Cinta Di Balik Sandiwara

Cinta Di Balik Sandiwara
Episode 02 ( Revisi )


__ADS_3

Alifa mengurungkan niatnya untuk pergi ke kantin , dia lebih memilih kembali ke kelasnya karena dia sedang baad mood semenjak bertemu dengan mantan pacaranya itu .


" Lif ,kamu yakin gak jadi ke kantin ." tanya Aila yang menyusul Alifa ke kelasnya .


" Hemm ." jawab Alifa cuek .


" Ya udah kalau kamu gak jadi ke kantin ,aku juga gak jadi deh , aku mau temenin kamu aja disini ." Aila duduk di bangku kosong sebelah Alifa karena mereka memang duduk bersebelahan .


" Loh kok gitu , emangnya tadi pagi kamu sarapan ???"


" Gak sih , tapi ya udah lah ,lagian aku gak laper kok ."


" Udah sebaiknya kamu makan sana gih ,entar kamu sakit , lagian aku gak papa sendirian disini ."


" Nggak aku akan tetap disini nemenin kamu okey... jadi jangan paksa aku pergi ."


" Hemm... baiklah terserah kamu saja ."


" Lif... " panggil Aila .


" Hemmm... "


"Emang kamu yakin udah bisa move on dari Haikal , padahal dulu kan kamu cinta mati sama dia ." tanya Aila yang masih penasaran dengan perasaan sahabatnya .


" Itu kan dulu Ai... bukan sekarang dan aku sudah sangat.... sangat yakin kalau aku udah gak ada persaan apa2 lagi sama dia jadi plis.... stop bahas tentang dia oke..."


" Oke ,aku percaya sama sahabat terbaikku ini ."


" Alah... lebay amet sih kamu ." Aila hanya tersenyum menanggapi ucapan Alifa .


Waktu pun cepat berlalu dan sekarang saatnya untuk pulang sekolah , semuanya pun bergegas berhamburan untuk pulang .


termasuk Alifa .


" Lif , kamu gak mau pulang bareng aku aja ." tawar Aila .


" Nggak ,aku nunggu jemputan aja ."


" Ya udah deh aku duluan ya..."


" Oke hati2 di jalan ."


" Oke ." Aila melajukan mobilnya meninggalkan parkiran sekolah .


Alifa berjalan menuju gerbang sekolah ,di saat yang bersamaan terlihat sebuah mobil mewah berhenti persis di hadapan Alifa . Si pemilik mobil pun membuka pintu mobilnya yang tak lain adalah Ifan , kakak kedua Alifa .


" Sorry ya , aku sedikit terlambat jemput kamu ."


" Iya gak papa , ayo..." Alifa pun masuk ke dalam mobilnya begitu pun dengan Ifan , dia melajukan mobilnya .


Setelah empat puluh lima menit mereka pun sampai di rumahnya .


" Assalamu'alaiku ." Alifa mengucapkan salam saat hendak masuk ke dalam rumahnya dan di ikuti Ifan di belakangnya .


" Wa'alaikum salam ." jawab seorang wanita paruh baya namun masih terlihat cantik .


" Bunda sedang masak apa ." tanya Alifa saat melihat sang bunda sedang memasak di dapur .


Alifa menghampiri bundanya dan meraih tangannya lalu mencium punggung tangan sang bunda , begitu pun dengan ifan .


" Bun , Ifan langsung ke kamar aja ya , mau istirahat capek ." pamit Ifan .


" Iya sayang tapi sebelum istirahat jangan lupa sholat dzuhur dulu ."

__ADS_1


" Iya bun...." Ifan pun bergegas pergi ke kamarnya .


" Bunda belum jawab pertanyaan Alifa lho..." ucap Alifa dengan mimik wajah cemberut .


" Bunda sedang masak ayam lada hitam kesukaan kamu , bunda juga masak tumis sawi ijo , cumi ireng dan sambal tomat kesukaan kakak2 kamu ."


"Ooo... pasti enak banget tuh , Alifa jadi lapar deh ."


"Ya sudah , sebaiknya kamu ganti baju dulu terus sholat , habis itu cepat turun kita makan siang bersama ."


" Oke bunda ." Alifa bergegas pergi ke kamarnya di lantai atas .


Sesampainya di kamar Alifa meletakkan tasnya dan bergegas masuk ke dalam kamar mandi namun sebelumnya dia tidaknlupa memgambil baju ganti dan handuk kecil untuk mengeringkan rambutnya .


Selang beberapa menit dia pun selesai dengan ritual mandinya .


Alifa pun tidak lupa melaksanakan kewajibannya sebagai seorang muslim .


Setelah selesai sholat ,Alifa menyempatkan waktunya untuk membaca al- quran walau hanya lima belas menit .


Karena bagi Alifa yang penting istiqomah .


tiba2 terdengar ketukan pintu dari luar kamarnya .


Tok... tok... tok...


" Sayang kamu udah selesai sholatnya ." tanya Rita dari luar .


" Udah bun... tunggu sebentar... " ucap Alifa agak berteriak .


setelah Alifa selesai merapikan kembali mukenanya , dia bergegas membuka pintu .


