
Sepanjang perjalanan wajah Yudha tampak berseri, ternyata yg ia takutkan tidak terjadi, ia sungguh takut kalau Manisa bertemu dengan Angga
Manisa tampak heran kenapa suaminya itu tampak bahagia sekali sambil mengerutkan kening iya bertanya, " kenapa kakak, tampak bahagia banget..?"
" banyak hal yg membuat kakak bahagia hari ini "
" emh pasti kakak bertemu dengan Diana kan " tebakan Nisa yg ternyata meleset
" Hai ini tidak ada hubungannya dengan hal itu.." ucapnya sambil tetap menyetir
" Lalu apa..? " tanya manisa keukeuh
" Pertama usaha kakak yg berkembang pesat, kakak membuka cabang cafe di beberapa tempat kedua " tiba tiba yudha menghentikan ucapanya mana mungkin ia mengatakan ia senang karena tak melihat manisa dengan pria lain.
" kedua apa.. ?"
Yudha mulai memikirkan alasan keduanya apa, karena gadis itu pasti keukeuh sebelum dijawab
" Kedua karna teryata kakak ganteng."
manisa mulai bingung dengan jawaban Yudha "ganteng??"
__ADS_1
" iya nisa tak dengar apa yg di ucapkan temanmu tadi, kakak ganteng mirip aktor korea. " ucapnya dengan penuh keyakinan
" ihhh kakak percaya diri sekali " ucap nya sambil mencubit pinggang pria yg memang tampan itu
" hai hentikan geli... kakak kan lagi nyertir,,"
Suasana tampak begitu akrab antara dua sejolin itu mereka tampak saling bercanda.
Sesampainya di depan rumah iya di kejutkan dengan mobil Ardi dan Diana yg tlah terparkir di halaman rumah mereka
Manisa dan Yudha pun berjalan dengan hati hati mereka seolah tau kalau akan terjadi sesuatu di rumah mereka
Diana menatap Yudha tanpa berkedip tampak penuh dengan emosi, sementara Manisa bersembunyi di belakang Yudha
Sampai didalam rumah suasana begitu hening, Diana mulai membuka suaranya " kenapa kau tak bilang pada ku ?"
Yudha menundukan kepalanya " aku... aku mencari waktu yg tepat untuk mengatakannya."
" waktu yg tepat katamu, kapan?" tanya nya dengan penuh emosi
Ardi pun mulai memberanikan diri berbicara, " maafkan aku Diana, setelah 5 taun aku pikir kamu sudah melupakan Yudha."
__ADS_1
Diana tiba-tiba berdiri fari tempat duduknya wajahnya tampak penuh dengan emosi dan air mata ia langsung berkata " kalian memang jahat " ia kemudian berlari ke arah mobilnya
Yudha yg melihat itu tak tinggal diam ia pun langsung mengejar diana.
Dengan penuh kekecewaan dan emosi, Diana melajukan mobilnya dengan kencang di ikuti dengan Yudha yg mengejarnya
" ini benar benar gawat, wanita itu bisa nekad kalau sedang emosi " Yudha sangat tau betul tentang sifat diana yg ia nikahi selama 2 tahun itu.
Kejar kejaran pun sempat terjadi hinga akhirnya Diana kehilangan kendali dan hampir menabrak pohon. untung saja ia sigap menginjak rem
Yudha segera menghampiri gadis cantik bak model itu dan dan Diana pun keluar dan langsung memeluknya
" Diana kamu tidak apa - apa.?"
Diana menangis sambil memeluk erat mantan suaminya itu, " kau itu milik ku aku yak ingin ada wanita lain memilikimu."
" hai hai tenanglah dulu, kita bisa bicarakan ini nanti." bujuk Yudha
"kenapa kau begitu tega pada ku kau taukan aku sungguh sungguh mencintaimu."
" iyaa" bujuk yudha lembut " sekarang masuk lah ke mobil ku kita bicarakan itu nanti, biarkan kau tenang dulu biarkan ku suruh orang untuk mengambilnya."
__ADS_1
Diana kemudian mengikuti saran Yudha melangkah menuju mobil pria yg sedang menuntunnya.