Cinta Dan Jodoh

Cinta Dan Jodoh
Wanita cantik


__ADS_3

Sarapan pagi telah tersedia di meja Manisa buru-buru menghabiskan sarapannya setelah melihat jam di tangannya


" Manisa pelan-pelin minumnya," ucap Yudha melihat Manisa terburu-buru


" Aku takut telat kak, ini sudah terlalu siang"


" Ya sudah kakak ambil kunci mobil di kamar kamu tunggu kakak di luar ya," Yudha memang selalu mengerti dengan keadaan Manisa dan selalu jadi pahlawannya


" Benarkah..?" Manisa yg kegirangan langsung memeluk erat Yudha,


Yudha yg terkaget langsung terjatuh di kursi di belakangnya


Begitu juga Manisa ia terjatuh di pangkuan Yudha hingga bibir Manisa dan Yudha bersentuhan, Manisa dan Yudha sama-sama terkejut mendapati bibir mereka yg tlah bersentuhan.


Yudha memeluk manisa yg memang saat itu berusaha menyeimbangkan tubuhnya dari tubuh Manisa yg tiba-tiba berlompat memeluknya, ia memandangi wajah manisa yg tampak merona karna malu dan menjauhkan wajahnya dari wajah Yudha,


Tiba-tiba Yudha mrmindahkan tangannya ke belakang kepala manisa, meraih kepalanya dan mecium bibir Manisa dengan lahapnya


Manisa terkejut dan berusaha Melepaskan pelukan Yudha. " kakak aku,,"


Yudha yg terlanjur memanas itu mencoba membujuk bocilnya agar mau melakukannya " Nikmati saja, ini tak akan apa-apa, tutup matamu,"


Manisa menutup matanya dan merasakan sentuhan bibir Yudha yg lembut, tanpa membalas ciuman Yudha, jantung nya terasa begitu cepat, berbagai perasaan ada di benak nya, nafasnya pun tersegal-sengal

__ADS_1


Yudha menyadari bahwa sepertinya ini pengalaman pertama bagi Manisa, ia memainkan lidahnya dengan lembut di dalam mulut Manisa


Manisa semakin bingung dan mematung tapi suara bel rumah mereka menyadarkan mereka dari pergulatan panas itu.


Manisa segera bangkit setelah Yudha melepaskan pelukannya, ia segera menuju pintu untuk membukanya


Setelah ia sampai dan membuka pintu terlihat seorang wanita cantik dengan gaun mini ada di hadapannya, ia mencoba mengingat- wanita cantik itu


" Ya tuhan, mantan istri kak Yudha," bisiknya dalam hati. Beberapa minggu lalu ia menemukan foto pernikahan di dalam gudang saat ia salah masuk ruanga, Ya dia adalah perempuan cantik ada di foto itu,


Yudha pun keluar menghampiri mereka betapa terkejutnya ia saat melihat mantan istrinya ada di hadapannya " Diana."


Tanpa rasa canggung wanita itu memeluk Yudha dengan erat


Setelah berpelukan sejenak Dianapun bertanya pada Yudha " Siapa gadis kecil ini,??"


" Dia emm dia, dia adik nya Ardi." ucapnya yakin setelah menemukan alasan yg tepat


" Ardi, Ardi sahabat mu??"


" iya, teman satu kampus kita dulu... Manisa kamu pergi naik taksi aja ya ini uangnya."


Manisa menerima uang itu dengan perasaan kesal, " Apa maksud Yudha yg seolah menyembunyikan statusnya". fikirnya

__ADS_1


Yudha dan Diana kemudian masuk k rumah, Yudha kemudian menyuguhkan teh hangat dengan sedikit madu


" Kamu masih belum lupa minuman ku ya."


" Tentu saja, " ucap Yudha yg tak henti hentinya memandang wanita cantik itu.


" Kamu tau, aku hampir berfikir yg tidak-tidak tentang kamu saat melihat bocah itu tada."


Yudha kemudian tersenyum " Kau cemburu??"


" Tentu saja " ucapnya yakin " Selama 3 tahun aku di prancis aku begitu merindukanmu"


" Benarkah" tanya Yudha senang " Sejak kapan kau begitu mudah ber ucap manis pada lelaki?"


" Hai, aku menggombal hanya padamu"


Yudha dan Diana megitu asyik mengobrol hangat dan saling menggombal


" Kalau begitu katakan kenapa kau meninggalkan ku waktu itu?"


" Yudha,,, aku tak bermaksud meninggalkan mu aku hanya ingin kau mengerti, ku kira keputusan ku tak kan membuatmu marah, Yaa aku salah mengambil keputusan tanpa bicara padamu,"


" Sudahlah kita tak perlu membahasnya lagi??" Yudha dan Diana pun melanjutkan perbincangan manis mereka.

__ADS_1


__ADS_2