
" Briana ....."
" Zionathan, kau disini?" Briana terkejut mendapati Zionathan ada di sini.
" Aku sengaja ingin menjemputmu. Ayo kita rayakan." Ucap Zionathan sambil menarik tangan Briana.
" Eh eh... Bye. aku duluan ya.." ucap Briana pada orang yang sudah membantu nya dengan sedikit berteriak karena ditarik Zionathan.
" Jangan terlalu dekat dengannya, tidak suka." Ketus Zionathan.
" hei, apa peduli mu. Terserah aku dong mau dekat dengan siapapun. Lagipula aku kan hanya pengasuh buat anak anak mu dan bukan siapa siapa mu." ucap Briana santai.
" Yaa.... aku tidak suka saja karena kau masih terikat kontrak denganku, nanti kau tidak fokus pada anak anak." Ucap Zionathan sedikit terbata.
" Oo, tenanglah. Aku akan tetap profesional." Ucap Briana santai
................
" Terima kasih makan siangnya, Ziosaurus." Ucap Briana saat mobil Zionathan sudah berada di depan rumahnya.
" Sama sama." ucap Zionathan.
" Emm, Briana..." Ucap Zionathan saat Briana hendak turun dari mobil.
" Iya?..." Briana menoleh pada Zionathan.
" Emm.. tidak ada, hati²." Jawap Zionathan.
" Haha, kau ini aneh. Memangnya aku mau menyebrang." kekeh Zionathan.
Saat Briana hendak membuka pintu, Zionathan menariknya dan mencium Briana.
Perlahan tapi pasti, Zionathan mulai melum at bibir seksi Briana.
" Ak... aku harus turun. Ethan pasti sudah menunggu." Briana sedikit mendorong Zionathan dan bicara terbata.
" Maaf.." Ucap Zionathan.
" Hmm, hati hati dijalan." Ucap Briana.
Setelah mobil Zionathan sudah tidak terlihat lagi, Briana masuk ke dalam rumah nya sambil terus memegangi bibirnya.
Kenapa aku selalu berdebar berdebar saat dekat dengan Ziosaurus. Ah, apa yang aku pikirkan. Pasti tadi hanya kesalahan. Batin Briana.
" Ibu, Ethan.. Kalian dimana ?" Teriak Briana saat memasuki rumah.
" Kami disini." Teriak ibu.
" Wah, sedang apa kalian?, Seperti nya sangat seru." ucap Briana saat melihat Ethan sedang mengambar.
" Lihatlah mom.." Ucap Ethan menunjukan buku gambarnya.
" Ini ? kenapa Ethan lagi lagi menggambar ini sayang?." ucap Briana lembut
" Momy, apa momy tidak tau?, ini adalah dady. Dan ini kak Elo, ini Tia dan Liq. Ini aku dan ini momy." Terang Ethan sambil menunjuk sebuah gambar.
" Kenapa Ethan mengambar mereka." Ucap Briana.
" Bukankah mereka keluarga kita momy." Ucap Ethan polos.
Briana memandang ibunya yang hanya menggerakan bahu nya tanda tak tahu apa yang Ethan maksud.
" Sayang, bagaimana kalau kita tidur?" Tawarb Briana mengalihkan perhatian.
__ADS_1
" Aku ingin tidur dengan momy." Ucap Ethan.
" Baiklah, ayo sayang." Briana mengandeng Ethan menuju kamar.
................
Keesokan hari nya, terdengar suara orang mengedor gedor pintu dengan kasar.
" Siapa sih pagi begini membuat keributan." Ucap Ibu Briana.
" Kenapa bu?" tanya Briana yang baru saja turun.
" Tidak tau, dari tadi ada yang mengetuk ketuk pintu " Ucap Ibu.
" Biar aku yang melihat." Ucap Briana berlalu menuju pintu.
Ceklek.....
" Siapa ya ...?"
Briana membuka kan pintu dan terlihat seorang pria berdiri membelakangi pintu. Kemudian pria itu berbalik dan..
" Johan?" Ucap Briana terkejut.
" Briana, apa yang kau lakukan? Ethan harus ikut denganku." Ketus Johan.
" Heh, kau pikir aku akan membiarkan Ethan tinggal bersamamu dan wanita jahlang itu." Ketus Briana.
" Ayolah, setidaknya sampai ayahku memberikan seluruh harta nya padaku. Aku hanya akan mewarisi harta ayahku jika aku membawa Ethan tinggal bersamaku." ucap Johan.
" Ck, menggunakan anak untuk kepentingan mu sendiri." Ketus
Briana.
" Jangan memaksaku melakukan hal kasar padamu." Ancam Johan.
" Dengar aku sudah meminta nya dengan baik baik, jangan salah kan aku jika aku membawa Ethan dengan cara kasar." Ucap Johan.
Briana mengintip ke luar, sepi. Seperti nya Johan sudah pergi. Dia bergegas menemui ibunya.
Aku harus pergi dari sini. Ya harus pergi. Batin Briana.
" Ibu.." Teriak Briana.
" Ibu didapur sayang."
Briana bergegas menuju dapur.
" Ada apa ?, siapa tadi yang datang?" Tanya ibu sambil terus memotong sayur.
" Johan.." Ucap Briana.
" Apa???!". Ibu terkejut hingga menghentikan aktivitasnya dan memandang Briana.
