Cinta Di Balik Sandiwara

Cinta Di Balik Sandiwara
Episode 13 ( Revisi )


__ADS_3

" Udah lah dari pada berdebat terus mendingan kita jalan-jalan yuk , males kalau cuma berdiam diri di rumah doang ." Ajak Ofan .


" Nggak ah , aku males mendingan Kak Ofan pergi sendiri aja sana ." Tolak Alifa .


" Yah... kamu mah gak asik , masak aku di suruh jalan-jalan sendirian gak seru dong Lif , ayo lah Lif , plis.... kali ini aja ." Ucap Ofan dengan mimik wajah memelas .


" Menghela napas panjang , oke deh ."


" Yes... gitu dong , sekali-kali temenin aku jalan-jalan ."


" Bukan sekali-kali tapi berkali-kali ." Tegas Alifa .


" Ya sudah , sebaiknya Kak Ifan keluar dari kamar aku ."


" Loh kok kamu malah ngusir aku ."


" Terus aku harus ganti baju di depan Kak Ifan gitu ."


" Ya nggak juga . "


" Makannya cepat Kak Ifan keluar , aku mau ganti baju ."


" Oke , tapi jangan lama-lama ya ."


" Iya... , dasar bawel ." Gerutu Alifa .


Tak butuh waktu lama Alifa pun sudah selesai bersiap , begitu pun dengan Ifan .


kini mereka sudah berada di ruang keluarga menghampiri Ayah dan Bundanya untuk pamit .


" Kalian mau kemana kok rapi banget , ini kan hari minggu ."Tanya Rita heran melihat penampilan Alifa dan Ifan yang sudah terlihat sangat rapi , terlebih lagi Alifa yang mengenakan gamis warna hijau muda dengan hijab yang senada dengan warna gamisnya . Membuatnya makin terlihat cantik dan anggun .


" Kita mau pergi ke luar sebentar Bun , mau jalan-jalan , boleh kan Bun , yah ." Tanya Ofan kepada kedua orang tuanya .


" Boleh , tapi pulangnya jangan sampai sore ya ." Ucap Riko .


" Siap Yah ." Ucap Ifan .


"Dan ingat , tidak boleh ngebut-ngebutan di jalan ." Nasehat Rita .


" Baik Bunda ratu , semua nasehat bunda ratu akan saya laksanakan ."Goda Ifan pada Rita . Ya begitu lah Ifan , sifat humorisnya tidak membuat dia sungkan untuk menggoda kedua orang tuanya .


" Hais anak ini , memang hobi sekali ya menggoda bunda ." Ucap Rita kesal .


Dan Ifan hanya tersenyum kecil melihat raut wajah bundanya yang terlihat kesal .


" Ya udah ,kalau gitu kita berangkat dulu ya Bun , Yah ." pamit alifa .


" Iya ." mereka pun mencium punggung tangan kedua orang tuanya .


Di dalam mobil...

__ADS_1


" Kita mau kemana Kak ." Tanya Alifa .


" Kamu mau nya kemana ." Ifan balik tanya .


" Ke syurga ." Ucap Alifa bercanda .


" Aku serius Lif ." Ucap Ifan agak kesal .


" Aku dua rius Kak , emangnya Kak Ifan mau ke neraka ."


"Ya nggak lah ."


" Tapi kan kalau mau ke syurga harus mati dulu , jadi kamu berdiri tuh di tengah jalan , biar di tabrak sama truk yang lewat ." Lanjut Ifan yang mulai merasa kesal .


" Emang Kak Ifan rela , kalau aku mati sekarang ."


" Ya nggak sih ."


" Kalau gitu kenapa Kak Ifan nyuruh aku melakukan hal sebodoh itu ."


" Haduh... ni anak ngeselin banget sih , untung sayang , kalau nggak udah aku lempar aja dia ke jalanan ." Batin Ifan .


"Kenapa diem ." Tanya Alifa pura-pura tidak tau , padahal dia sengaja ngomong kayak gitu untuk membuat Ifan merasa kesal , karna Alifa memang suka menggoda Kakaknya .


" Gak apa-apa , cuma lagi males bicara aja ."


"Ooo... jadi kita mau kemana nih ."


" Ke kuburan ."


" Ya ampun.... sumpah ni anak bener-bener ngeselin ." Batin Ifan .


" Sebaiknya kamu diem aja ya, gak usah banyak tanya , biar aku gak makin pusing ."


