Cinta Di Balik Sandiwara

Cinta Di Balik Sandiwara
Episode 39


__ADS_3

"Loh... itu kan Kak Hafiz , kenapa dia sendirian ??? " Batin Alifa .


" Sepertinya ini waktu yang tepat untuk aku minta maaf sama dia ." Ucap Alifa .


Dia pun berjalan menghampiri Hafiz .


" Kak Hafiz ." Sapa Alifa saat dia sudah berada di depan Hafiz .


" Alifa ." Ucap Hafiz terkejut karena orang yang selama ini dia rindukan kini tengah berada di depannya .


" Boleh aku duduk disini ." Tanya Alifa .


" Eh ya... tentu saja boleh ." Ucap Hafiz gugup .


Alifa pun duduk di kursi yang berhadapan dengan Hafiz .


" Kenapa Kak Hafiz sendirian , Widia kemana ??? " Tanya Alifa .


" Aku memang sengaja pergi ke sini sendirian , karena aku memang ada janji dengan seseorang ." Jelas Hafiz dengan senyum yang terus mengembang di bibirnya .


" Temen Kak Hafiz ya...??? " Tanya Alifa .


" Bukan , aku juga tidak tau siapa yang mengajakku ketemuan disini , tapi dari isi pesan yang dia kirim , dia bilang ada kabar penting dan ini menyangkut perasaanku ." Jelas Hafiz .


" Kok aneh ya ." Ucap Alifa heran .


" Ya... aku juga berfikir seperti itu ,tapi karena aku penasaran dengan apa maksud orang itu , aku pun mengiyakannya ."


" Terus udah ketemu belum dengan orangnya ???" Tanya Alifa .


" Belum , dan tadi aku sempat dapat pesan lagi dari orang itu , kalau dia tidak bisa datang karena ada urusan penting ."


" kalau kamu sendiri ngapain disini ??? " Tanya Hafiz .


" Sebenarnya aku lagi di ajak sahabat aku makan siang disini , tapi belum selesai kita makan , eh sahabat aku dapat telpon kalau daddy nya sakit , jadi dia pulang duluan ." Jelas Alifa .


" Owh... " Hafiz hanya berOria .


" Emmm... Kak Hafiz , aku.... minta maaf ya ." Ucap Alifa ragu .


" Minta maaf untuk apa ???" Tanya Hafiz .


" Itu... soal pernikahan kita yang batal ."


" Ooo... itu ,tidak apa-apa , mungkin ini memang yang terbaik untuk kita ,dan aku minta maaf karena aku sudah mengecewakan kamu dan keluargamu ." Ucap Hafiz dengan senyum yang di paksakan .


" Tidak Kak , dalam hal ini Kak Hafiz tidak salah , dan aku pun tau apa yng sebenarnya terjadi , disini Kak Hafiz hanya menjadi korban dan aku minta maaf karena semua itu terjadi karena aku ." Ucap Alifa sembari menundukkan kepalanya .


" Jadi kamu sudah tau kejadian yang sebenarnya ? " Tanya Hafiz .


" Iya Kak , Widia sudah menceritakan semuanya terhadapku ."


" Aku benar-benar minta maaf , karena waktu itu aku langsung menuduh Kak Hafiz tanpa mendengarkan penjelasan dari Kak Hafiz dulu ." Ucap Alifa menyesal , tanpa terasa air matanya menetes , karena dia benar-benar merasa bersalah terhadap Hafiz .


Hafiz yang tidak tega melihat orang yang sangat di cintainya menangis , refleks saja menghapus air mata Alifa dengan tangannya .


" Sudahlah , tidak perlu menyesali apa yang sudah terjadi , dan kamu tidak perlu menyalahkan diri kamu sendiri , karena aku akan melakukan apapun demi kebahagiaanmu , meski kebahagiaanmu bukan aku ." Jelas Hafiz sambil tersenyum .


Tanpa mereka sadari ada sepasang mata yang sedari tadi memperhatikan mereka .


yang tak lain adalah Fardan , bahkan kini dia sudah mengepalkan tangannya saat melihat Hafiz begitu lancang menghapus air mata Alifa .


Fardan yang awalnya ingin menjemput Alifa di cafe , karena saat dia sampai di rumah utama , Ifan bilang bahwa Alifa tengah pergi ke cafe dengan Aila , Fardan pun langsung bergegas pergi ke cafe tanpa menghiraukan rasa lelah yang ia rasakan , karena dia sangat merindukan istri tercintanya , namun sayangnya saat dia sampai di cafe , dia malah di suguhkan dengan pemandangan yang begitu menyakitkan baginya .


" Sialan... beraninya dia menyentuh Alifaku ." Batin Fardan .