" Untuk apa dia kemari?, apa belum cukup menyakitimu." ucap ibu.
" Dia ingin Ethan agar bisa mendapatkan harta warisan ayahnya." Terang Ethan sedih mengetahui bahwa putranya hanya dijadikan alat sebagai perantara untuk mendapatkan harta kekayaan.
" Egois sekali."
" Dia mengancam akan mengambil paksa Ethan bu.."
" Tapi hak asuh Ethan sudah ada padamu kan?"
__ADS_1
" Ya, tapi seperti nya Johan akan melakukan segala cara untuk bisa membawa Ethan tinggal bersama nya bu. Ini tidak bisa dibiarkan. Kita harus sembunyikan Ethan bu. Aku tidak mau Ethan diambil dariku." Isak Briana sambil memeluk ibunya.
" Tidak ada pilihan lain, kita harus pindah ke kampung ibu nenekmu pasti akan senang jika kita bisa tinggal dengannya bagaimana?". Tawar ibu.
" Tapi bu, pekerjaanku tidak bisa ditinggalkan. Jika aku pergi sebelum kontrak berakhir aku harus mengembalikan 50% dari gaji yang aku terima. Juga membayar denda pada Ayah Lala karena aku berhenti sebelum kontrak kerjaku berakhir." Briana tanpa sadar mengatakan pekerjaannya.
" Bukankah kau bekerja di cafe milik Lala?" Ucap ibu menaikan satu alisnya.
" Emmm, duduklah bu, akan aku ceritakan."
Briana menuntun ibu nya untuk duduk di kursi, akhirnya Briana menceritakan bagaimana ia mendapat tawaran, hingga gaji 3x lipat yang membuat nya bisa segera mengurus surat cerai, dan mendapatkan hak asuh Ethan.
" Maafkan ibumu ini yang tidak bisa membantumu nak. Seandainya saja dulu ibu menyetujui permintaan terakhir ayahmu, mungkin kita tidak ada seperti ini." Ucap ibu sambil meneteskan air mata.
" Ah ibu, ini bukan salah ibu. Melihat ibu dan Ethan baik² saja, itu sudah membuatku bahagia bu. Jadi jangan salahkan diri ibu lagi." Briana menyeka air mata ibunya kemudian memeluknya.
" Kau memang putriku yang terbaik. Terima kasih sayang." Ibu mencium pipi Briana .
" Jadi bagaimana sekarang." Ucap ibu setelah merasa lebih tenang.
" Ibu dan Ethan saja duluan pergi ke sana, aku akan menyusul segera setelah kontrakku berakhir bu, aku janji. Aku akan meminta bantuan Lala untuk menutupi kepergian kalian. Hingga Johan tidak dapat melacaknya." ucap Briana .
" Baiklah. Kapan kita akan pergi?."
" Secepatnya bu, aku akan menghubungi Lala sekarang." Ucap Briana sambil berlalu menuju kamarnya.
Dikamar...
Briana langsung menelpon Lala, setelah memastikan Lala bisa membantunya membuat ibu dan Ethan pergi tanpa bisa di lacak jejak perjalanannya hingga keberadaannya.
Briana memutuskan untuk segera berangkat ke rumah Zionathan.
Setelah Briana berpamitan pada ibunya, dia bergegas berjalan menuju halte bus.
......................
Di kediaman Zionathan...
" Kau mengurus cucu²ku dengan baik Briana." Ucap ibu saat melihat Briana memasuki rumah setelah mengantar anak anak ke mobil.
" Sudah tugas saya nyonya." Jawap Briana sopan sambil menunduk.
" Kemari lah ada yang ingin aku bicarakan." Ucapnya.
" Ada apa nyonya?."
" Beberapa hari lagi, aku akan pulang ke negera XXX. Sudah lama sejak twins lahir aku tidak pernah pulang. Suami ku membutuhkan bantuan untuk mengurus kantor " Terang Nyonya itu.
" Maaf nyonya, lalu apa hubungannya denganku." Ucap Briana sopan.
" Hahaha, kau polos sekali Briana. Tentu saja maksud ku mengatakan ini, agar kau bersedia untuk tinggal disini selama aku tidak ada dan mengawasi cucuku 24jam full." Ucap nya sambil meminum segelas jus yang di berikan pelayan.
" Tapi nyonya...."
" Tolong Briana, Karena hanya kamu orang yang bisa aku percaya menjaga cucu cucu ku. Dan juga sejak adanya kamu Zionathan jadi sedikit lebih hangat, terutama pada anak². Kau membawa pengaruh baik pada anak dan juga cucu²ku Briana ." Nyonya besar itu langsung memotong Briana yang hendak bicara.
" Kau punya waktu beberapa hari untuk berfikir. Dan aku harap keputusan mu seperti yang aku harapkan." Ucap Nyonya besar kemudian berlalu meninggalkan Briana yang masih termenung memikirkan kata dan permintaan majikannya..
Kenapa semua serba kebetulan?, aku barusaja memikirkan dimana aku akan tinggal setelah ibu dan Ethan pergi tanpa Johan ketahui. Dan sekarang nyonya menawarkan agar aku bisa tinggal disini?. Apa yang harus aku lakukan?, apa aku terima saja tawaran nyonya?, lagipula Johan tidak akan bisa menemukanku disini. Batin Briana .
...----------------...
...----------------...
__ADS_1
...----------------...
...----------------...