" Ada apa bun..."


" Ayo cepat turun kakak2 mu sudah menunggumu di meja makan ."


Di ruang makan....


" Alifa mana sih kok lama banget ,gak tau apa , kalau aku udah laper banget ."gerutu Ifan .


" Sabar.... bentar lagi dia datang ." jawab Fardan santai .


Tiba2 Ifan melihat ke arah tangga terlihat Rita sedang menuruni tangga dengan di ikuti Alifa di belakangnya .


" Lama banget sih kamu lif, abis ngapain aja ." oceh Ifan .


" Abis sholat ." jawab Alifa singkat


dia pun duduk di sebelah Fardan .


" Tumben Kak Fardan makan siang di rumah , biasanya kan Kak Fardan makan siang di kantor ."


" Lagi pengen makan masakan bunda aja ." ucap Fardan dingin .


Fardan adalah kakak pertama Alifa , yang terkenal dengan sikapnya yang dingin dan tegas , namun di balik sikapnya yang dingin dia juga memiliki sikap yang baik dan perhatian terhadap keluarganya . Apalagi terhadap adik perempuannya , Alifa .


namun Alifa merasa bahwa sikap Fardan terhadap Alifa mulai berubah menjadi dingin seakan - akan Fardan menjaga jarak di antara mereka ,dan perubahan itu terjadi semenjak Fardan kuliah sambil mondok di pesantren .


Entahlah apa itu hanya sekedar perasaan Alifa saja atau memang ada hal lain yang membuat Fardan bersikap dingin terhadap adik kesayangannya itu .


Fardan juga terbilang anak yang sangat cerdas bahkan dia menyelesaikan study nya hanya dengan waktu tiga tahun saat dia masih berusia 19 tahun .


Dan kini dia sudah terjun ke dunia bisnis atas permintaan ayahnya , Andana Riko Mahendra .

__ADS_1


" Ooo... gitu ." ucap Alifa .


" Kak Fardan kenapa sih kok akhir2 ini dia bersikap dingin dan cuek sama aku , apa aku udah buat kesalahan sama dia ." batin Alifa .


" Lif ,kok malah bengong ayo makan ." ucap Rita membuyarkan lamunan Alifa .


" Eh iya bun ."


Saat mereka makan tak ada satu pun dari mereka yang berbicara , karena itu sudah menjadi peraturan di rumah itu .


Setelah selesai makan mereka bersantai di ruang keluarga sambil nonton tv , kecuali Rita karena dia lebih memilih kembali ke kamarnya .


" Lif ,kemarin aku udah bilang sama ayah kalau aku mau pindah sekolah ke sekolah kamu , karna aku yakin cowok brengsek itu pindah ke sekolah kamu karena dia ingin kembali mendekati kamu ."


" Kak Ifan tau dari mana kalau Haikal pindah sekolah ke sekolahku ." tanya Alifa heran .


" Kamu ini gimana sih ,sebelum dia pindah sekolah dia kan satu sekolah denganku ."


" O iya , maaf aku lupa kak ,trus ayah setuju gak kak ."


" Ya pasti setuju lah , inikan demi menjaga kamu dari cowok brengsek itu ."


" Memangnya kamu yakin kalau haikal pindah sekolah karna ingin mendekati Alifa ." tanya Fardan .


" Tentu saja aku yakin , karna setauku dia sudah membatalkan pertunangannya , jadi sudah jelas kalau dia ingin mendekati Alifa kembali , lagian buat apa coba dia pindah sekolah kalau satu bulan lagi akan semester akhir ."


" Iya juga sih , tapi aku tidak yakin kalau kamu bisa menjaga Alifa dari Haikal , palingan kamu sibuk tebar pesona sama cewek2 di sana ." ledek Fardan .


" Kamu meragukanku...."


" Bukan ragu tapi tidak yakin ."


" Itu sama saja , lagian aku ini bukan cowok playboy seperti kamu ."


" Oh ya , lalu siapa yang paling banyak mantan pacarnya ."


" Ya.... akulah , aku kan paling tampan di sekolah ."


" Jadi... yang playboy itu...."


" Aku ,eh kok aku malah keceplosan sih ."


Alifa tertawa kecil mendengar pengakuan ifan tentang ke playboyannya .


" Jadi sekarang sudah jelas kan.... siapa yang playboy ." ucap Fardan sambil tersenyum kecil . Dia pun beranjak dari duduknya dan pergi ke kamarnya .


" Resek banget tuh anak ." gerutu Ifan .


" Lagian kak ifan sih ada2 aja ,udah tau kalau kak fardan gak pernah pacaran pake di bilang playboy segala , jadinya senjata makan tuan kan.... "


" Ini juga malah ikutan ngeledek aku ." ucap Ifan kesal .


" Ya udah deh mendingan aku ke kamar aja , mau tidur siang bay.... kakak playboyku ." ledek Alifa sembari pergi meninggalkan Ifan seorang diri .


-


-


-


-


-

__ADS_1


Jangan lupa tinggalkan jejak kalian dengan like komen n vote .


Terima kasih...😉😉😉


__ADS_2