
Yudha tertidur di kursi... kepalanya menyandar pada ranjak yg di tiduri diana...
hari ini memang hari berat untuknya...
di tengah lelapnya yudha ibu diana datang ke rumah sakit dengan terburu buru
" diana... kamu tidak apa apa?" tanya nya
" tidak ma.." jawab diana
" diana hanya terkilir dan luka kecil."
yudha yg sedang tertidur tiba tiba terbangun mendengar ada suara perbincangan mereka
ibu yudha pun sontak terkejut " yudha... apa kabar?"
" baik ma.. " jawab yudha
" apa sejak semalam kamu yg menjaga diana?"
diana langsung memotong obrolan mereka " iya ma.. yudha sangat khwatir padaku jadi sejak semalam dia menjagaku "
yudha menatap mantan mertuanya itu, tampak segar, tak ada tanda tanda jika ibu diana itu kurang sehat " mama apa kabar, mama sehat ?"
" mama baik... tentu saja.. malah belakangan ini mama merasa jauh lebih segar setelah rutin yoga.." ucap nya
yudha langsung menatap tajam diana seolah ingin mengatakan sesuatu
diana yg mengerti arti tatapan yudha itu malah terseyum tipis menandakan kemenangannya.
__ADS_1
Sementara manisa.. entah sampai jam berapa ia menunggu kedatangan suaminya itu... sampai mungkin baru menjelang pagi ia dapat pergi ke alam mimpinya.
suara ketuk pintu pembantu yg selalu datang untuk mrmbereskan rumah itu pun membangunkan nya dari tidur nya.
dengan kepala yg terasa berat ia membuka pintu kamar nya " ada apa bi.. " tanya nya
" anu non ada tamu di teras depan.."
manisa langsung turun menemui tamu itu
" angga.. " ucapnya kaget
angga tersenyum melihat manisa dengan mata bengkak dan rambut kusut nya..
" air mata mu udah kering belum " ledek nya merekapun duduk di teras rumah yudha
angga mengeluarkan kantong plastik yg berisi 2 mangkuk bubur ayam. "sarapan dulu yuck..!"
" kau ini aneh.. suami mu sedang asyik terlelap di rumah sakit dengan wanita lain kau malah menyiksa dirimu."
manisa terheran mendengar pernyataan angga " dari mana kau tau "
angga kemudian menyodorkan hp nya dan melihat status WA diana yg memperlihatkan Yudha sedang tertidur dan bertuliskan. " terimakasih sayang "
manisa langsung menarik wadah yg berisi babur ayam itu dan memakanya lahap.
Angga tersenyum melihat tingkah manisa... " dasar gadis bodoh " ucapnya
" apa maksud mu..?"
__ADS_1
" yaa... kau mencintai pria dewasa yg labil.. sudah pernah menikah lagi.. pahalkan ada pria lain yg lebih baik darinya."
manisa mulai bisa tersenyum mendengar ucapan angga " maksudnya kamu "
angga melebarkan bibirnya seolah tersenyum
" kalau aq gadis bodoh lalu kau apa..?"
" maksud mu? "
" pria tampan yg mencintai wanita beristri dan memiliki pernikahan rumit, apa itu tidak lebih bodoh dariku.? " tanya manisa
angga hanya tersenyum mendengar ucapan manisa.. iya mengusap halus pucuk kepala gadis bodoh tersebut.
" manisa " ucap nya
" yaa " jawab manisa lembut
" aku tak akan membiarkan pria itu terus menyakiti mu.. aku akan terus menjaga dan menunggumu.."
manisa tersentuh mendengar kata kata angga itu ia mulai berfikir bagai mana caranya ia membuang rasa cintanya pada anggs yg perlahan menguasai hatinya..
manisa hanya mampu melemparkan senyum manisnya pada angga...
di tengah percakapan mereka sebuah mobil berhenti di halaman rumah itu.
pria dengan tinggi 180 cm dan berbadan bidang itu turun dari mobilnya...
manisa melebarkan matanya karna terkejut " kak yudha " bisik nya
__ADS_1
namun angga tak memperlihatkan ketakutanya pada pria yg lebih tinggi darinya itu
walaupun ia adalah lelaki imut yg baru lulus SMA beberapa bulan yg lalu... tapi bukan berarti ia tak memiliki keberanian untuk melindungi orang yg ia sayang.