu rumah Angga tersebut.
__ADS_1
Angga pun bangkit dari duduk nya. " istirahat lah... aku tunggu di luar..." Angga dengan sopan meninggalkan Manisa.
Angga tak mau kejadian saat manisa di rumahnya terulang kembali dan membuat Manisa marah