" Jadi Kak Ifan lagi pusing ya , ya udah kalau gitu kita pulang aja ya , kita batalin aja jalan-jalannya ,mendingan Kak Ifan istirahat aja di rumah , biar Kak Ifan gak sakit ." Oceh Alifa yang membuat Ifan kesal setengah mati .


" Alifa... aku gak sakit , tapi yang bikin aku pusing itu ocehan kamu itu , jadi aku mohon berhenti bicara okey ."


" Oh okey..." Ucap Alifa sambil mengalihkan pandangannya ke luar jendela .


Tanpa Ifan sadari Alifa tersenyum kecil karena dia sudah berhasil membuat ifan merasa kesal .


" Hahaha... emang enak aku kerjain , siapa suruh jadi orang suka maksa ." Batin Alifa .


Tak membutuhkan waktu lama mereka pun sampai di pantai .


Ifan memperhatikan Alifa yang begitu antusias saat bermain air seakan ia menatap ciptaan tuhan yang sangat indah .


Alifa tengah asyik bermain air seorang diri . Hingga saking asyiknya dia melupakan Ofan yang tengah berdiri tak jauh darinya .


"Dasar... bocah tengik , tadi saat aku mengajaknya jalan tidak mau , tapi saat udah tau kalau pergi ke pantai dia malah asyik sendiri dan malah melupakanku ." Batin Ifan .

__ADS_1


Sejak kecil Alifa memang sangat menyukai pantai , bahkan dulu dia sering mengajak kedua Kakaknya pergi ke pantai saat libur sekolah .


"Kak Ifan ngapain berdiri di situ , ayo kesini ." Panggil Alifa . Ifan pun menghampiri Alifa .


" Baru ingat kamu ya , kalau kamu ke sini bersama siapa ." Ucap Ifan dengan wajah cemberut .


" Hehehe... sorry Kak , abisnya aku terlalu senang karena aku bisa pergi ke pantai lagi ." Ucap Alifa sambil cengengesan .


Mereka pun bermain pasir , tawa lepas pun terpancar di wajah mereka masing-masing , bahkan membuat Alifa sejenak melupakan tentang pernikahan yang tak di inginkannya .


Tidak terasa kini sudah pukul 2 siang .


karena terlalu asyik membuat mereka sampai lupa waktu .


" Ya ampun... udah jam 2 siang , Kak sebaiknya kita pulang yuk ." Ajak Alifa .


" Ayo , tapi kita mampir ke cafe dulu ya , kita kan belum makan siang ."


" Iya ya , karena keasyikan aku sampai lupa kalau kita masih belum makan siang , pantesan dari tadi perut aku bunyi terus ternyata perutku kelaparan ." Ucap Alifa .


Tak butuh waktu lama mereka pun sampai di cafe . Saat Ifan tengah sibuk memesan makanannya pada pelayan , Alifa melihat seseorang yang tak asing lagi baginya sedang duduk berduaan dengan seorang wanita cantik yang tak lain orang itu adalah Fardan . Ia terlihat akrab dengan wanita itu bahkan sesekali mereka tertawa .


Entah apa yang mereka bicarakan hingga membuat Fardan tertawa lepas setelah sekian lama Alifa tidak melihat Fardan tertawa sebahagia itu bahkan saat bersamanya sekali pun .


" Sepertinya Kak Fardan bahagia saat bersama wanita itu , apa mungkin dia adalah orang yang selama ini Kak Fardan cintai ." Batin Alifa .


"Kamu liat apa sih Lif , kok mukanya terlihat serius begitu ." Tanya Ifan penasaran hingga dia pun menoleh ke arah pandangan Alifa .


"Kak Fardan , kenapa dia juga ada disini bersama wanita itu , pantesan sejak tadi Alifa diam saja , ternyata dia melihat ini ." Batin Ifan .


" Kak Ifan... " Panggil Alifa .


" Ya , ada ap Lif ."


" Apa Kak Ifan tau siapa wanita yang sedang bersama dengan Kak Fardan itu ." Tanya Alifa penasaran .


" Aku tidak tau dan tidak mau tau karena itu bukan urusanku ."


" Siapa sebenarnya wanita itu ya , ah kenapa aku jadi kepo sih ." Batin Alifa .


-


-


-


-


-


Mohon dukungannya ya gays...

__ADS_1


dengan like 👍 dan jangan lupa juga komen & vote


biar author makin semangat nulisnya .


__ADS_2