Dia pun langsung pergi meninggalkan tempat itu dan lebih memilih pulang kerumahnya .


" Dan kamu tidak perlu sedih , karena aku sudah memaafkanmu ." Lanjut Hafiz .


" Makasih karena Kak Hafiz udah mau maafin aku ." Ucap Alifa .


" Sama-sama ."


" Apa kamu ingin pesan makanan lagi ." Tanya Hafiz .


" Tidak Kak , aku mau langsung pulang saja ."


" Aku antar ya ." Tawar Hafiz .


" Tidak usah Kak , aku sudah pesan taxi online tadi , dan mungkin taxi nya sudah ada di depan ."


" Oh ya sudah , hati - hati di jalan ."


" Iya , aku duluan ya , assalamu'alaikum ."

__ADS_1


" Wa'alaikum salam ." Jawab Hafiz sambil terus menatap Alifa yang kini sudah menghilang dari pandangannya .


Setelah empat puluh lima menit , Alifa pun sampai di Kediaman Mahendra .


" Assalamu'alaikum ." Alifa mengucapkan salam .


" Wa'alaikum salam ." Jawab Ifan yang sedang duduk santai di ruang tengah .


" Loh kok kamu balik lagi , terus Kak Fardan mana ???" Tanya Ifan nyerocos .


" Kak Ifan ngomong apaan sih , Kak Fardan kan lagi ada di luar kota , dan kenapa juga kalau aku balik ke sini , inikan rumahku ." Jawab Alifa .


" Bukannya Kak Fardan udah pulang dari luar kota ya , dan dia langsung nyusulin kamu ke cafe saat aku bilang kalau kamu pergi ke cafe bersama Aila ." Jelas Ifan .


" Serius Kak , Kak Ifan gak lagi bercanda kan...??? "


" Serius lah masak aku bohong ."


" Ya ampun jangan-jangan.... " Alifa tidak melanjutkan bicaranya saat dia mengingat kalau tadi dia sempat bertemu dengan Hafiz .


" Jangan-jangan apa ???" Tanya Ifan penasaran .


" Ya udah kalau gitu aku langsung pulang aja ya Kak ." Pamit Alifa .


" Eh tunggu , kamu gak mau pamit dulu sama bunda ?" Tanya Ifan .


" Iya , hampir aja lupa ." Alifa bergegas pergi ke kamar bundanya .


Sesampainya di kamar sang bunda , terlihat Rita tengah duduk santai di sofa yang berada di dalam kamarnya .


Alifa berjalan mendekati Rita , karena kamar Rita memang sedang terbuka lebar .


" Eh sayang ada apa ,bukannya Ifan bilang kamu udah pulang sama Fardan , tapi kok masih disini ?" Tanya Rita .


" Kak Fardan emang ke cafe bun, tapi mungkin aku gak ketemu sama dia , karena saat aku udah pergi mungkin Kak fardan baru nyampe ." Ucap Alifa berbohong .


" Alifa pamit pulang ya bun , ingat ya bunda harus jaga kesehatan ya ,jangan sampai kelelahan lagi ."


" Iya sayang ."


Alifa pun mencium kedua pipi bundanya dan bergegas pergi ke lantai bawah .


" Lif aku antar ya ." Ucap Alifa .


" Iya ,buru-buru amat sih ." Gerutu Ifan .


Di dalam mobil....


" Kamu kenapa sih Lif ,kok keliatannya gelisah gitu ? " Tanya Ifan heran melihat Alifa yang terlihat gelisah .


" Aku gak papa ." Jawab Alifa cuek .


Tak butuh waktu lama mereka pun sampai di rumah baru Alifa dan Fardan .


Alifa langsung bergegas turun tanpa menghiraukan Ifan yang menatapnya heran .


" Dia kenapa sih , kok keliatan buru-buru gitu ." Ucap Ifan . Dia pun langsung pulang tanpa pamit terlebih dahulu pada Alifa .


Alifa langsung menuju kamarnya , karena dia berpikir Fardan ada di sana .


Namun sayangnya saat dia sampai di kamarnya dia tidak mendapati Fardan di sana , bahkan dia mencari Fardan di kamar mandi , namun tetap saja tidak ada .


" Kak Fardan kemana ya , kok gak ada ,apa dia ada di balkon kali ya ." Ucap Alifa . Dia pun bergegas pergi ke balkon kamarnya , namun hasilnya tetap nihil , karena Fardan tidak ada di sana .


" Kemana sih Kak Fardan ." Ucap Alifa kesal .


Dia pun mencari Fardan di setiap ruangan , bahkan di ruang kerjanya , namun lagi-lagi dia tidak mendapati suaminya , padahal dia sudah sangat merindukannya .


