CINTA DAN KRIMINAL

CINTA DAN KRIMINAL
Olah TKP


__ADS_3

"Hah, kau ini ada-ada saja." Mereka tampak menggelengkan kepalanya. "Kita ini penjahat. Dan sebagai penjahat harus membuang jauh-jauh perasaan iba terhadap target. Karena jika itu sampai dilakukan, maka kita yang akan mati," tutur sang ketua misi kali ini.


"Dia memang berhati lembut, Hans. Tidak sepantasnya bergabung dengan kita," ledek yang lain.


Pria itu tampak kesal. Ia kemudian berkata, "Aku akan melakukan misi dengan maksimal, tapi tidak untuk membunuh anak kecil. Maafkan aku, " ucapnya kepada para seniornya.


"Ya, ya, baiklah. Tapi jangan sampai kita yang terkena imbasnya."

__ADS_1


Pada akhirnya yang termuda dari mereka meminta dispensasi dari setiap misi kejahatannya. Ia tidak tega jika harus mengeksekusi anak kecil yang tidak tahu apa-apa. Ia masih berhati nurani walaupun berstatus sebagai penjahat. Seperti diagram Yin dan Yang, menggambarkan keseimbangan. Yang mana di antara orang jahat pasti ada yang baik. Dan di antara orang baik pasti ada yang jahat. Dan begitulah kehidupan dunia. Semuanya saling mengisi dan melengkapi. Tak terkecuali untuk kejahatan sendiri.


Satu jam kemudian, di tempat kejadian perkara...


Mobil-mobil polisi tampak berada di sekitar TKP. Beberapa dari mereka segera mengecek lokasi dan mengolah kejadiannya. Sedang sebagian yang lain mengamankan tempat agar tidak dimasuki oleh orang yang tidak berkepentingan. Tampak Naga dan Hara yang juga datang ke sana.


Hara mendalami apa yang terjadi di kediaman salah satu pejabat negeri ini. "Sepertinya kita harus berhati-hati mendalami motif di balik perampokan sadis ini. Aku khawatir salah bertindak malah akan merenggang nyawa." Hara tampak cemas.

__ADS_1


"Maksudmu?" InteI berompi anti peluru itu bertanya. Ia ingin mengetahui yang sejelas-jelasnya.


"Beberapa bulan ini kita sering mendapatkan kabar tentang terjadinya penyerangan terhadap salah satu kubu pemerintahan. Dan tak banyak dari mereka yang selamat dari sniper-sniper handal. Kita harus lebih waspada lagi dalam menangani kasus seperti ini. Jangan sampai malah menjadi sasaran." Hara menjelaskan kepada Naga. Tampak Naga pun mengerti perkataan Hara.


Beberapa bulan terakhir terjadi isu politik menjelang pemilihan kepala negara yang baru. Banyak berita beredar tentang kejadian tak terduga. Termasuk kematian beberapa pejabat negara yang tak biasa. Ada yang dikabarkan tersedak udara, menabrak tiang listrik ataupun mati di rengkuhan simpanannya sendiri. Hal-hal aneh sering terjadi kali ini. Hara pun meminta Naga berhati-hati.


Dalam suatu sistem pemerintahan pasti ada kubu bertahan dan kubu penyerang. Bak menjalani bidak catur yang harus selalu berhati-hati dalam melangkah. Karena salah sedikit saja bisa menjadi intaian musuh. Tak lain tak bukan untuk dibunuh. Maka dari itu hanya orang-orang tertentu sajalah yang mampu bertahan di sistem pemerintahan. Kebanyakan dari mereka gagal sebelum berperang.

__ADS_1


Malam ini akhirnya Naga dan Hara mengecek lokasi kejadian sampai ditemukan penyebab tentang alasan dibalik perampokan. Apakah murni karena ingin mengambil harta benda atau ada unsur yang lain. Mereka masih mendalaminya saat ini. Sedang anak-anak dari pejabat negara tersebut segera dilarikan ke rumah sakit. Mereka menjalani perawatan intensif atas musibah yang terjadi. Tak lain tak bukan agar mental mereka tetap sehat. Lalu, apakah Naga dan Hara akan menemukan alasannya?


__ADS_2