Cinta Di Balik Sandiwara

Cinta Di Balik Sandiwara
Episode 30


__ADS_3

" Beda dong... Dia itu kakak angkatku plus sepupuku ."


" Meskipun dia sepupumu tapi dia tetap bukan mahrom mu kan... "


" Kak Fardan kenapa sih , kenapa jadi posesif gini ."


" Posesif sama istri sendiri gak papa kan... " Ucap Fardan .


" Iya sih... tapi tidak perlu berlebihan juga kali ." Gerutu Alifa .


" Aku tidak mau tau , pokoknya kamu tidak boleh dekat-dekat dengan pria manapun tanpa terkecuali , karena kamu itu istriku dan hanya milikku ." Ucap Fardan tegas .


" Termasuk ayah ." Tanya Alifa polos .


" Ya... nggak juga kali , masak iya aku cemburu sama bokap sekaligus mertua aku sendiri ."


" Owh... jadi Kak Fardan cemburu ya... kalau aku dekat dengan pria lain ."


" Ya iyalah... aku ini suamimu , jadi sudah pasti aku cemburu kalau istriku dekat dengan pria lain ."


" Ya... baiklah suami posesif ku , aku akan turuti kemauanmu ." Ucap Alifa sembari mencubit gemas pipi suaminya .


" Dasar cemburuan... tapi aku suka sih ." Batin Alifa .


Mungkinkah benih-benih cinta sudah mulai tumbuh di hatinya.


Entahlah hanya dia dan author yang tau .


Selesai sarapan Alifa segera berkemas dan akan berangkat ke kampus .


Bahkan Kevin ternyata sudah menunggu mereka berdua di garasi .


" Selamat pagi tuan muda , nona muda ." Sapa Kevin .


" Selamat pagi Kak Kevin ." Ucap Alifa sembari tersenyum ramah .


" Panggil Kevin saja , kenapa harus ada kata ' kak ' ?" Oceh Fardan tak terima Alifa memanggil Kevin , Kakak .


" Benar Nona , panggil saja saya Kevin ."


" Jika tidak , bisa mati aku... suamimu itu kan cemburuan ." Gerutu Kevin dalam hati .


" Tapi itu terdengar tidak sopan , Kak Kevin kan lebih tua dariku ,bahkan Kak Kevin juga sahabat Kak Fardan kan... "


" Alifa jangan membantahku ." Ucap Fardan tegas bahkan sikapnya sudah terlihat dingin .


" Hmmm... Baiklah... " Alifa lebih memilih mengalah dari pada terus berdebat hingga pada akhirnya membuat dia telat untuk pergi ke kampus .


Di dalam mobil...


" Nanti pulangnya aku jemput ya... " Ucap Fardan memecahkan keheningan .


" Gak perlu Kak , nanti aku pulang mau bareng sama Aila ."


" Pokoknya aku jemput , gak ada penolakan ." Ucap Fardan dengan memasang wajah datarnya .

__ADS_1


" Hemmm... Baiklaaahhh... " Lagi-lagi Alifa harus mengalah .


" Bagus... itu baru istriku ." Ucap Fardan sambil tersenyum penuh kemenangan .


" Dasar suami keras kepala yang suka maksa ." Gerutu Alifa dalam hati .


Sampailah mereka di depan kampus .


Sebelum turun Alifa meraih tangan Fardan dan mencium punggung tangan nya .


" Ingat pesanku tadi ." Ucap Fardan mengingatkan .


" Iya suami posesifku ." Ucap Alifa sembari tersenyum manis dan tentu saja itu membuat Fardan merasa gemas terhadapnya .


Alifa akan keluar dari mobil ,namun Fardan menariknya .


" Tunggu..." Ucap Fardan .


" Ada apa lagi Kak... "


" Ada yang ketinggalan ."


" Apa...??? " Tanya Alifa heran .


Fardan tidak menjawab , dia malah meraih kepala Alifa dan...


Cup


Fardan mencium kening Alifa kemudian dia mencium singkat bibir merah muda istrinya .


Dan hal itu membuat mata Alifa membulat sempurna ,bahkan kini pipinya sudah memerah bak kepiting rebus, dia merasa malu karena di mobil itu bukan hanya ada mereka berdua ,tetapi juga ada Kevin , walaupun pemuda jomblo itu berpura-pura seolah tidak terjadi apa-apa tapi tetap saja Alifa merasa malu .


" Dasar suami mesum gak tau sikon ( situasi dan kondisi ) ." Ketus Alifa .


Fardan yang mengerti maksud dari perkataan istrinya hanya tersenyum .