" Apa mungkin dia pergi ke kantornya ." Ucap alifa .


Dia pun mendudukkan tubuhnya di sofa yang berada di ruang kerja Fardan .


-----


Di sebuah ruangan yang penuh dengan alat musik , terlihat seorang pemuda tampan tengah memainkan gitar nya sembari menyanyikan lagu yang berjudul " Asal kau bahagia ."


Yang tak lain adalah Fardan .


Bahkan dia begitu meresapi di setiap bait lirik lagunya , hingga dia menjatuhkan air matanya .


Yang... kemarin ku melihatmu


Kau bertemu dengannya


Ku rasa sekarang kau masih memikirkan tentang dia...

__ADS_1


Apa kurangnya aku di dalam hidupmu


Hingga kau curangi aku...


Katakanlah sekarang bahwa kau tak bahagia...


aku punya ragamu tapi tidak hatimu


Kau tak perlu berbohong kau masih menginginkannya


Ku rela kau dengannya asalkan kau bahagia....


Yang... ku rasa sekarang kau masih memikirkan tentang dia...


Apa kurangnya aku di dalam hidupmu


Hingga kau curangi aku...


Katakanlah sekarang bahwa kau tak bahagia...


aku punya ragamu tapi tidak hatimu


Kau tak perlu berbohong kau masih menginginkannya


Ku rela kau dengannya asalkan kau bahagia....


Asalkan kau bahagia...


Tanpa Fardan sadari , ada sepasang mata indah yang sedari tadi memperhatikannya , yang tak lain adalah Alifa .


Alifa yang sebelumnya tengah menyandarkan tubuhnya di sandaran sofa sembari memejamkan matanya , tiba-tiba mendengar suara petikan gitar yang berasal dari pintu yang berada di ruang kerja suaminya , karena di hantui rasa penasaran ,dengan pelan dia memutar kenop pintu dengan sangat pelan hingga orang yang berada di dalam ruangan itu tak menyadarinya .


Alifa ikut meneteskan air matanya mendengar Fardan yang menyanyikan lagu itu , yang menurut Alifa lagu itu memang di tujukan kepadanya , karena dia yakin kalau Fardan melihat dia saat bersama Hafiz di cafe .


" Aku mencintaimu Alifa... sangat mencintaimu... tapi kenapa sedikit pun kamu tidak pernah mau menghargai perasaanku ." Ucap Fardan sembari menatap foto Alifa yang berukuran besar yang terpampang di dinding ruangan itu .


Mendengar pernyataan itu , Alifa langsung berlari ke arah suaminya dan memeluknya dari belakang .


" Maaf... " Hanya kata itu yang mampu keluar dari mulut Alifa .


Fardan yang mendapat pelukan secara mendadak hanya terdiam , karena dia masih dalam mode terkejut .


" Maafkan aku... " Ucap Alifa lagi , bahkan kini ia semakin terisak .


Fardan mencoba melepaskan pelukan Alifa , dan membalikkan badannya hingga dia berhadapan dengan Alifa .


Fardan menangkup wajah Alifa dan menatap manik mata indah Alifa .


" Kenapa kamu malah minta maaf , yang salah disini aku , karena aku terlalu berharap lebih terhadapmu , dan aku sadar bahwa seharusnya aku tidak egois dengan terus mengikatmu dengan pernikahan yang sama sekali tidak kamu inginkan ." Ucap Fardan .


" Maafkan aku Lif , jika pernikahan ini hanya membuatmu merasa tersiksa , karena harus menjalani pernikahan tanpa cinta , dan maaf karena aku telah membuatmu menangis , tapi aku janji setelah ini kamu tidak akan menangis lagi , kamu akan segera keluar dari penderitaan ini , karena aku akan melepaskanmu ." Lanjut Fardan .


" Maksud Kak Fardan apa ???" Tanya Alifa .


" Aku akan mencerai... " Belum selesai Fardan bicara , Alifa sudah memotongnya .


" Tidak.... ku mohon jangan ceraikan aku Kak , aku tidak ingin kehilanganmu ." Ucap Alifa dengan linangan air mata .


" Tapi kenapa Lif ??? " Tanya Fardan .


" Karena aku mencintaimu ." Jawab Alifa .


-


-


-


-


-


Hai semua...


Kalian selalu nanya kan...


Readers : Thor kapan Alifa tau kalau Fardan mencintainya ???


Author : Tuh... aku sudah membuat Alifa tau kalau Fardan mencintainya .


Jadi....


**JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK KALIAN DENGAN LIKE , KOMEN DAN VOTE .


TERIMA KASIH....😊😊😊**

__ADS_1


__ADS_2