
Pagi hari Yudha dan Manisa bangun lebih pagi... entah semalam mereka tidur atau tidak. yg pasti mereka begitu tegang...
Manisa mandi lebih dulu dan membawa pakaian gantinya ke kamar mandi
Yudha tersenyum melihat tingkah manisa.. sambil memasang mata jail ia berkata " kakak pikir pagi ini akan melihat pemandangan segar "
" ihhh dasar fiktor " ledek manisa
Setelah mereka bersiap dan sarapan Yudha pun mengantar manisa ke sekolah dan pergi ke cafe nya.
Selang beberapa waktu di cafe pegawai yudha datang menemui Yudha dan mengatakan ada yg ingin bertemu
Yudha langsung saja menemui wanita yg sedang duduk di cafenya sambil menikmsti secangkir kopi dan cemilan manis dipiring...
" Diana.. "
Diana pun tersenyum melihat Yudha
Yudha kemudian duduk di dipan Diana " udah lama disini ?"
" usaha mu maju pesat yaa.. ku dengar kau baru membuka cabang di beberapa tempat..?
" Ya alhamdulilah... mungkin ini yg di sebut rezeki setelah menikah. " ucap Yudha
__ADS_1
Diana kemudian tersenyum sini mendengar ucapan mantan suaminya itu dan berkata "Baru saja. aku merindukan mu.. jadi aku kesini "
Yudha kemudian tersenyum sambil mengerutkan keningnya. "merindukan ku.. sejak kapan kau pandai gombal ..? "
" tidak, aku tidak gombal. " diana mencoba meyakinkan Yudha
" O ya kapan kau kan ceraikan bocah yg ada di rumah mu itu "
Yudha tampak semakin heran. santai sekali ia bicara tentang cerai
" Jangan terheran begitu, aku tau kau dan bocah itu tidak tidur bersama,,, lagian sejak kapan kau menyukai anak ingusan??. "
" maksud mu?? tanya Yudha heran
" aku tau gadis itu tidur di kamar sebelah kamar kita... ."
" Dari dulu percaya dirimu memang selalu tinggi."
" Ya tentu saja " ucap diana yakin..
" saat kepergian ku ke paris aku tlah memperhitungkanya... aku akan menggapai mimpi ku jadi disainer terkenal, dan akan mendapatkan mu kembali..."
" kenapa kau bisa seyakin itu.? " tanya yudha
__ADS_1
"karna aku yakin kau begitu mencintai ku.dan tak ada wanita sesempurna aku untuk mu."
Yudha tersenyum mendengar kata kata diana itu, Diana tak menyadari bahwa kepergian nya keparis meninggalkan kekecewaan untuk kedua orang tuanya.
" oya aku akan mengadakan pameran di butik ku akhir pekan nanti... datang lah ke sana..!!" Diana menyodorkan undangan berwarna coklat kepada Yudha
" Wow... hebat kamu... baru beberapa bulan di jakarta kamu udah bisa bikin peragaan busana."
Diana tersenyum manis mendengar pujian suaminya itu " oya ini baju yg harus kau kenakan ketika ke peragaan busana. " Diana menyodorkan sebuah kantong pada Yudha.
" kau ini... bagai mana kalau aku tak bisa hadirr.?? "
" tidak... kau harus hadir... aku mohonnn"""" ucap nya memelas
" yaa aku usahakan. "
Diana yg kegirangan kemudian berdiri dan berjalan ke arah Yudha. " terimakasih.. " ia kemudian memeluk Yudha dengan erat
Yudha hanya terpaku mendapati perlakuan mantan istrinya padanya
Dan tanpa basa basi Diana mengecup pipi mantan suaminya itu
Yudha makin terkejut dengsn perlakuan Wanita cantik itu walau ia tak melakukan apa apa
__ADS_1
" Aku tunggu kamu yaaa " ucap Diana
" Oya terimakasih atas traktiranya..." Diana kemudian mengambil tas jinjing yg ada di meja dan melangkah meninggalkan pria yg sudah ia buat tak kaget tak berkedip itu. dengan centilnya ia mengedipkan sebelah matanya dan berlalu