" Tenang saja ,dia tidak akan melihat dan tidak akan berani melihat ."


" Ya iyalah... mana berani aku melihat ,jika kamu selalu mengancam akan memotong gajiku " Gerutu Kevin dalam hati .


" Ya terserah Kak Fardan saja ." Ketus Alifa .


Dia pun turun dari mobil , Kevin segera menjalankan mobilnya meninggalkan kampus .


Sejenak Alifa memperhatikan bangunan kampus yang memiliki beberapa lantai dengan desain mewah seperti kampus elit yang lainnya .


Dimana pun Alifa selalu menjadi pusat perhatian dan itu membuat Alifa merasa sangat risih dengan tatapan orang-orang terhadapnya .


Fardan sudah mengurus semuanya , jadi Alifa tidak perlu lagi menemui petinggi kampus yang mengurus registrasi kampus .


Alifa melangkahkan kakinya memasuki aula ,sudah banyak calon mahasiswa mahasiswi baru disana yang menunggu para senior memberi bimbingan dan pengenalan besok baru acara OSPEK akan di mulai . Alifa memilih bangku paling belakang , disana sudah ada beberapa mahasiswa , tak berapa lama berapa calon mahasiswa baru pun masuk satu persatu ke dalam aula tersebut , dan salah satu dari mereka ada yang Alifa kenal .


" Aila... " Batin Alifa sambil menatap gadis cantik yang kini tengah berjalan ke arahnya .


" Hai... " Sapa Aila sembari mendudukkan tubuhnya di kursi yang kosong di samping Alifa .

__ADS_1


" Hai... aku kira kamu tidak jadi kuliyah disini ." Ucap Alifa dengan senyum yang terus mengembang di bibirnya , dia begitu senang karena dia bisa bertemu kembali dengan sahabatnya , setelah beberapa hari mereka tidak bertemu .


" Mana mungkin ,aku sudah memutuskan untuk satu kampus denganmu ."


" Ehemmm..." Seorang pemuda tampan yang sedang duduk di bangku yang ada di depan Alifa berdehem sambil menatap ke arah mereka ,karena dia merasa dua gadis cantik di depannya tengah mengacuhkan keberadaannya , siapa lagi kalau bukan Ifan .


" Eh... Kak Ifan , apa kabar Kakak tampanku ." Sapa Alifa saat menyadari keberadaan kakaknya .


" Ya... seperti yang kamu liat ." Ucap Ifan tersenyum lebar .


" Aku seneng banget Lif , karena bisa satu kampus dengan kamu ." Ucap Aila antusias .


" Apa lagi aku ,sangat- sangat senang ." Ucap Alifa tak kalah antusias .


" Kalian lebay amet sih , cuma bisa satu kampus aja senengnya udah kebangetan ." Ledek Ifan .


" Masbulo..." Ucap Alifa dan Aila serempak .


" Ya ampun... mereka kompak banget sih ." Batin Ifan .


Tepat jam sembilan para senior masukke dalam aula . Ada beberapa senior perempuan yang tampak angkuh dan sombong , dari pojokan Alifa melihat galaknya kakak senior itu .


-----


Setelah para senior itu selesai menjelaskan semuanya , mereka membubarkan para calon mahasiswa baru dan mereka akan bertemu lagi besok .


" ke kantin dulu yuk . " Ajak Aila .


" Ayo..." Jawab Alifa .


" Eh aku gak di ajak nih... " Tanya Ifan pada mereka .


" Kalau mau ikut ya... ikut aja ." Ucap Aila ketus .


" Hei... cewek jutek , aku gak nanya sama kamu ya , tapi nanya sama adek kesayangan ku ." Ucap Ifan tak kalah ketus .


" Kalian ini kenapa sih ,setiap kalian ketemu pasti kalian selalu beradu mulut ." Ucap Alifa mulai kesal dengan sikap keduanya .


" Kakak kamu tuh resek banget ." Cetus Aila .


" Enak aja ,kamu tuh jadi cewek cerewet banget ,kayak emak2 kompleks tau nggak ." Ucap Ifan kesal karena Aila mengatainya resek .


" Eh... ingat ya ,jangan terlalu benci ,entar kalian terlalu sayang lagi , siapa tau aja kalian berdua berjodoh iya kan... " Alifa menggoda mereka .


" Week... Amit-amit aku berjodoh sama kakak kamu yang super ngeselin itu ."Cetus Aila seolah-olah ingin muntah .


-


-


-


-


-

__ADS_1


**JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK KALIAN DENGAN LIKE , KOMEN DAN VOTE .


TERIMA KASIH YA... 😉😉😉**


__ADS_2