Cinta Dan Jodoh

Cinta Dan Jodoh
Tentang Cinta


__ADS_3

Pagi tlah tiba, seperti biasa manisa memulai paginya di sekolah, Angga yg tampak menunggunya dari tadi di depan sekolah langsung menghampiri Manisa yg baru turun dari angkutan umum ia menarik tangan Manisa dan berkata, " Aku butuh penjelasan Nisa " sambil menariknya kebelakang sekolah.


Manisa yg kesakitan itu mengikuti laju langkah Angga yg cepat, " Sakit Ngga" keluhnya


Setelah sampai di belakang sekolah Angga melempar badan Manisa ke tembok dan merentangkan tangannya di kiri dan kanan bahu Manisa " Apa maksudmu tiba-tiba memutuskan ku tanpa alasan? "


" Kamu gak bakalan mengerti.." keluh Nissa


" Tentu saja aku gak mengerti jika kamu tak menjelaskannya. " teriaknya keras "Apa ini ada hubungannya dengan kemarahan kak Ardi tempo hari..? "


Manisa menghentikan tangisnya ia mencoba menenangkan diri. Dengan tegas ia berkata " Tidak tidak ada hubungan dengan ka Ardi. Alasan sesunggunya aku Memutuskan mu adalah karna ternyata aku takvmencintaimu."


Angga sangat kaget mendengar ucapan Manisa tak mungkin itu alasan sebenarnya, " Kau bohong.."

__ADS_1


" Tidak, aku tidak bohong, setelah kebersamaan kita aku baru menyadari hal itu, Maafkan aku."


Angga tak bisa berkata apa-apa lagi dengan kata-kata Manisa dengan penuh emosi ia menonjok tembok yg ada di samping Manisa dan pergi


Liyra dan Dina yg memang sejak tadi memperhatikan merekapun buru-buru menghampiri Manisa, Mereka kemudian duduk di bangku taman sekolah,


Setelah Manisa tampak tenang Liyra dan Dina meminta Manisa untuk menjelaskan apa yg terjadi


Manisa menjelaskan bahwa ia baru saja memutuskan Angga,


" Karna aku sudah menika " jawab Manisa


Sontak kedua sahabat itu nakin kaget di buatnya " APAAAA" teriak mereka kanget.

__ADS_1


Manisa kemudian menjelaskan apa yg terjadi padanya, dari ayahnya sakit hingga kejadian pernikahannya, ia juga bercerita tentang Yudha. siapa Yudha dan tentang pernikahanya


Liyra dan Dina mulai ngerti tentang keadaan Manisa, mereka kemudian memeluk Manisa dan menghiburnya " Sabar ya Nis kalau kalian jodoh pasti kalian akan bersatu lagi"


Angga sangat kecewa pada Nisa, bisa bisanya Manisa mempermainkan perasaanya, iya meluapkan amarahnya dengan bermain basket di lapangan sekolah, dengan penuh amarah ia melempar bola ke ring, sungguh hal yg paling sulit ia taklukan adalah menahan amarah.


Sejak kejadian itu hubungan Manisa dan Annga tapak begitu dingin, Angga tak pernah menyapa Manisa. begitu pula sebaliknya, Mereka tampak seperti tak saling mengenal walaupun saling mencintai,


Sampai pada akhir taun ajaran pun Manisa sama sekali tak mengucapkan selamat tinggal


Liyra dan Dina selalu membujuk Manis untuk mengatakan hal yg sebenarnya pada Angga, tapi Manisa selalu menolak, Manisa ber alasan tak mau melibatkan Angga dalam kisahnya yg rumit.


Angga masih saja di liputi rasa kecewa dan marah, ia begitu merasa Manisa mempermainkannya, Tapi semakin ia marah semakin pula ia merindukan gadis manis berambut panjang itu, apa lagi setelah kelulusannya, ia tak pernah lagi bisa melihat adik kelasnya itu.

__ADS_1


Begitu juga Manisa, ia merasa sangat kehilangan Angga, walau hanya saling tatap sejak kejadian itu, tapi setidaknya ia masih bisa melihat pria tampan yg emosian itu.


Walau ternyata semakin ia mencoba untuk melupakan semakin pula ia merindukannya.


__ADS_2